Tag Archives: Lensa kamera

Macam-macam Pilihan Filter yang Bisa Dipasang di Lensa Kamera

Kamera terutama kamera besar yang bisa digunakan untuk hasil yang profesional disebut dengan kamera DSLR atau SLR. Akan tetapi sekarang ini juga ada jenis kamera profesional dengan bentuk yang lebih simple dan juga ukuran yang lebih kecil yaitu kamera mirrorless. Dari semua jenis kamera tersebut ada satu komponen yang tidak bisa ditinggalkan yaitu lensa kamera.

Lensa tersebut mempunyai banyak sekali pilihan yang bisa dipilih. Beberapa cara untuk memilih lensa kamera tersebut adalah sebagai berikut:

  • Memilih lensa berdasarkan ukurannya yaitu dengan memilih ukuran lensa yang sesuai dengan jenis kamera yang akan digunakan. Pilihlah lensa yang tepat agar dapat menggunakan lensa tersebut sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan.
  • Memilih lensa berdasarkan merek yang ada sehingga akan menentukan harga dari lensa tersebut. Biasanya setiap merek akan mempunyai kualitas lensa yang berbeda sehingga Anda bisa membeli lensa yang dibutuhkan sesuai kebutuhan.
  • Membeli lensa berdasarkan harganya dipasaran baik yang murah maupun mahal.
  • Memilih lensa berdasarkan fitur yang ada pada lensa tersebut.

Salah satu fgsi lensa kamera tersebut adalah dapat untuk memilih hasil foto yang akan didapatkan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan filter kamera yang bisa dipasangkan melalui lensa tersebut. Filter tersebut bisa dipasangkan pada bagian depan lensa yang ada pada kamera terutama untuk jenis kamera DSLR dan juga kamera mirrorless. Walaupun sebenarnya apabila tidak menggunakan filter, hasil kamera juga sudah bagus. Tetapi apabila menggunakan filter foto tersebut maka hasil dari foto akan mempunyai banyak efek yang berbeda. Sehingga apabila ingin menambah keindahan hasil gambar yang diambil kamera maka sebaiknya gunakan filter yang bisa dipilih dari jenisnya dan dipasang di lensa bagian depan.

Misalnya untuk pilihan filter dan efek yang akan ditimbulkan adalah sebagai berikut ini

  • Filter clear yaitu jenis filter yang bisa digunakan untuk membuat gambar tidak berubah warna. Filter ini digunakan untuk dapat melindungi gambar agar tidak terganggu karena adanya debu pada lensa, atau karena ada airnya atau sidik jari.
  • Filter UV untuk dapat membuat gambar tetap fokus saat terang.
  • Filter Infra red adalah filter untuk menghasilkan gambar yang berbeda.
  • Filter close up untuk dapat membuat gambar makro.
  • Filter ND untuk dapat menurunkan intensitas cahaya lensa.
  • Filter gradual ND untuk dapat mengurangi sebagian intensitas cahaya.

Di atas merupakan beberapa contoh filter yang bisa dipasang di lensa kamera. Selain jenis filter tersebut tentu saja banyak filter lain yang bisa dipilih berdasarkan kebutuhan dan tujuannya. Untuk harga filter sendiri masih terjangkau daripada apabila dibandingkan dengan harga lensanya sendiri. Sehingga Anda yang merupakan pecinta fotografi bisa mengoleksi filter tersebut untuk mendapatkan berbagai gambar yang berbeda pada objek.

 

Ketahui Keistimewaan yang Ada Pada Lensa Kamera Kit

Di zaman serba sosial media ini, kamera memiliki peran penting dalam eksistensi banyak orang di dunia maya. Dengan adanya jejaring sosial media, maka tentunya pemilik akun memiliki tempat untuk membagikan foto yang sudah dipotretnya. Kamera pun sudah tersedia dengan ragam jenisnya yang memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Namun semakin mahal kamera, maka kelemahannya semakin dapat tertutupi dan mampu menghasilkan foto maksimal. Jika membicarakan kamera maka tidak bisa dilepaskan dari adanya lensa kamera yang memiliki peran amat penting.

