Tag Archives: kamera analog

Tipe Kamera Analog Pilihan Utama Para Pemula

Anda seorang pemula dalam hal kamera? Jika iya, ada baiknya jika Anda mencoba untuk memiliki dan menggunakan sebuah tipe dan jenis kamera analog yang bisa untuk menunjang kegiatan dan aktifitas Anda di dalam melakukan hal dengan kamera yang Anda miliki nanti. Sebagai seorang pemula, pastinya Anda juga masih dalam tahap belajar dan juga masih dalam tahan mencari tahu mengenai berbagai macam jenis dan juga berbagai macam ilmu di dalam menggunakan kamera untuk kebutuhan dan keperluan sehari-hari. Oleh sebab itulah, Anda bisa terlebih dahulu mencoba dengan menggunakan jenis kamera yang lebih mudah untuk digunakan dan di pelajari dengan baik sebelum Anda terjun menjadi seseorang yang profesional dengan menggunakan kamera yang lebih profesional juga.

Memiliki sebuah kamera yang bagus memang menjadi satu hal yang sangat menguntungkan bagi setiap orang yang memiliki dan menggunakan kamera tersebut. Tetapi yang jauh lebih penting dalam memiliki sebuah kamera yang bagus, tentu saja adalah kemampuan yang Anda miliki di dalam menggunakan sebuah kamera yang bagus tersebut. Percuma saja jika Anda memiliki sebuah kamera yang bagus dengan kualitas terbaik dan dengan harga yang mahal, jika kemampuan yang Anda miliki belum bisa untuk menggunakan dan memanfaatkan kamera yang bagus tersebut secara maksimal, karena hasil akhirnya akan sama saja dengan hasil dari kamera biasa.

 ada banyak sekali macam pilihan kamera analaog hanya di beritakamera.com

Tipe kamera analog memang menjadi salah satu pilihan utama yang banyak di pilih dan digunakan oleh mereka yang merupakan para pemula di dalam dunia kamera. Hal tersebut tentu saja sangat baik dan sangat bagus, dimana tentu saja mereka bisa untuk mempelajari dan juga bisa untuk mengasah kemampuan yang mereka miliki dengan baik, sebelum nantinya menggunakan kamera digital yang lebih canggih lagi. Oleh sebab itu untuk para pemula memang masih banyak yang lebih memilih untuk menggunakan kamera jenis analog yang lebih mudah untuk digunakan.

Pada dasarnya untuk bisa menghasilkan sebuah gambar atau foto yang bagus dan juga indah bukan hanya membutuhkan sebuah kamera yang bagus dan mahal saja. Hal lainnya yang juga lebih penting adalah bagaimana orang tersebut bisa menggunakan dan mengoperasikan kamera biasa yang bisa menghasilkan gambar akhir yang sempurna, karena memang kemampuan atau skill yang mereka miliki memang terbaik.

Setiap kamera memiliki kelebihan dan juga kekurangan masing-masing, yang dimana sebagai masyarakat yang membutuhkan hal tersebut, Anda harus bisa untuk memilih sebuah jenis kamera yang cocok dan sesuai dengan yang Anda butuhkan dan yang Anda kuasai. Begitu juga dengan sebuah kamera analog yang memiliki banyak kelebihan dan juga kemudahan di dalamnya, yang membuat lebih cocok untuk digunakan oleh para pemula.

 

Kecanggihan Kamera Analog Jika Dibandingkan dengan Kamera yang Lainnya

Seiring dengan berkembangnya dunia teknologi, terlebih pada teknologi jenis kamera, telah menampilkan berbagai macam serta jenis dengan menawarkan fitur yang berbeda-beda, meskipun kamera memiliki fungsi yang sama yaitu untuk melakukan pemotretan, namun berbeda jenis dan merk tentu berbeda pula pada fitur yang ditawarkannya. Misalnya saja pada kamera analog, yang mana jenis kamera ini sudah mulai tertinggal jauh. Karena banyak orang yang beranggapan bahwa kamera jenis analog itu merupakan kamera yang tidak praktis dan juga membutuhkan biaya yang banyak.

