Tag Archives: Lensa kamera

Berbagai Lensa Kamera Fisheye yang Bisa Menghasilkan Gambar Menakjubkan

Dengan perkembangan jaman, teknologi sudah berubah menjadi semakin canggih. Sekarang ini kamera cembung adalah kamera populer yang sangat diminati oleh mereka yang menikmati dunia fotografi. Mungkin Anda lebih mengenal dengan lensa kamera fisheye. Siapa yang tidak gemar melakukan selfie? Penggemar selfie tentu saja akan merasa kerepotan bila harus mengambil foto berjumlah banyak dengan orang yang banyak. tingkat kepopuleran dari fisheye ini ternyata tidak jauh-jauh dari pecinta selfie yang menjadi semakin banyak. lensa fisheye lebih diminati karena dapat menghasilkan distorsi visual seperti panorama yang melengkung dengan lebar.

 

Ada beberapa hal yang menjadikan alasan mengapa Anda harus memiliki lensa fisheye. Pertama, distorsi yang bisa membuat dunia Anda menjadi lebih melengkung. Fakta menarik pertama ialah distorsi. Kamera cembung bisa menghasilkan distorsi yang berupa melengkung. Hasil gambar kamera ini bisa menghasilkan foto dengan penyimpangan horizon sehingga objek bisa terlihat melengkung.

 

Kedua, dengan menggunakan lensa kamera fisheye, Anda akan memiliki hasil berbentuk unik. Distorsi akan mengubah kekurangan lensa menjadi sebuah kelebihan lensa ini sendiri yakni unik. Hasil foto unik serta anti mainstream tanpa pengeditan menggunakan software edit foto bisa Anda peroleh dengan menggunakan kamera ini. bukan hanya itu, lensa juga bisa menangkap area yang luas sehingga lokasi foto bisa terlihat lebar.

 

Ketiga, lensa begitu unik. Ternyata keunikan bukan hanya dari hasil pengambilan gambarnya saja. Namun bentuk lensa dari fisheye ini juga sudah unik. Fisheye berbeda dari lensa pada umumnya. Lensa pada fisheye ini lebih cembung seperti mata ikan. Oleh sebab itu kamera lensa yang cembung ini memiliki nama fisheye. Terdapat 2 jenis lensa fisheye yang ada di pasaran, jenis pertama ialah circular dengan hasil tepian melengkung, ada juga full frame dengan hasil yang seperti foto biasa namun tidak dapat menghasilkan sudut gambar.

 

Di pasaran, ada beberapa lensa kamera fisheye yang dapat Anda pilih, antara lain:

 

  • Tokina AF NH fisheye. Lensa ini merupakan lensa yang harus Anda miliki jika Anda pemilik dari Canon 10-17 mm f/3, lensa ini bisa mencakup area gambar yang begitu luas selain itu lensa ini juga memiliki banyak liptan sensor FX kamera. Lensa ini memiliki harga Rp 8 jutaan,
  • Canon Lensa EF 8. Lensa ini sangat digemari karena memiliki sifat yang universal. Artinya dapat digunakan oleh semua SLR EOS. Kelebihannya berada di fitur Zoom Limiter Function yang bisa memungkinkan mekanisme loxk di bagian terbaik foto ketika menggunakan kamera. Hal ini memungkinkan tereliminasinya efek hitam yang kurang diinginkan. Harga lensa fisheye ini berada di angka Rp 17 jutaan,
  • Samyang 8mm fisheye. Jika ingin lensa fisheye yang lebih murah, Anda bisa memilihnya. Lensa fisheye ini memiliki harga Rp 4,3 jutaan.

 

Mengenal Jenis-jenis Lensa Kamera dan Fungsinya

Kamera SLR atau DSLR memang memiliki segudang kelebihan dibandingkan dengan produk kamera biasa, khususnya dalam hal mengabadikan gambar kualitas yang diberikan memang jauh lebih baik dari segi kejernihan dan juga bisa digunakan untuk mengambil gambar menggunakan fokus tertentu. Dengan alasan itulah maka banyak diantaranya yang lebih senang menggunakan produk kamera satu ini dibandingkan dengan yang lainnya. Selain itu jika dilihat dari bagian lensa kamera sendiri juga dapat dipasang dan dicopot secara mudah.