Lensa untuk kamera sendiri ada yang satu paket dengan kamera yaitu lensa kit dan ada juga lensa yang dijual secara terpisah. Namun banyak sekali pengguna kamera yang justru kerapkali menyepelekan adanya lensa kit karena berbagai alasan. Memang dapat diakui jika lensa kit memiliki tampilan yang kurang menarik dimana materialnya relatif ringkih dan berbahan plastik. Selain itu spesifikasinya kurang membanggakan sehingga banyak penggunanya yang menyepelekan fungsi dari lensa kit ini. Namun di balik semua itu, lensa kit adalah lensa kamera yang paling tepat bagi mereka yang pemula dalam hal fotografi.

Berikut ini beberapa kelebihan yang dimiliki lensa kit:

  • Memiliki 4 panjang focal klasik dalam 1 lensanya

Meski terlihat lemah, namun lensa kit ini memiliki 4 panjang focal klasik di dalamnya yang berarti bahwa lensa ini mampu menggantikan 4 lensa prime atau fixed sekaligus. Empat panjang ini adalah 28 mm untuk wide angle, 35 mm untuk medium wide, 50 mm untuk normal dan 85 mm untuk portrait. Meski memang dapat diakui jika lensa kit tidak mampu memberikan bukaan luar biasa, namun setidaknya pengguna bisa mendapatkan 4 manfaat sekaligus.

  • Kecil dan ringan

Umumnya lensa kit ini paling sering dijual satu paket dengan kamera APSC yaitu lensa 18-55 mm. Meski memang lensa ini terlihat polos, namun lensa ini juga ringan dan mungil sehingga bobot ini mampu memudahkan pengguna ketika membawanya kemana-mana karena ringan.

  • Filter lebih murah

Selanjutnya fitur lensa kit masih berguna meskipun kehidupan ada di era digital. Perlu diketahui jika makin besar diameter lensa, maka filter pun semakin mahal harganya. Hal ini tentu tidak berlaku untuk lensa kit yang memiliki ukuran tidak terlalu besar sehingga membutuhkan ukuran filter yang juga kecil dan tentunya murah.

Itulah beberapa kelebihan yang ada pada lensa kit. Untuk itu, jangan pernah meremehkan lensa kamera ini. Lensa ini cukup bisa diandalkan dalam berbagai kondisi pemotretan. Bagi pemula di bidang fotografi, ada baiknya mengasah kemampuan dulu dengan lensa kit ini sebelum berencana mengganti dengan lensa lainnya.

Yuk, Kenali Jenis-Jenis Lensa Kamera DSLR Dan Fungsinya

Jenis lensa kamera DSLR dan fungsinya harus diketahui dan dipahami oleh para fotografer, khususnya bagi Anda yang ingin menekuni dunia fotografi secara profesional. Kamara DSLR memiliki berbagai jenis lensa dengan fungsi yang masing-masing berbeda.

Dengan mengetahui fungsi masing-masing lensa membuat kita lebih mengetahui lensa mana yang tepat digunakan untuk menghasilkan objek yang sesuai dengan harapan. Karena banyak sekali jenisnya dan harganyapun masih terbilang mahal, kita tidak perlu memiliki semuanya. Kita hanya perlu memilih satu atau beberapa lensa sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

Berikut ini kita akan membahas beberapa lensa kamera DSLR atau SLR beserta penjelasan fungsinya.

Lensa Kit Atau Lensa Normal

Ukuran lensa ini adalah 50-55mm. Dengan lensa ini gambar yang dihasilkan berkarakter normal atau natural. Fungsinya adalah untuk memetakan citra yang terlihat seperti perspektif pandangan normal pada mata manusia. Hal ini didapat karena panjang fokus lensanya sebanding dengan jarak diagonal pada bidang fokal dengan sudut padang yaitu sekitar 53 derajat.

Lensa Fixed Atau Lensa Tetap

Lensa fixed atau lensa prime merupakan lensa yang memiliki satu fokal length tunggal. Keunggulan lensa ini adalah mampu menghasilkan gambar yang tajam. Memiliki mekanisme dan konstruksi yang simple dibandingkan dengan jenis lensa lainnya.