Memang pada kamera jenis yang satu ini memang akan menjadikan para penggunanya akan jauh lebih merepotkan jika dibandingkan dengan jenis kamera terbaru keluaran masa kini yang dapat dibawa dan digunakan dengan lebih praktis. Sedangkan pada jenis kamera ini harus melakukan proses dalam cuci cetak yang berguna untuk mengolah film dari hasil foto yang mana untuk dijadikan negatif film dan kemudian barulah bisa di cetak. Tentu hal ini berbeda lagi jika menggunakan kamera digital yang mana dengan menggunakan kamera digital maka hasil dari foto pun akan langsung dapat dilihat.

Memang pada kenyataannya kamera analog memang akan jauh lebih merepotkan, yang mana dengan seiring berkembangnya jaman, maka para pengguna teknologi pun merasa senang atas kehadiran kamera digital sebagai pengganti kamera yang jauh lebih praktis dan simple. Namun dibalik pada kekurangan camera jenis analog, disisi lain juga memiliki kelebihan yaitu sebagai yang ada di bawah ini:

  1. Memiliki resolusi gambar yang sangat besar, sedangkan pada kamera digital akan dibatasi pada besaran resolusi yang ada di foto, yang mana apabila foto dicetak dan melebihi dari pikselnya, maka hasil foto cetakan akan pecah.
  2. Tidak harus menggunakan baterai berbeda dengan kamera digital yang baru sekali potret saja harus menggunakan daya.
  3. Kamera jenis ini merupakan jenis kamera yang tahan banting dan termasuk awet juga. Sedangkan untuk kamera digital memiliki komponen yang sangat banyak dan juga sensitif, sehingga tidak jarang jika kamera digital rusak karena terbentur, terjatuh, terkena air atau pecah.
  4. Warna yang dihasilkan vivid atau mencolok yang menghasilkan gambar terlihat cerah sekali.
  5. Lebih ringan. Berbeda dengan kamera digital yang memiliki beban jauh lebih berat.

Sebenarnya banyak sekali kelebihan dari kamera analog jika dibandingkan dengan kamera digital, akan tetapi sayangnya jenis kamera yang merepotkan tersebut sudah banyak ditinggalkan, karena seiring berkembangnya jaman pun tidak akan ada orang yang ingin direpotkan. Segala sesuatunya menginginkan cara yang praktis, dengan begitu maka jika kamera jenis ini tertinggal sudah sangat wajar, karena jenis kamera yang jauh lebih praktis pun sudah banyak yang bermunculan.

 

 

Tips Mudah Merawat Kamera Analog Kesayangan

Industri fotografi kini semakin berkembang dengan munculnya berbagai produk kamera canggih di pasaran. Publik pun diuntungkan dengan adanya hal ini lantaran bisa memilih kamera yang diinginkan sesuai kebutuhan. Dalam dunia kamera, terdapat dua jenis kamera yang tersedia di pasaran yaitu kamera analog dan kamera digital. Di masa modern ini, banyak yang lebih suka menggunakan kamera digital untuk memotret lantaran praktis dan lebih mudah, padahal kamera jenis analog pun mampu memberikan kualitas gambar tak kalah baik.

Mungkin masih banyak di antara Anda yang belum tahu perbedaan antara kamera jenis analog dan digital, padahal dengan mengetahuinya maka Anda bisa lebih faham akan jenis kamera yang ada. Untuk itu, berikut ini perbedaannya:

  • Kamera analog:
  • Masih memakai media berupa pita film untuk menangkap gambar.
  • Data gambarnya berupa bentuk film yang harus diproses untuk bisa mendapat foto cetakannya.
  • Kamera jenis ini mampu menangkap seluruh warna pantulan matahari dan cukup sensitif.
  • Kamera ini juga merekam dengan penggunaan film negatif berwarna dan juga film positif serta hitam putih.
  • Kamera digital:
  • Kamera digital mampu menyimpan gambar dalam bentuk digital sehingga bisa dinikmati hasil tangkapan gambarnya setelah pemotretan.
  • Kamera ini belum mampu dalam menangkap keseluruhan warna pantulan matahari namun hasilnya lebih kontras.
  • Kamera digital merekam dengan pixel.