Body kamera ini memang secara khusus bisa dipisahkan dengan bagian lensanya dengan tujuan adalah untuk mempermudah dalam membersihkannya, tak hanya itu alasan yang lainnya juga digunakan untuk mempermudah dalam mengabadikan beberapa jenis gambar tertentu. Misalnya untuk sesuatu yang ukurannya memang sangat kecil aka nantinya bisa mengganti jenis lensa yang digunakan. Tertuju khusus untuk beberapa jenis fotografer yang menganut aliran fotografi tertentu.

Agaknya pecinta fotografi sendiri juga harus tau mengenai jenis-jenis lensa kamera yang ada dan juga fungsi, berikut yang harus diketahui, yaitu:

  1. Lensa fix atau yang lebih dikenal juga dengan nama lensa prime, jenis yang satu ini memiliki ciri khas yaitu ukurannya tak dapat di zoom atau diperbesar, begitu juga ia juga tak dapat untuk diperkecil itulah yang membuatnya dinamakan sebagai lensa fix, namun keunggulannya bisa digunakan untuk merangkum obyek dalam view jendela yang lebih luas dibandingkan dengan lensa biasa.
  2. Lensa zoom, kebalikan dari lensa fix, maka jenis lensa yang satu ini dapat digunakan untuk mengabadikan gambar dengan perpanjangan atau zoom yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang sebenarnya. Produk semacam ini banyak digunakan untuk beberapa orang yang senang membidik fotografi mikro atau sesuatu yang pada dasarnya memang memiliki ukuran sangatlah kecil.
  3. Lensa wide, sesuai dengan namanya maka jenis lensa yang satu ini dapat mencangkup sudut yang sangat lebar ketika digunakan untuk mengabadikan gambar, yaitu bisa memuat view yang jauh lebih luas dan juga banyak di dalam satu frame kamera.
  4. Lensa tele dan juga makro, jenis fotografi juga ada yang ditujukan untuk kebutuhan melihat obyek yang sangat jauh atau ukurannya sangatlah kecil sehingga tak bisa diambil gambarnya jika hanya mengandalkan lensa biasa. Untuk urusan ini maka lensa tele dan juga makro adalah pilihan yang tepat karena memiliki konstruksi panjang dan juga pendek sangat tinggi dibandingkan dengan lensa pada umumnya.

Pilah-pilih lensa kamera ini sangat penting untuk mendapatkan hasil gambar yang sesuai dengan kebutuhan, namun lensa ini nyatanya juga menjadi bagian dari produk kamera yang harganya bisa jauh lebih mahal dibandingkan dengan body yang dimiliki.

 

Rekomendasi Gear Lensa Kamera yang Dapat Anda Pilih

Apa arti kamera jika tidak ada lensa kameraDi waktu yang sama, banyak gear lensa yang malah membingungkan fotografer apalagi untuk mereka yang masih pemula. Apalagi ditambah dengan harganya yang cukup bervariasi membuat banyak dari kita menjadi pusing. Secara umum, jenis dari lensa di dalam kegiatan fotografi dibagi menjadi beberapa jenis yakni lensa fix, lensa zoom. Untuk jenis zoom serta fix mempunyai berbagai macam kelebihan, kegunaan serta kekurangan yang berbeda. ada beberapa tipe gear kamera lensa yang sekarang ini digunakan.

Pertama, lensa fix. Lensa ini mempunyai nama lain lensa prime. Jika Anda menemukan kamera yang memiliki kombinasi huruf “f” serta garis miring yang berjumlah hanya satu, tanda tersebut merupakan lensa prime yang memiliki jarak fokus satu arah dan tidak terdapat fitur seperti zoom. Walaupun demikian, aperturenya luas serta hasil gambar nan tajam bisa memudahkan kita untuk mengambil gambar pada situasi yang minim cahaya. Sehingga lensa ini mempunyai nilai tambah selain beratnya yang cukup ringan serta mudah dibawa kemana saja kita pergi.

Kedua, lensa wide. Lensa wide atau wide angle adalah jenis lensa kamera yang mempunyai kekuatan utama di pengambilan gambar yang lebar dengan jarak dekat atau pun jauh. Pengambilan gambar dengan lebar ini bisa membuat kamera dengan lensa wide cocok untuk mengatur foto landscape yang memerlukan banyak objek foto di dalamnya. Sekarang ini lensa wide terdapat berbagai macam pilihan focal leght mulai dari medium wide sampai extreme wide yang bisa memberikan sudut pandang yang lebar dari jangkauan mata Anda.