Lensa Fish Eye Atau Lensa Mata Ikan

Di sebut lensa mata ikan karena gambar yang dihasilkan seperti pandangan mata ikan. lensa ini merupakan jenis wide angle, memiliki diameter 14mm, 15mm dan 16mm dengan sudut pandang 180 derajat. Hasil foto yang dihasilkan sedikit melengkung atau oval dan ada juga yang gepeng.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Lensa Kamera?

Lensa Ambiguitas Atau Prime Lens

Awalnya lensa ini memiliki arti sebagai lensa utama pada sebuah kombinasi sistem lensa. Misalnya dengan telekonverter itu sebabnya lensa ini disebut juga dengan istilah prime lens yang artinya utama. Sedangkan teleconverter adalah komponen tambahannya saja.

Lensa Parfokal

Lensa ini memiliki fungsi untuk mempertahankan ketajaman gambar pada bidang fokusnya walaupun terjadi perubahan di panjang fokus lensanya.

Lensa Zoom

Lensa zoom merupakan lensa gabungan dari lensa standar, tele dan wide angle. Lensa ini sangat fleksible dan memiliki jangkauan yang lumayan lebar. Pada lensa ini panjang fokus pada lensa variabelnya tidak tunggal namun bisa dirubah-rubah pada bentang tertentu mulai dari nilai minimum ke maksimum.

Lensa Tele

Lensa ini merupakan kebalikan dari wide angel. Fungsinya adalah untuk mendekatkan subjek namun mempersempit sudut pandang. Lensa yang memiliki ukuran 70 mm atau lebih bisa masuk ke dalam kategori lensa tele. Hasil gambarnya membuat pengaburan pandangan di sekitarnya, hal ini karena sudut pandangnya dipersempit. Lensa kamera ini sering digunakan untuk pengambilan jarak jauh, seperti foto landscape atau candid.

Mengenal Apa Itu Lensa Kamera?

Lensa kamera (juga dikenal sebagai lensa fotografi untuk tujuan fotografi) adalah lensa optik atau perakitan lensa yang digunakan dalam hubungannya dengan bodi kamera dan mekanisme untuk membuat gambar dari objek baik pada film fotografi atau pada media lain yang mampu menyimpan gambar kimia atau elektronik.

Tidak ada perbedaan besar dalam prinsip antara lensa kamera yang digunakan untuk kamera video, teleskop, mikroskop, atau peralatan lainnya, tapi desain rinci dan konstruksi yang berbeda. Lensa mungkin secara permanen tetap ke kamera, atau mungkin dipertukarkan dengan lensa panjang yang berbeda fokus, aperture, dan properti lainnya.

Sementara pada prinsipnya lensa cembung sederhana akan cukup, dalam praktek lensa senyawa yang terdiri dari sejumlah elemen lensa optik diperlukan untuk memperbaiki (sebanyak mungkin) banyak kendala optik yang timbul. Beberapa kendala akan hadir dalam sistem lensa. Ini adalah tugas dari desainer lensa menyeimbangkan dan menghasilkan desain yang cocok untuk digunakan fotografi dan produksi massal.

Teori operasi

Lensa bujursangkar khas dapat dianggap sebagai “ditingkatkan” lubang jarum “lensa”. Seperti ditunjukkan, lubang jarum “lensa” hanyalah sebuah aperture kecil yang menghalangi sebagian sinar cahaya, idealnya memilih salah satu ray ke objek untuk setiap titik pada sensor gambar. lensa lubang jarum memiliki beberapa keterbatasan yang parah:

Sebuah kamera lubang jarum dengan aperture besar kabur karena setiap pixel pada dasarnya bayangan aperture berhenti, sehingga ukurannya tidak lebih kecil dari ukuran aperture (bawah kiri). Berikut pixel adalah area detektor terkena cahaya dari titik pada objek.

   Membuat lubang jarum kecil meningkatkan resolusi (hingga batas), tetapi mengurangi jumlah cahaya yang ditangkap.

   Pada titik tertentu, menyusut lubang tidak meningkatkan resolusi karena batas difraksi. Di luar batas ini, membuat lubang kecil membuat gambar blurrier serta lebih gelap.

