Pengaruh Digital Marketing dan Kualitas Layanan Terhadap Pertumbuhan Produk KPR BTN di KC Pondok Indah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi digital marketing dan kualitas layanan terhadap pertumbuhan penjualan produk Kredit Perumahan Rakyat (KPR) di Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Pondok Indah. Dalam era digital saat ini, pemasaran online dan pelayanan prima menjadi dua faktor kunci yang menentukan keberhasilan perusahaan perbankan dalam menarik minat nasabah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif untuk melihat seberapa besar kontribusi kedua variabel tersebut terhadap peningkatan volume kredit.

BAB I

 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Industri perbankan, khususnya di sektor pembiayaan perumahan, mengalami persaingan yang sangat ketat. BTN sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan terus berupaya meningkatkan market share-nya. Salah satu tantangan utama adalah bagaimana menjangkau masyarakat luas secara efektif dan memberikan pelayanan yang memuaskan.

Perkembangan teknologi informasi mendorong perubahan perilaku konsumen. Calon nasabah kini lebih sering mencari informasi melalui internet dan media sosial sebelum memutuskan mengambil kredit. Oleh karena itu, strategi digital marketing menjadi sangat vital. Selain itu, aspek kualitas layanan mulai dari proses pengajuan, kecepatan survei, hingga akad kredit juga menjadi penentu utama kepuasan dan kepercayaan nasabah.

Kantor Cabang Pondok Indah sebagai salah satu cabang strategis di wilayah Jakarta Selatan memiliki peran penting dalam pencapaian target perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan analisis mengenai bagaimana pengaruh digitalisasi pemasaran dan kualitas pelayanan terhadap pertumbuhan produk KPR di cabang tersebut.

 

1.2 Rumusan Masalah

  1. Bagaimana pengaruh strategi digital marketing terhadap pertumbuhan produk KPR BTN KC Pondok Indah?
  2. Bagaimana pengaruh kualitas layanan terhadap minat dan keputusan nasabah mengambil KPR?
  3. Apakah variabel digital marketing dan kualitas layanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penjualan?

1.3 Tujuan Penelitian

– Mengetahui efektivitas pemasaran digital dalam meningkatkan awareness dan penjualan KPR.

– Mengevaluasi standar kualitas layanan yang diberikan kepada nasabah.

– Memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan kinerja penjualan di masa depan.

  

BAB II

 PEMBAHASAN

 2.1 Pengaruh Strategi Digital Marketing

Digital marketing mencakup penggunaan website, media sosial (Instagram, Facebook, TikTok), search engine marketing, dan WhatsApp Business.

– Jangkauan Luas: Dengan digital marketing, informasi mengenai produk KPR, simulasi kredit, dan promo dapat diakses oleh banyak orang tanpa batasan ruang dan waktu.

– Efisiensi Biaya: Biaya promosi digital relatif lebih terukur dan efektif dibandingkan metode konvensional.

– Interaksi Langsung: Memudahkan marketing officer berkomunikasi dengan calon nasabah potensial (leads) secara cepat.

– Hasil: Peningkatan jumlah pengajuan aplikasi kredit secara online menunjukkan bahwa strategi ini berpengaruh positif terhadap pertumbuhan produk.

 

2.2 Pengaruh Kualitas Layanan

Kualitas layanan diukur dari beberapa aspek (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy).

– Kecepatan Proses: Nasabah sangat menghargai proses survei dan analisis kredit yang cepat.

– Keramahan & Profesionalisme: Sikap petugas yang ramah dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami meningkatkan kepercayaan.

– Kenyamanan: Fasilitas kantor dan kemudahan sistem aplikasi juga menunjang kenyamanan nasabah.

– Hasil: Layanan yang baik tidak hanya menarik nasabah baru, tetapi juga menciptakan word of mouth positif yang membuat nasabah lama merekomendasikan BTN ke kerabat mereka.

2.3 Hubungan Kedua Variabel Terhadap Pertumbuhan Produk

Digital marketing berfungsi sebagai magnet untuk menarik perhatian calon nasabah. Namun, kualitas layanan adalah faktor penentu agar calon nasabah tersebut benar-benar melakukan akad dan menjadi nasabah tetap.

Di KC Pondok Indah, terlihat bahwa kombinasi antara promosi digital yang agresif namun diimbangi dengan pelayanan yang profesional mampu meningkatkan angka realisasi KPR secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

BAB III

 PENUTUP 

3.1 Kesimpulan 

Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa: 

  1. Strategi digital marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan jumlah permohonan kredit dan brand awareness produk KPR.
  2. Kualitas layanan merupakan faktor krusial yang mempengaruhi keputusan nasabah dan tingkat kepuasan.
  3. Penerapan kedua strategi ini secara bersamaan sangat efektif mendorong pertumbuhan bisnis KPR di BTN KC Pondok Indah.

3.2 Saran

– Perlu adanya peningkatan konten kreatif di media sosial agar lebih menarik minat generasi muda.

– Pelatihan (training) secara berkala kepada karyawan agar standar pelayanan tetap terjaga dan konsisten.

– Optimalisasi fitur digital untuk mempermudah proses pengajuan KPR secara online.