Baca Juga:Lensa Kamera Anda Akan Selalu Awet dengan Menerapkan Tips Berikut!

Ketiga, lensa tele serta makro. Apakah sekarang ini Anda sedang mencari gear lensa yang memiliki fokus fleksibel bisa memilih lensa makro atau tele. Panjang fokus dari tele kurang lebih 50 sampai 200 mm sehingga lensa ini sangat cocok untuk pengambilan gambar yang memerlukan jarak jauh seperti sports atau wildlife. Kedalaman gambar dari lensa ini juga memungkinkan Anda mengambil gambar dengan lebih terfokus di objek foto.

Berikut beberapa rekomendasi gear lensa kamera yang bisa Anda pilih, antara lain:

  • Canon EF 35 mm f/2 IS USM. Jika Anda ingin menggunakan barang antik tetap bisa berfungsi dengan baik Anda bisa memilih Canon EF 35 mm f/2 IS USM. Canon EF 35 mm f/2 IS USM mempunyai ciri khas yang tajam dan baik untuk memberikan gambar berkualitas baik,
  • Fujifilm Fujinon XF 35 mm. Fujifilm Fujinon XF 35 mm mempunyai fitur seperti tahan debu, cuaca serta cipratan air. Fujifilm Fujinon XF 35 mm bisa berfungsi di tempat dengan suhu yang mencapai minis 10 derajat. Fujifilm Fujinon XF 35 mm ini merupakan kamera yang banyak diburu pecinta dunia potret memotret.

 

 

Lensa Kamera Anda Akan Selalu Awet dengan Menerapkan Tips Berikut!

Memiliki kamera tentu membuat Anda memiliki waktu khusus secara periodik melakukan perawatan terhadap benda kesayangan ini. Selain body kamera secara keseluruhan, bagian lensa kamera pun baiknya tidak luput dari tindak perawatan tersebut. Apalagi lensa sendiri bagi sebuah kamera merupakan ‘mata’ yang wajib selalu dalam kondisi prima untuk hasil bidikan terbaik. Lensa sendiri terbilang sebagai komponen yang rawan mengalami kerusakan, maklum di dalamnya terdapat optik yang memang sensitif baik terhadap suhu dan kelembaban sekitar.

Bagaimana Menjaga Lensa Agar Selalu Awet?

Melihat komponen kamera bertajuk lensa ini rawan sekali terhadap kerusakan, otomatis perlu perawatan ekstra. Membiarkan lensa rusak bisa membuat kantong mengkerut sebab harga satu lensa memang tidak murah apalagi dengan fungsi khusus untuk menghasilkan foto dengan efek yang khas. Sebab lensa pada sebuah kamera punya efek yang sangat vital dalam menghasilkan sebuah foto. Mulai dari kemampuannya menangkap cahaya, menangkap warna obyek, detail pada gambar yang ditangkap, dan lain sebagainya. Nah, simak beberapa tips berikut agar lensa selalu awet:

  • Simpan di tempat yang memang layak,

Penyimpanan kamera memang agak sedikit ribet ketimbang elektronik jenis lainnya, karena alasan lensa kamera yang rentan rusak tadi. Lensa akan mudah error ketika berada di suhu lembab padahal Indonesia beriklim tropis dengan kelembaban sekitar 70% sehingga kurang begitu mendukung. Baiknya tidak disimpan sembarangan, lebih dianjurkan membeli dry cabinet yakni sejenis lemari yang suhu di dalamnya bisa diatur. Anda bisa membelinya di toko kamera langganan dan memang agak mahal sebab harga paling murah sekitar Rp 1 jutaan

  • Hindarkan dari air dan kelembaban,

Kondisi lembab memang sulit untuk dijauhi sama sekali sebab ada banyak spot fotografi yang memang lebih lembab. Mau tidak mau kamera kesayangan akan bersinggungan dengan air dan kelembaban tersebut. Akali dengan membawa kain microfiber sehingga setiap beberapa menit sekali kamera dilap dengan kain tersebut. Gunanya untuk mengurangi efek kelembaban, misal pada saat melakukan pemotretan di tepi pantai, daerah pegunungan, dan lokasi lainnya. Merawat kamera memang perlu dilakukan secara intens toh budget untuk biaya belanja lensa baru bisa melebihi harga kamera itu sendiri