Memang dapat diakui jika di zaman serba praktis dan modern ini, kamera digital lebih sering dipakai karena memberikan berbagai kemudahan dalam memotret. Namun bukan berarti kamera jenis analog tidak memiliki penggemar karena ternyata masih banyak juga yang memakainya. Berikut ini beberapa tips dalam merawat kamera jenis analog:

  • Rawatlah body kamera dengan selalu membersihkannya menggunakan kain lembut, blower serta cairan pembersih. Hal ini lantaran kamera jenis ini body umumnya adalah terbuat dari alumunium dan besi.
  • Selanjutnya untuk merawat lensa, Anda bisa membersihkannya menggunakan blower untuk menghilangkan semua debu. Kemudian lap saja lensa kamera dengan tissue khusus lensa sehingga lensa tidak cacat.
  • Untuk menyimpan kamera, usahakan memakai dry box sehingga suhu dan kelembaban di dalamnya bisa terjaga dan tidak merusak kamera. Sedangkan untuk penyimpanan dalam jangka waktu yang cukup lama bisa juga dengan dry box, namun untuk yang tidak memiliki dry box bisa menyimpannya di dalam lemari baju yang diberi kamper.

Itulah beberapa tips dalam merawat kamera analog Anda sehingga tetap memiliki kualitas yang baik saat akan dipakai. Cara merawat kamera jenis digital dan analog sendiri hampir sama, yaitu sama-sama harus dibersihkan dan lebih dijaga saat penyimpanan sehingga bisa lebih tahan lama untuk dipakai nantinya.

Tips Memilih Kamera Analog Idaman yang Tepat untuk Anda

Di zaman yang serba modern ini, sudah menjadi biasa jika setiap orang selalu menuntut segala sesuatu yang praktis dan mudah. Hal ini pun terbukti dengan munculnya kamera digital sebagai pembaharuan dari kamera model sebelumnya yaitu kamera analog. Kamera digital memang lebih simpel dalam penggunaan, praktis dan memudahkan, bahkan untuk para pemula. Berbeda dengan kamera manual yang lebih ribet dan kurang praktis karena masih memakai film di dalamnya.

 

Masih banyak sekali perdebatan di forum internet terkait pemilihan kamera yang tepat. Meski begitu, perdebatan seperti ini sebetulnya tidak diperlukan karena kedua kamera ini berbeda. Untuk pemilihannya sendiri, maka bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda saja, bukan harus diperdebatkan. Untuk yang lebih memihak kepada kamera manual sendiri memiliki berbagai macam alasan seperti kamera ini lebih artistik, ingin belajar fotografi dan masih banyak lagi.

 

Jika Anda memang ingin memilih kamera analog, maka berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

 

  • Pertama, Anda harus memperhatikan dari segi ketersediaan baterainya, apakah baterai tersebut masih diproduksi dan banyak tersedia di pasaran atau tidak, terutama pada kamera jenis analog yang full manual. Hal ini lantaran baterai sangat penting untuk kamera.
  • Selanjutnya adalah terkait ketersediaan lensa yang ada di pasaran. Tak hanya kamera digital saja yang membutuhkan lensa, karena kamera manual juga membutuhkannya. Bagi yang memilih kamera jenis fixed lens, maka tenang karena jenis lensanya tidak perlu diganti. Namun bagi yang memilih jenis SLR, maka harus waspada akan hal ini.
  • Selanjutnya adalah dari segi ukuran filmnya. Pastikan untuk mengetahui ukuran film dari kamera yang akan Anda pilih, apakah 35 mm, 120 mm atau jenis medium format. Hal ini diperlukan sehingga Anda bisa memilih jenis film yang pas nantinya sebelum mengoperasikan kamera.

 

Setelah Anda sudah mengetahui kamera seperti apa yang ingin dibeli, selanjutnya lakukan tes pada kamera tersebut yaitu dengan cara:

 

  • Shutter speed – coba tes shutter speed tersebut, apakah tombolnya pas dan langsung menjepret atau tidak dan lainnya.
  • Diafragma lensa – dari segi bukaan ini juga perlu dicek dan pastikan agar kamera yang dipilih lancar ketika bukaan sehingga lebih mudah dalam menjepret gambarnya.
  • Shutter blades – selanjutnya tes juga bagian shutter blades dan hindari kamera dengan shutter blades yang sudah berlubang karena film di dalamnya bisa dengan mudah terbakar.
  • Light sealing – periksa juga semua bagian tepi pintu yang memungkinkan cahaya untuk masuk ke dalam. Cek kembali apakah karet dari seal tersebut dalam kondisi baik atau tidak.