Lensa praktis dapat dianggap sebagai jawaban atas pertanyaan “bagaimana kita dapat memodifikasi lensa lubang jarum untuk mengakui lebih banyak cahaya dan memberikan ukuran spot lebih kecil?” Langkah pertama adalah untuk menempatkan lensa cembung sederhana pada lubang jarum dengan panjang fokus sama dengan jarak ke bidang film (dengan asumsi kamera akan mengambil gambar dari obyek yang jauh Hal ini memungkinkan lubang jarum yang akan dibuka secara signifikan (bawah kanan) karena lensa cembung tipis tikungan sinar cahaya sebanding dengan jarak mereka dengan sumbu lensa, dengan sinar mencolok pusat lensa lewat langsung melalui. geometri hampir sama dengan lensa lubang jarum yang sederhana, tapi bukannya diterangi oleh sinar cahaya tunggal, setiap titik gambar diterangi oleh “pensil” fokus sinar cahaya.

Sebuah lensa kamera dapat dibuat dari sejumlah elemen: dari satu, seperti dalam lensa meniskus Box Brownie, untuk lebih dari 20 dalam membesarkan lebih kompleks. Unsur-unsur ini mungkin sendiri terdiri dari sekelompok lensa disemen bersama-sama. Unsur depan sangat penting untuk kinerja seluruh perakitan. Dalam semua lensa yang modern permukaan dilapisi untuk mengurangi abrasi, flare, dan reflektansi permukaan, dan untuk menyesuaikan keseimbangan warna. Untuk meminimalkan penyimpangan, kelengkungan biasanya diatur sehingga sudut datang dan sudut bias adalah sama. Dalam lensa prime ini mudah, tetapi dalam zoom selalu ada kompromi.

Daftar Harga Lensa Kamerea Terbaru, Desember 2016

Bagaimanapun, seorang fotografer amatir maupun professional harus mempunyai lensa kamera yang berkualitas. Agar bidikan gambarnya tertangkap dengan jelas, jernih, padat dan tentunya artistik.

Tentu beberapa kamera seperti DSLR, SLR, Cybershot kini selalu dilengkapi dengan berbagai varian lensa kamera bawaan. Yang tak juga kalah bagusnya, dengan lensa yang kita beli secara terpisah. Tentu spesifikasi lensa tersebut jauh berbeda dengan lensa bawaan kamera Anda saat membelinya.  

Jika Anda saat ini ingin membeli dan menambah kualitas lensa kamera Anda lebih tajam dengan focus yang lebih padat. Kami akan memberikan informasi harga lensa untuk kamera terbaru, Desember 2016. Yang telah kami rangkum di bawah ini.

(Merek NIKON)

Merek: Nikon AF 24mm f/2.8D:  Harga Rp. 4.100.000

Spesifikasi: Wide Angle Prime Lens, Filter Size 52mm, Weight 263g, Nikon FX and DX Mount

Merek: Nikon AF 20mm f/2.8D: Harga Rp.5.900.000

Spesifikasi: Wide Angle Prime Lens, Filter Size 62mm, Weight 263g, Nikon FX and DX Mount

Merek: Nikon AF-S Micro 60mm f/2.8G ED: Harga Rp.6.150.000

Spesifikasi: Telephoto Prime Lens, Filter Size 62mm, Weight 425g, Nikon FX and DX Mount

Merek: Nikon AF-S 300mm f/4D IF ED: (Rp.12.250.000)

Spesifikasi:Telephoto Prime Lens, Filter Size 77mm, Weight 1406g, Nikon FX and DX Mount with Motor

Merek: Nikon Nikon AF-S DX 55-300mm f/4.5-5.6G ED VR: Harga Rp. 4.350.000

Spesifikasi: Focal Length Range, 55-300mm, maximum aperture F/4.5, dimensi 76.5 mm X 123 mm.

(Merek CANON)

Merek: Canon EF-S 10-18mm f/4.5-5.6 IS STM: Harga Rp.3.900.000

Spesifikasi: Focal Length : 10-18mm | Maximum Aperture : 1:4.5-5.6 | Lens Construction : 14 elements in 11 groups | Filter Size : 67mm

Merek: Canon EF-S 60mm f/2.8 Macro USM: Harga Rp. 4.300.000

Spesifikais: Lensa Macro Prime, Floating Elements, Super Spectra Coatings. Pembesaran Maksimum 1:1, Autofocus cepat dengan USM, Ukuran Filter 52mm, Canon EF-S Mount untuk type APS-C.