  • Lebih hati-hati saat menukar lensa,

Kamera DSLR memiliki kelebihan yang khas yakni lensa yang bisa diganti-ganti sesuai dengan kebutuhan. Saat ini memotret memakai lensa standard, kemudian bisa diganti dengan kamera micro untuk memotret obyek kecil dan bergerak. Obyek berbeda memerlukan lensa yang berbeda pula maka akan lumayan sering membongkar pasang lensa. Jika tidak hati-hati dijamin lensa mudah rusak, maka kenali langkah aman mengganti lensa. Sehingga lensa kamera awet dan hasil bidikan sempurna sesuai dengan apa yang diinginkan.

 

Cara Memilih Lensa Kamera yang Berkualitas Tinggi

Memiliki sebuah kamera tanpa adanya lensa tentu akan terasa hambar. Sedangkan dalam hal memilih lensa kamera pun tidak dapat dilakukan seperti membeli gorengan, segala sesuatunya membutuhkan pertimbangan yang kuat serta memilihnya dengan benar agar hasil jepretan yang dihasilkan memberikan gambar yang berkualitas. Dengan begitu pemilihan lensa pun haruslah diperhatikan dengan baik.

Banyak para fotografer pemula yang masih merasa bingung perihal pemilihan lensa yang cocok untuk digunakan serta memiliki kualitas yang bagus agar dapat menghasilkan gambar yang memuaskan. Dengan begitu maka Anda haruslah mencari tahu dari berbagai sumber terpercaya yang dapat menjawab segala hal yang membuat Anda bingung perihal pemilihan lensa yang tepat dan berkualitas, misalnya Anda dapat menggali informasi dari internet, atau teman Anda yang sering melakukan pemotretan.

Ketika Anda masih dirundung kebingungan, maka ada beberapa tips yang bisa untuk Anda lakukan ketika ingin membeli sebuah lensa kamera untuk memberikan hasil yang berkualitas dan memuaskan:

  • Variable dasar pada lensa.

Pilihlah lensa yang memiliki 2 variabel yang pertama yang dapat memberikan focus dengan cara menggerakkan elemen-elemen lensa dengan maju mundur, dan yang kedua, yaitu bukaan diafragma yang mengontrol pada banyaknya cahaya yang akan masuk pada sensor camera.

  • Crop factor dan focal length.

Bila kamera Anda tipe non full, maka pertimbangkan pada crop faktornya.

  • Lensa standar, macro, portrait dan wide angle.

Lensa standar memiliki focal length 50-80mm, lensa portrait 80-130mm, lensa wide angle kisaran 20-35.

  • Lensa prime dan lensa zoom.

Di pasaran sudah beredar dua jenis lensa yaitu lensa zoom atau focal length yang bisa diatur atau diubah-ubah.

  • Kualitas pada lensa.

Pilihlah jenis lensa untuk kamera dari segi kualitasnya, jangan tertarik pada bagian luarnya saja.

  • Fitur pada lensa.

Banyak fitur-fitur lensa pada kamera yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Dalam hal memilih lensa untuk kamera pun juga bisa dikatakan susah-susah gampang, karena bagi orang yang tidak paham dan mengerti mengenai lensa pada kamera, bisa saja tidak menemukan lensa yang tepat. Oleh sebab itu, apabila ketika Anda ingin membeli lensa namun belum mengerti betul, maka lakukan pencarian informasi dari berbagai pihak.

Kamera memang suatu barang yang banyak diminati oleh para masyarakat pada kalangan anak muda jaman sekarang ini, karena selain akan memberikan tampilan yang keren dan modern, maka memiliki kamera merupakan suatu hal yang banyak diincar para anak remaja masa kini, dengan begitu banyak para anak muda yang memburu kamera serta mereka rela membeli aksesoris atau perlengkapan kamera dengan harga yang mahal, misalnya pada pembelian lensa kamera.

