Ria Ricis/ doc. suara.com

Mantan Satpam Pemeras Ria Ricis Dapatkan Foto dan Video dari Meretas Ponsel

BERITA KAMERA | Polisi menyebut pria berinisial AP (29) mendapatkan foto dan video pribadi Ria Ricis dengan cara meretas ponsel. Saat ini pelaku yang juga mantan satpam rumah Ria Ricis sudah ditangkap dan telah menjadi tersangka.

“Mengakses secara ilegal sistem elektronik milik korban ini yang berisi informasi maupun dokumen elektronik milik korban,” kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (11/6).

AP mendapatkan foto dan video yang diperoleh lalu diunggah oleh AP ke tiga akun media sosial. Baik Instagram, Twitter, hingga TikTok.

Setelahnya, AP membuat tangkapan layar atas unggahan yang telah dibuat itu. Tangkapan layar itu dikirim oleh AP ke manajer Ria Ricis untuk mengancam dan memeras korban.

Dalam kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan AP. Di antaranya, ponsel, simcard, hingga tiga akun media sosial yang dibuat AP.

Polisi menyelidiki kasus ini usai Ria Ricis membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada 7 Juni lalu. Ria mengaku diperas Rp300 juta.

Dia mengatakan AP juga mengklaim kebutuhan ekonomi menjadi pemicu dirinya memeras Ria Ricis. AP saat ini tidak memiliki pekerjaan.

“Kombinasi atau bergabung juga dengan kebutuhan ekonomi. Makannya sampai menyebut angka yang cukup besar, Rp 300 juta,” ujarnya.

Ade Ary mengatakan Ria Ricis belum sempat mentransfer uang tersebut. Menurut dia, AP ditangkap penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya setelah melakukan penyelidikan atas laporannya.

Setelah dilakukan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan, polisi menangkap tersangka AP di rumahnya di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (10/6) pukul 01.20 WIB.

AP dijerat Pasal 27B ayat (2) Jo Pasal 45 dan atau Pasal 30 ayat (2) jo Pasal 46 dan atau Pasal 32 ayat (1) jo Pasal 48 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut tersangka AP melakukan perbuatannya itu karena motif ekonomi.[]

 

Check Also

Yuk Mengenal Apa itu Ransomware dan Cara Menghindarinya

BERITA KAMERA | Asisten Profesor dan Koordinator Program Magister Keamanan Siber Monash University, Indonesia Dr. …