Merek: Canon EF 28-300mm f/3.5-5.6L IS USM: Harga Rp. 22.350.000

Spesifikasi: Lensa Telephoto Zoom, UD dan Aspherical Elements, Autofocus cepat dengan USM, Optical Image Stabilization, Perlindungan tinggi terhadap Debu/Kelembaban dan air, Ukuran Filter 77mm, Canon EF Mount Full Frame dan APS-C Mount, Kualitas L series

Merek: Canon EF 14mm f/2.8L II USM: Harga Rp. 20.250.000

Spesifikasi Lensa Ultra Wide Prime, Autofocus cepat dengan USM, Aspherical and dan UD Elements, Autofocus cepat dengan USM, Ukuran Filter Gelatin, Canon EF Mount Full Frame dan APS-C, Kualitas L Series

Merek: Canon EF-S 60mm f/2.8 Macro USM: Harga Rp. 4.300.000

Spesifikais: Lensa Macro Prime, Floating Elements, Super Spectra Coatings. Pembesaran Maksimum 1:1, Autofocus cepat dengan USM, Ukuran Filter 52mm, Canon EF-S Mount untuk type APS-C.

Fungsi Beberapa Lensa Kamera

Bagi Anda para pemula yang baru saja memiliki kamera DSLR pastinya bingung dengan lensa yang dijual di beberapa toko kamera beserta fungsi dari lensa – lensa tersebut. Karena lensa memiliki fungsinya tersendiri, maka harga lensa kamera juga bervariasi dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Ada juga lensa yang digunakan untuk pengambilan fotografi makro, dan pengambilan gambar secara umum. Setelah memilih lensa kamera yang diinginkan, Anda pun bisa langsung ke toko kamera atau membelinya secara online di toko online sesuai dengan jenis lensa yang Anda butuhkan. Berikut beberapa fungsi lensa kamera yang mungkin bisa Anda jadikan patokan sebelum membeli.

  • Lensa Kit ( Standar dan Normal)

Lensa kit biasanya sudah bawaan dari pabrik dan ketika Anda membelinya sudah ada pada kamera tersebut. Disebut normal dan standar karena memiliki focal length yang setara dengan diagonal gambar yang diproyeksikan pada lensa kamera. Dan disebut standar karena menghasilkan proyeksi yang lebih natural bila dibandingkan dengan lensa yang lain. Hasil yang diperlihatkan oleh lensa kita atau normal ini juga sama persis dengan apa yang dilihat oleh mata Anda.

  • Lensa Wide Angle

Disebut sebagai lensa sudut lebar karena sudut pandang yang lebar dan memberikan sudut panadng mendekati 180 derajat. Hasil dari karakter lensa lebar ini dapat membuat objek atau subjek kelihatan berukuran lebih kecil dari aslinya. Lensa jenis ini cocok digunakan saat memotret subjek yang luas dalam ruangan yang sempit. Ukuran lensa ini beraneka ragam, 17 mm, 28 mm, dan 35 mm.

  • Lensa Tele

Lensa ini kebalikan dari Wide Angle karena dapat memperbesar objek yang berjarak jauh dan menghasilkan gambar yang tidak pecah atau terdistorsi. Fungsi lensa ini untuk mendekatkan objek dan mempersempit sudut pandang. Biasanya ukuran lensa ini di atas 70 mm dan digunakan untuk mengambil foto candid atau pemandangan.

Baca Juga: Aksesoris Kamera DSLR

  • Lensa Zoom

Lensa ini merupakan gabungan dari lensa kit, wide angle dan tele. Lensa ini dirancang memiliki sudut pandang berbeda. Dimulai dari 2x zoom, 3x zoom, 10 x zoom dan 12x zoom.