 

Kiat Perawatan Lensa Kamera Agar Terhindar dari Jamur

Memiliki sebuah kamera tidak akan terlepas dari aksesorisnya yaitu lensa kamera yang mana dalam hal ini lensa pada kamera sangat membutuhkan suatu perawatan khusus agar lensa pada kamera mampu bertahan lama dan tanpa diserang oleh jamur. Masalah seperti sering dialami hampir seluruh pemilik kamera. Munculnya jamur disebabkan oleh beberapa faktor yang mana perihal perawatan sang pemilik tidak mengerti betul cara yang dilakukan akan kamera terhindar dari jamur yang akan menyebabkan lensa pada kamera kamu tidak mampu bertahan dengan lama, serta tidak dapat memberikan hasil potretan yang maksimal.

Jamur pada lensa biasanya akan terlihat dengan cirri-ciri ada tumbuhnya bercak-bercak ataupun kotoran yang menyerupai jamur baik itu jamur kecil ataupun besar termasuk pada jamur yang menyerupai kabut hingga tingkat terparah. Apabila hal ini terjadi pada kamera kamu, maka kamera akan susah mengambil focus, gambar akan menjadi blur, hingga ketika membidik dengan diafragma (F) kecil maka akan terdapat noda yang menjadikan gambar menjadi tidak maksimal.

Pada bagian lensa kamera memiliki peran yang sangat penting yang mana pada bagian inilah yang nantinya akan menangkap cahaya yang masuk kemudian akan diproses oleh prosessor yang terdapat di body kamera yang nantinya akan menghasilkan gambar yang berkualitas. Sedangkan untuk mendapatkan hasil gambar yang bagus pun diperlukan metode dan perawatan khusus pada setiap harinya.

Adapun langkah yang dapat untuk kamu lakukan agar lensa pada kamera kamu tidak diserang oleh jamur:

  • Jagalah kebersihan.

Hindari penggantian lensa di tempat yang kotor dan berdebu.

  • Jangan menyentuh lensa.

Jangan lakukan sentuhan secara langsung pada lensa karena sentuhan tersebut akan meninggalkan bekas yang akan menimbulkan jamur apabila tidak segera dibersihkan.

Baca Juga: Macam-macam Pilihan Filter yang Bisa Dipasang di Lensa Kamera

  • Siapkan peralatan yang lengkap.

Ketika kamu berada di tempat yang memiliki suhu berbeda, misalnya pantai yang udaranya panas, puncak yang suhunya dingin, maka persiapkan tas khusus kamera serta sarung anti hujan.

  • Gunakan kain khusus.

Ketika kamu ingin membersihkan lensa haruslah menggunakan kain khusus, jangan gunakan tisu karena dapat menyebabkan baret halus pada permukaan lensa.

  • Pasang penutup.

Ketika lensa tidak digunakan, maka tutup dengan caps.

  • Matikan tombol Af dan Vr

Gunanya agar tidak merusak kinerja motorik dalam lensa.

Membeli kamera yang bisa di bilang cukup mahal memang sangat disayangkan apabila kamera mengalami kerusakan, terlebih lagi jika kerusakan terdapat pada lensa kamera tentu hal ini menjadikan kamera mahal mu menghasilkan gambar yang tidak sekeren kameranya, oleh sebab itu, lakukan perawatan sebaik mungkin agar kamera yang Anda miliki mampu bertahan dalam waktu yang lama.

Macam-macam Pilihan Filter yang Bisa Dipasang di Lensa Kamera

Kamera terutama kamera besar yang bisa digunakan untuk hasil yang profesional disebut dengan kamera DSLR atau SLR. Akan tetapi sekarang ini juga ada jenis kamera profesional dengan bentuk yang lebih simple dan juga ukuran yang lebih kecil yaitu kamera mirrorless. Dari semua jenis kamera tersebut ada satu komponen yang tidak bisa ditinggalkan yaitu lensa kamera.

Lensa tersebut mempunyai banyak sekali pilihan yang bisa dipilih. Beberapa cara untuk memilih lensa kamera tersebut adalah sebagai berikut:

  • Memilih lensa berdasarkan ukurannya yaitu dengan memilih ukuran lensa yang sesuai dengan jenis kamera yang akan digunakan. Pilihlah lensa yang tepat agar dapat menggunakan lensa tersebut sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan.
  • Memilih lensa berdasarkan merek yang ada sehingga akan menentukan harga dari lensa tersebut. Biasanya setiap merek akan mempunyai kualitas lensa yang berbeda sehingga Anda bisa membeli lensa yang dibutuhkan sesuai kebutuhan.
  • Membeli lensa berdasarkan harganya dipasaran baik yang murah maupun mahal.
  • Memilih lensa berdasarkan fitur yang ada pada lensa tersebut.