 

Itulah beberapa tips dalam memilih kamera analog idaman Anda. Pastikan untuk membeli hanya di toko yang terpercaya sehingga mendapat kualitas kamera yang terbaik.

Kamera Analog Canon Canonet QL17

Meskipun kini telah hadir teknologi terbaru pada kamera digital, namun sosok kamera analog tetap dirindukan oleh beberapa pecintanya. Alasannya, kamera analog hadir dengan nuansanya sendiri. Ia unik dan antic untuk dimiliki. Sebab, sejak teknologi photography mengalami perkembangan yang begitu pesat, kamera analog mulai ditinggalkan dan diam-diam menjadi barang yang mulai langka. Karena langka inilah, kamera kamera analog menjadi antik dan kadang dibandrol dengan harga yang cukup mahal. Kamera analog juga biasanya hadir dalam balutan desain yang unik. Namun, sebelum membeli kamera analog anda juga harus mempertimbangkan kualitasnya pula. Berikut adalah salah satu rekomendasi kamera analog canon canonet QL17 keluaran dari Canon. Inilah beberapa spesifikasi yang mungkin bisa menjadi pertimbangan.

  • Camera 35 mm

Camera ini hadir dengan kualitas kamera berukuran 35 mm. Ukuran ini adalah ukuran sedang membuat aktivitas berfoto anda menjadi mudah dan praktis. Camera ini cukup untuk melakukan perburuan gambar-gambar menarik. Anda bisa mendapatkan gambar yang sempurna dari kamera analog canon QL17 ini. Sungguh sebuah kamera yang mampu memuaskan nafsu berburu foto anda. Anda tak akan menyesal bila berburu gambar dengan kamera analog ini.

  • Finder praktis

Dibandingkan dengan kamera SLR, kamera analog canon canonet QL17 ini dibekali dengan finder yang praktis. Jadi, finder ini mampu memudahkan para penggunanya jika ingin berburu gambar-gambar menarik. Tentu saja, dengan finder praktis ini, kemudahan berburu foto dengan kamera analog akan menyamai kemudian ketika berburu dengan kamera digital. Dengan finder ini, tentu saja kamera analog canon canonet akan hampir menyamai kualitas kamera canon canoet QL17.

Baca Juga:  Ragam Kamera Analog

  • Lensa 40 mm

Lensa menjadi perangkat yang paling penting pada kamera. Jenis kamera apa pun, sangat dipengaruhi perfomanya oleh kualitas lensa. Karen lensa merupakan ujung panah dari sebuah kamera. Secanggih apa pun kamera anda, kualitas lensa adalah yang utama dan pertama. Lensa inilah yang berperan untuk memicu hasil gambar dengan reslusi tinggi.

  • Desain retro

Hal yang paling menonjol sebenarnya dari sebuah kamera analog adalah desain case yang dimilikinya. Kamera analog biasanya hadir dalam balutan nuansa retro yang juga ada vintage. Kamera anolog canon canonet Q17 ini memenuhi standar itu. Karena kamera ini hadir dengan desain unik yang menghadirkan suasana feminine. Dan tentu saja, sangat asyik dibawa kemana-mana karena desainnya yang portable.

Anda para pecinta kamera vintage dan kamera analog tak boleh mengabaikan kehadiran kamera ini. Kamera canon canonet Q17 ini hadir untuk anda para pecinta photography. Cocok juga untuk kalian para traveler hipster yang ingin mencatat jejak pemandangan traveling dengan kamera. Sebab, kamera ini, selain asyik untuk berfoto, juga asyik untuk bergaya.

Ragam Kamera Analog

Ragam Kamera Analog—di dunia ini ada dua buah jenis kamera. Yaitu kamera Analog dan kamera Digital. Keduanya mempunyai fungsi yang sama, namun dengan sistem operasional yang berbeda. Kamera Analog atau yang biasa disebut dengan kamera SLR adalah kamera yang mempunyai sistem kerja dengan cara menyalurkan cahaya yang dibidik langsung ke kedua tempat sekaligus. Yaitu menuju ke Focal plane dan View vinder. Sehingga hasil foto yang dijepret akan sama persis dengan foto yang dihasilkan.

Sedangkan kamera Digital menggunakna lensa ganda sebagai refelksi penangkapan cahayanya. Dimana perna utama dipegang oleh auto focus dan Zoom. Dan kalau dilihat dari segi penyimpanan, kedua jenis kamera ini mempunyai model penyimpanan yang jauh berbeda. Di kamer analog, media penyimpanan mereka adalah kamera roll 35 mm sedangkan kamera DSLR menggunakna memorycard sebagai media penyimpanannya.