  • Lensa Fish Eye

Gambar yang dihasilkan dari lensa ini cenderung melengkung, terdistorsi menjadi sedikit oval dan agak gepeng. Area penglihatan juga cenderung lebih dari 100 derajat, sehingga menghasilkan gambar yang cukup tinggi distorsinya. Dan pengaturan fokus pada kamera juga tidak diperlukan.

Jadi, lensa kamera sebenarnya lebih banyak lagi jenisnya hanya saja lima lensa di atas yang paling sering dicari dan diminati oleh para pengguna pemula. Semoga artikel ini bermanfaat dan tidak membuat Anda kebingungan lagi saat ingin membeli lensa. Ayo tingkatkan keahlian Anda dalam memotret!

lensa kamera

Tips Memilih Lensa Kamera Terbaik yang Fungsional

Memiliki kamera dengan kualitas bagus sesuai spesifikasi yang tertanam di dalamnya akan lebih maksimal. Ketika Kita mau menambahkan lensa kamera untuk memaksimalkan hasil jepretan menjadi lebih nyata. Lensa pada sebuah kamera ibarat mata pada tubuh manusia, semakin bagus kondisi lensa maka foto yang dihasilkan semakin memukau. Sayangnya belum semua orang paham betul bagaimana memilih lensa yang sesuai dengan kamera kesayangan agar lebih maksimal. Terutama bagi pemula, maka perlu mengetahui tips berikut:

  1. Memilih diameter yang sesuai kebutuhan,

Setiap kamera DSLR dibuat dengan ukuran lensa yang berbeda-beda, secara umum terbagi menjadi dua jenis. Yakni lensa Full Frame yang memiliki diameter sekitar 35 mm dan dikhususkan untuk kamera yang memiliki lensa beroptik besar. Sementara jenis satunya adalah lensa crop sensor, jenis lensa ini ditujukan untuk kamera dengan optik lebih kecil. Menyesuaikan ukuran lensa dengan bentuk dan ukuran dasar optik menjadi penting agar memaksimalkan lensa dalam kamera tersebut.

  1. Focal lensa yang juga menyesuaikan kebutuhan,

Sama halnya dengan ukuran, untuk kebutuhan lensa yang tepat perlu memperhatikan focal lensa tersebut yang juga ada dua macam. Pertama adalah fix lensa yang memiliki ukuran lebih kecil dan biasanya bisa didapatkan dengan harga yang miring. Jenis kedua ialah lensa zoom yang memiliki ukuran lebih besar bahkan bisa sangat besar untuk spesifikasi tertentu. Pemakaian lensa kamera zoom sering dipakai oleh kalangan profesional untuk menghasilkan foto yang dramatis. Lensa yang fokusnya tepat akan memberikan kesan luas atau menyempit sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga : Tips Memilih Aksesoris Kamera

  1. Harga yang mudah dijangkau,

Harga lensa untuk mempertajam kualitas bidikan kamera biasanya memang lumayan, namun Kita bisa juga mencari yang murah. Misal memilih jenis lensa fix yang memang dijual dengan harga yang tidak terlalu fantastis. Hasil jepretannya pun memuaskan karena berhasil mengabadikan obyek secara tajam bahkan jika diambil. Melalui tempat yang minim pencahayaan tidak akan mengurangi ketajaman warna foto yang dihasilkan. Namun jika menghendaki lensa yang lebih mahal tidak ada salahnya mengumpulkan uang sedikit demi sedikit. Sebab nantinya lensa dengan harga lebih akan memberikan hasil yang juga lebih baik dan memuaskan.

  1. Paham cara memaksimalkan lensa,

Kiat tepat lain yang tidak kalah penting agar tidak keliru memilih lensa ialah memahami cara pemanfaatan dari lensa itu sendiri. Sebagai pemula Kita wajib belajar banyak hal dari mereka yang sudah senior dan mengambil ilmu bermanfaat. Lensa terbaik dengan harga mahal akan kurang maksimal jika Kita terlalu sombong untuk belajar otodidak secara mutlak. Mengasah kemampuan menggunakan lensa kamera terbaik yang sudah dipilih bisa pula sering mengikuti lomba. Melihat hasil bidikan peserta lomba lain akan membantu Kita belajar memanfaatkan lensa dan trik lain agar hasil foto maksimal.