Salah satu fgsi lensa kamera tersebut adalah dapat untuk memilih hasil foto yang akan didapatkan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan filter kamera yang bisa dipasangkan melalui lensa tersebut. Filter tersebut bisa dipasangkan pada bagian depan lensa yang ada pada kamera terutama untuk jenis kamera DSLR dan juga kamera mirrorless. Walaupun sebenarnya apabila tidak menggunakan filter, hasil kamera juga sudah bagus. Tetapi apabila menggunakan filter foto tersebut maka hasil dari foto akan mempunyai banyak efek yang berbeda. Sehingga apabila ingin menambah keindahan hasil gambar yang diambil kamera maka sebaiknya gunakan filter yang bisa dipilih dari jenisnya dan dipasang di lensa bagian depan.

Misalnya untuk pilihan filter dan efek yang akan ditimbulkan adalah sebagai berikut ini

  • Filter clear yaitu jenis filter yang bisa digunakan untuk membuat gambar tidak berubah warna. Filter ini digunakan untuk dapat melindungi gambar agar tidak terganggu karena adanya debu pada lensa, atau karena ada airnya atau sidik jari.
  • Filter UV untuk dapat membuat gambar tetap fokus saat terang.
  • Filter Infra red adalah filter untuk menghasilkan gambar yang berbeda.
  • Filter close up untuk dapat membuat gambar makro.
  • Filter ND untuk dapat menurunkan intensitas cahaya lensa.
  • Filter gradual ND untuk dapat mengurangi sebagian intensitas cahaya.

Di atas merupakan beberapa contoh filter yang bisa dipasang di lensa kamera. Selain jenis filter tersebut tentu saja banyak filter lain yang bisa dipilih berdasarkan kebutuhan dan tujuannya. Untuk harga filter sendiri masih terjangkau daripada apabila dibandingkan dengan harga lensanya sendiri. Sehingga Anda yang merupakan pecinta fotografi bisa mengoleksi filter tersebut untuk mendapatkan berbagai gambar yang berbeda pada objek.

 

Ketahui Keistimewaan yang Ada Pada Lensa Kamera Kit

Di zaman serba sosial media ini, kamera memiliki peran penting dalam eksistensi banyak orang di dunia maya. Dengan adanya jejaring sosial media, maka tentunya pemilik akun memiliki tempat untuk membagikan foto yang sudah dipotretnya. Kamera pun sudah tersedia dengan ragam jenisnya yang memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Namun semakin mahal kamera, maka kelemahannya semakin dapat tertutupi dan mampu menghasilkan foto maksimal. Jika membicarakan kamera maka tidak bisa dilepaskan dari adanya lensa kamera yang memiliki peran amat penting.

Lensa untuk kamera sendiri ada yang satu paket dengan kamera yaitu lensa kit dan ada juga lensa yang dijual secara terpisah. Namun banyak sekali pengguna kamera yang justru kerapkali menyepelekan adanya lensa kit karena berbagai alasan. Memang dapat diakui jika lensa kit memiliki tampilan yang kurang menarik dimana materialnya relatif ringkih dan berbahan plastik. Selain itu spesifikasinya kurang membanggakan sehingga banyak penggunanya yang menyepelekan fungsi dari lensa kit ini. Namun di balik semua itu, lensa kit adalah lensa kamera yang paling tepat bagi mereka yang pemula dalam hal fotografi.

Berikut ini beberapa kelebihan yang dimiliki lensa kit:

  • Memiliki 4 panjang focal klasik dalam 1 lensanya

Meski terlihat lemah, namun lensa kit ini memiliki 4 panjang focal klasik di dalamnya yang berarti bahwa lensa ini mampu menggantikan 4 lensa prime atau fixed sekaligus. Empat panjang ini adalah 28 mm untuk wide angle, 35 mm untuk medium wide, 50 mm untuk normal dan 85 mm untuk portrait. Meski memang dapat diakui jika lensa kit tidak mampu memberikan bukaan luar biasa, namun setidaknya pengguna bisa mendapatkan 4 manfaat sekaligus.