Walaupun mungkin di zaman canggih ini keberadaan kamera analog tersingkirkan, namun ada sebagian orang di seluruh muka bumi ini yang masih menggunakannnya. Jika anda salah seorang yang hendak mencari kamera Analog ini, berikut kami bocorkan beberapa diantaranya.

  • Olympus Trip 35

Kamera analog ini berjenis Point and Shoot. Atau biasa dipanggil dengan sebutan kamera saku. Bentuknya mini dan mempunyai desain retro. Daya baterai yang digunakna pun sangat kecil. Kamera analog ini dipasaran dibanderol sekitar 400 ribu.

  • Fujica M1

Sama-sama berjenis Point and Shoot. Desain unik dan model ringkas. Hanya 200 ribu saja anda sudah dapat memilikinya.

  • Pentax K1000

Salah satu kelebihan kamera Analog ini adalah mempunyai daya tahan yang luar biasa. Dan bahkan foto yang dihasilkan ajaib. Harga kamera analog ini cukup ramah di kantong anda. Yaitu sekitar 400 ribu.

  • Nikon FM2

Selain Pentax K1000, kamera analog yang mempunyai daya tahan yang luar biasa kuat adalah Nikon FM2. Bodynya banyak menggunakna metal dan agak tarasa sedikit lebih berat dari kamera sejenisnya. Kamera ini mempunyai Shutter speednya hingga 1/4000. Harganya sedikit lebih mahal dibanding teman-temannya di atas. Yaitu sekitar 700 ribu.

  • Canonet QL 17

Kamera analog satu ini berjenis range finder. Lensanya mempunyai ukuran 40 mm. Kelebihan kamera analog ini mempunyai tingkat steady yang dahsyat. Hingga anda akan mendapatkan foto-foto berlatar bokeh segi enam yang luar biasa. Harga di pasaran sekitar 700 ribu.

  • Ricoh GX-1

Lensa kamera analog ini berukuran 40 mm. Hasil foto yang dihasilkna mempunyai kualitas warna yang jauh lebih baik. Ingin memilikinya? Siapkan dana sekitar 500 ribu.

  • Yashica FX Super 2000

Kamera analog ini telah menggunakan lensa berukuran 50 mm. Hasil kamera memang tidak tajam. Cenderung soft dan dengan bokeh yang luar biasa menarik. Harga yang dibanderol untuk kamera ini sekitar 600 ribu.

Mengenal Definisi Kamera Analog

Kamera analog adalah kamera yang menggunakan media rekaman semakin berubah, yang dapat berupa proses kimia berdasarkan (misalnya, film fotografi atau piring) atau elektronik (misalnya, vidicon atau CCD sensor). Selama lebih dari seratus tahun, ini adalah satu-satunya jenis. fotografi analog telah datang berarti sesuatu yang “tidak digital” meskipun beberapa kontroversi atas pertanyaan apakah penggunaan film adalah proses analog benar.

Dalam kamera analog, film menggunakan proses gelatin-silver, cahaya yang jatuh pada emulsi fotografi yang mengandung halida perak tercatat sebagai gambar laten. Gambar laten dikenakan pengolahan fotografi, yang membuatnya terlihat dan tidak sensitif terhadap cahaya.

Dalam kamera video atau kamera digital lainnya, sinyal ditangkap dengan tabung kamera video atau  ditambah sensor perangkat, perangkat analog yang mengirimkan gambar untuk didigitalkan dan diproses oleh elektronik kamera. sinyal dapat ditransmisikan atau direkam pada perangkat penyimpanan untuk pemutaran nanti.

Kamera analog sering digunakan sebagai judul bagi mereka yang tertarik untuk bekerja dengan, atau bekerja dengan jenis yang lebih tradisional dari fotografi; komunitas online yang didedikasikan telah didirikan di mana seperti individu atau bersama-sama berbagi dan mengeksplorasi praktik fotografi secara analog. fotografi secara analog ini telah menjadi jauh lebih populer dengan generasi muda yang telah menjadi semakin tertarik pada praktik fotografi tradisional; penjualan kamera berbasis film mulai melambung saat ini , dan para anak-anak zaman sekarang telah terlihat lebih memilih dan menyukai beberapa teknologi abad ke-19. Semakin pesatnya teknologi, memang tak bisa dipungkiri banyak kamera-kamera modern yang bermunculan dengan kualitas digital, cepat dan mudah.