  • Kecil dan ringan

Umumnya lensa kit ini paling sering dijual satu paket dengan kamera APSC yaitu lensa 18-55 mm. Meski memang lensa ini terlihat polos, namun lensa ini juga ringan dan mungil sehingga bobot ini mampu memudahkan pengguna ketika membawanya kemana-mana karena ringan.

  • Filter lebih murah

Selanjutnya fitur lensa kit masih berguna meskipun kehidupan ada di era digital. Perlu diketahui jika makin besar diameter lensa, maka filter pun semakin mahal harganya. Hal ini tentu tidak berlaku untuk lensa kit yang memiliki ukuran tidak terlalu besar sehingga membutuhkan ukuran filter yang juga kecil dan tentunya murah.

Itulah beberapa kelebihan yang ada pada lensa kit. Untuk itu, jangan pernah meremehkan lensa kamera ini. Lensa ini cukup bisa diandalkan dalam berbagai kondisi pemotretan. Bagi pemula di bidang fotografi, ada baiknya mengasah kemampuan dulu dengan lensa kit ini sebelum berencana mengganti dengan lensa lainnya.

Yuk, Kenali Jenis-Jenis Lensa Kamera DSLR Dan Fungsinya

Jenis lensa kamera DSLR dan fungsinya harus diketahui dan dipahami oleh para fotografer, khususnya bagi Anda yang ingin menekuni dunia fotografi secara profesional. Kamara DSLR memiliki berbagai jenis lensa dengan fungsi yang masing-masing berbeda.

Dengan mengetahui fungsi masing-masing lensa membuat kita lebih mengetahui lensa mana yang tepat digunakan untuk menghasilkan objek yang sesuai dengan harapan. Karena banyak sekali jenisnya dan harganyapun masih terbilang mahal, kita tidak perlu memiliki semuanya. Kita hanya perlu memilih satu atau beberapa lensa sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

Berikut ini kita akan membahas beberapa lensa kamera DSLR atau SLR beserta penjelasan fungsinya.

Lensa Kit Atau Lensa Normal

Ukuran lensa ini adalah 50-55mm. Dengan lensa ini gambar yang dihasilkan berkarakter normal atau natural. Fungsinya adalah untuk memetakan citra yang terlihat seperti perspektif pandangan normal pada mata manusia. Hal ini didapat karena panjang fokus lensanya sebanding dengan jarak diagonal pada bidang fokal dengan sudut padang yaitu sekitar 53 derajat.

Lensa Fixed Atau Lensa Tetap

Lensa fixed atau lensa prime merupakan lensa yang memiliki satu fokal length tunggal. Keunggulan lensa ini adalah mampu menghasilkan gambar yang tajam. Memiliki mekanisme dan konstruksi yang simple dibandingkan dengan jenis lensa lainnya.

Lensa Fish Eye Atau Lensa Mata Ikan

Di sebut lensa mata ikan karena gambar yang dihasilkan seperti pandangan mata ikan. lensa ini merupakan jenis wide angle, memiliki diameter 14mm, 15mm dan 16mm dengan sudut pandang 180 derajat. Hasil foto yang dihasilkan sedikit melengkung atau oval dan ada juga yang gepeng.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Lensa Kamera?

Lensa Ambiguitas Atau Prime Lens

Awalnya lensa ini memiliki arti sebagai lensa utama pada sebuah kombinasi sistem lensa. Misalnya dengan telekonverter itu sebabnya lensa ini disebut juga dengan istilah prime lens yang artinya utama. Sedangkan teleconverter adalah komponen tambahannya saja.

Lensa Parfokal

Lensa ini memiliki fungsi untuk mempertahankan ketajaman gambar pada bidang fokusnya walaupun terjadi perubahan di panjang fokus lensanya.

Lensa Zoom

Lensa zoom merupakan lensa gabungan dari lensa standar, tele dan wide angle. Lensa ini sangat fleksible dan memiliki jangkauan yang lumayan lebar. Pada lensa ini panjang fokus pada lensa variabelnya tidak tunggal namun bisa dirubah-rubah pada bentang tertentu mulai dari nilai minimum ke maksimum.

Lensa Tele

Lensa ini merupakan kebalikan dari wide angel. Fungsinya adalah untuk mendekatkan subjek namun mempersempit sudut pandang. Lensa yang memiliki ukuran 70 mm atau lebih bisa masuk ke dalam kategori lensa tele. Hasil gambarnya membuat pengaburan pandangan di sekitarnya, hal ini karena sudut pandangnya dipersempit. Lensa kamera ini sering digunakan untuk pengambilan jarak jauh, seperti foto landscape atau candid.

Mengenal Apa Itu Lensa Kamera?

Lensa kamera (juga dikenal sebagai lensa fotografi untuk tujuan fotografi) adalah lensa optik atau perakitan lensa yang digunakan dalam hubungannya dengan bodi kamera dan mekanisme untuk membuat gambar dari objek baik pada film fotografi atau pada media lain yang mampu menyimpan gambar kimia atau elektronik.

Tidak ada perbedaan besar dalam prinsip antara lensa kamera yang digunakan untuk kamera video, teleskop, mikroskop, atau peralatan lainnya, tapi desain rinci dan konstruksi yang berbeda. Lensa mungkin secara permanen tetap ke kamera, atau mungkin dipertukarkan dengan lensa panjang yang berbeda fokus, aperture, dan properti lainnya.

Sementara pada prinsipnya lensa cembung sederhana akan cukup, dalam praktek lensa senyawa yang terdiri dari sejumlah elemen lensa optik diperlukan untuk memperbaiki (sebanyak mungkin) banyak kendala optik yang timbul. Beberapa kendala akan hadir dalam sistem lensa. Ini adalah tugas dari desainer lensa menyeimbangkan dan menghasilkan desain yang cocok untuk digunakan fotografi dan produksi massal.

Teori operasi

Lensa bujursangkar khas dapat dianggap sebagai “ditingkatkan” lubang jarum “lensa”. Seperti ditunjukkan, lubang jarum “lensa” hanyalah sebuah aperture kecil yang menghalangi sebagian sinar cahaya, idealnya memilih salah satu ray ke objek untuk setiap titik pada sensor gambar. lensa lubang jarum memiliki beberapa keterbatasan yang parah:

Sebuah kamera lubang jarum dengan aperture besar kabur karena setiap pixel pada dasarnya bayangan aperture berhenti, sehingga ukurannya tidak lebih kecil dari ukuran aperture (bawah kiri). Berikut pixel adalah area detektor terkena cahaya dari titik pada objek.

   Membuat lubang jarum kecil meningkatkan resolusi (hingga batas), tetapi mengurangi jumlah cahaya yang ditangkap.

   Pada titik tertentu, menyusut lubang tidak meningkatkan resolusi karena batas difraksi. Di luar batas ini, membuat lubang kecil membuat gambar blurrier serta lebih gelap.

Lensa praktis dapat dianggap sebagai jawaban atas pertanyaan “bagaimana kita dapat memodifikasi lensa lubang jarum untuk mengakui lebih banyak cahaya dan memberikan ukuran spot lebih kecil?” Langkah pertama adalah untuk menempatkan lensa cembung sederhana pada lubang jarum dengan panjang fokus sama dengan jarak ke bidang film (dengan asumsi kamera akan mengambil gambar dari obyek yang jauh Hal ini memungkinkan lubang jarum yang akan dibuka secara signifikan (bawah kanan) karena lensa cembung tipis tikungan sinar cahaya sebanding dengan jarak mereka dengan sumbu lensa, dengan sinar mencolok pusat lensa lewat langsung melalui. geometri hampir sama dengan lensa lubang jarum yang sederhana, tapi bukannya diterangi oleh sinar cahaya tunggal, setiap titik gambar diterangi oleh “pensil” fokus sinar cahaya.

Sebuah lensa kamera dapat dibuat dari sejumlah elemen: dari satu, seperti dalam lensa meniskus Box Brownie, untuk lebih dari 20 dalam membesarkan lebih kompleks. Unsur-unsur ini mungkin sendiri terdiri dari sekelompok lensa disemen bersama-sama. Unsur depan sangat penting untuk kinerja seluruh perakitan. Dalam semua lensa yang modern permukaan dilapisi untuk mengurangi abrasi, flare, dan reflektansi permukaan, dan untuk menyesuaikan keseimbangan warna. Untuk meminimalkan penyimpangan, kelengkungan biasanya diatur sehingga sudut datang dan sudut bias adalah sama. Dalam lensa prime ini mudah, tetapi dalam zoom selalu ada kompromi.