Polaroid pernah menjadi kekuatan dalam fotografi instan analog. Menghadapi revolusi digital, Polaroid menghentikan produksi film instan analog pada tahun 2008. Sebuah perusahaan bernama Imposibel Proyek membuat mesin produksi Polaroid untuk memproduksi film instan baru untuk kamera Polaroid vintage dan untuk menghidupkan kembali teknik fotografi analog Polaroid. Dan bagi para pencinta fotografi analog tentu hal tersebut sangatlah menggembirakan. Karena tentunya mereka akan mengeksplor dan lebih kreatif.

Film hitam putih masih diproduksi pada tahun 2013, meliputi:

   Adox CHS 100

   Adox CHS 25

   Adox CMS 100

   Adox Silvermax

   Film Washi “W” 25

   FOMA FOMAPAN 100 Klasik [3]

   FOMA FOMAPAN 200 Creative

   FOMA FOMAPAN 400 Action

   FOMA FOMAPAN R 100

   FOMA RETROPAN 320 lembut

   FujiFilm Neopan Acros 100

   Ilford Pan F Ditambah 50

   Ilford HP5 Ditambah 400

   Ilford FP4 Ditambah 125

   Ilford Delta 100

   Ilford Delta 400

   Ilford Delta 3200

   Ilford XP2 super

   Ilford SFX 200

   Kentmere 400

   Kodak TMX 100

   Kodak TMY-2 400

   Kodak TRX 400

   ORWO UN 54 [4]

   ORWO N 74

Daftar Harga Kamera Analog Berbagai Merek Terbaru, Januari 2017

Kamera analog berbeda dengan kamera digital. Analog hanya berfungsi sebagai penyimpan gambar saja. Tapi perkembangan kamera type analog memang masih banyak diburu bagi mereka yang gemar akan fotografi secara manual.

Jika anda sedang mencari informasi harga kamera analog di bawah ini, kami telah merangkumnya di bawah ini sebagai berikut.

   Fujifilm Instax Polaroid Mini Hello Kitty

   Rp1.449.000

   Fujifilm Polaroid Instax Harajuku Combo Mini 8 – Blue, Pink, Yellow

   Rp899.000

       Fujifilm Instax Polaroid Mini 90 Neo Classic (Brown)

   Rp1.999.000

    Fujifilm Instax Harajuku Combo

   Rp760.000

       FUJIFILM Instax Share sp-1

   Rp1.850.000

       Kamera Fujifilm Polaroid Instax 25s

   Rp1.295.000

   Fujifilm Instax Share Sp-1 Tanpa Refill ..,,..,,

   Rp2.788.500

     Kamera Analog Pocket Pentax Espio 928m

   Rp550.000

     Fujifilm Instax Polaroid Mini Hello Kitty

   Rp1.449.000

  Fujifilm Polaroid Instax Harajuku Combo Mini 8 – Blue, Pink, Yellow

   Rp899.000

       Fujifilm Instax Polaroid Mini 90 Neo Classic (Brown)

   Rp1.999.000

       Fujifilm Instax Harajuku Combo

   Rp760.000

   Kamera Analog Pocket Pentax Espio 928M

   Rp550.000

       Lensa Manual/analog Canon Fl 35mm F3.5 Lengkap Case Ori

   Rp575.000

      Kamera Analog Nikon F50 Dan Lensa Nikkor 3580mm

   Rp1.013.000

       Fujifilm Instax Polaroid Mini Hello Kitty

   Rp1.449.000

    Fujifilm Instax Polaroid Mini 90 Neo Classic (Brown)

   Fujifilm Instax Polaroid Mini 90 Neo Classic (Brown)

   Rp1.999.000

       Fujifilm instax Harajuku Combo

   Rp760.000

       Fujifilm Instax Mini 70 Bnib Yellow

   Rp1.800.000

       Fujifilm Instax Mini 8 S Polaroid

   Rp750.000

       Kamera Analog Yunon MF 2000 T

   Rp150.000

       Fujifilm Instax Mini 50s Camera (Piano Black)

   Rp1.499.000

       Kamera Bilora Bonita 66 Kamera Antik

   Rp3.000.000

       Olympus Vintage Camera/ Kamera Analog

   Rp1.600.000

       Kamera Analog Konica Z-Up 60 & Konica X-Three

   Rp150.000

Baca Juga: Kamera DSLR Murah Meriah untuk Pemula

     Kamera Analog Canon Bf

   Rp900.000

       Fujifilm Instax Mini 8 White / Polaroid

   Rp650.000

       Fujifim Instax Mini 8 Harajuku Combo Kit – Grape

   Rp899.000

   Fujifilm Instax Mini 8 Camera (Grape)

   Rp695.000

     Kamera Polaroid Viva Hijau.

   Rp180.000

       Kamera Hello Kitty / Fujifilm Instax Polaroid 8 Kitty Special Limited Edition + Free Bonus

   Rp3.950.000

     Fujiflm Instax Mini 70 Free 3 Pack Paper Film Motif – Yellow

   Rp1.849.000

   Fujifilm Instax Mini 90 Neo Classic Mint

   Rp1.500.000

       Kamera Polaroid Fujifilm

   Rp550.000

       Fujifilm Instax Harajuku Combo

   Rp760.000

       FUJIFILM Instax Share sp-1

   Rp1.850.000

       Kamera Fujifilm Polaroid Instax 25s

   Rp1.295.000

  Fujifilm Instax Share Sp-1 Tanpa Refill ..,,..,,

   Rp2.788.500

     Kamera Analog Pocket Pentax Espio 928m

   Rp550.000

    Fujifilm Instax Polaroid Mini Hello Kitty

   Rp1.449.000

  Fujifilm Polaroid Instax Harajuku Combo Mini 8 – Blue, Pink, Yellow

   Rp899.000

     Fujifilm Instax Polaroid Mini 90 Neo Classic (Brown)

   Rp1.999.000

   Fujifilm Instax Harajuku Combo

   Rp760.000

  Kamera Analog Pocket Pentax Espio 928M

   Rp550.000

   Lensa Manual/analog Canon Fl 35mm F3.5 Lengkap Case Ori

   Rp575.000

Note

*Harga kamera analog di atas sewaktu-waktu bisa berubah

4 Kelebihan Kamera Analog

kelebihan kamera analog

Sebelum Kita kenal dengan kamera digital, dahulu jauh sebelumnya Kita lebih seiring bersinggungan dengan kamera analog. Seiring berjalannya masa kamera jenis ini mulai terlupakan dengan munculnya kamera model baru dengan teknologi baru. Kamera digital menjadi salah satu penyebab mengapa kamera yang model analog mudah dilupakan masyarakat. Bersama kamera digital nyaris semua orang bisa memiliki dan menggunakannya tanpa perlu belajar banyak mengenai ilmu pemotretan. Meski begitu ada sekian kelebihan dari kamera jenis analog yang tidak akan tergantikan oleh kamera digital, berikut ini:

  1. Tidak terbentur dengan resolusi

Bagi pengguna kamera digital tentunya akan sangat akrab dengan istilah resolusi, semakin tinggi resolusi dan kerapatan optiknya. Maka hasil foto dari kamera tersebut akan lebih bagus dengan warna-warna yang tentunya lebih kuat. Sayangnya resolusi yang tinggi akan mahal dan mudah pecah jika dicetak dengan ukuran kertas lebih lebar. Berbeda dengan analog, dimana tidak mengenal batasan dalam istilah resolusi. Sehingga bisa dicetak dengan kertas ukuran berapapun dan dijamin tidak akan pecah sehingga foto nampak lebih sempurna.

  1. Tidak terkendala baterai yang habis

Kamera digital secanggih dan semahal apapun akan terbatasi pemanfaatannya oleh energi baterai yang ada. Model baterai kamera digital ada dua macam, yakni yang dicharge maupun dengan baterai biasa seperti yang digunakan pada jam dinding. Jika teledor saat hendak bepergian dengannya tidak dicharge atau diganti baterainya dengan yang baru. Maka jangan menyesal jika kamera di saku tidak bisa digunakan lantaran kehabisan baterai. Berbeda cukup jauh dengan kamera analog sebab tidak menggunakan baterai sehingga bisa digunakan kapan saja. Kita tidak perlu berurusan dengan kabel dan mengecek berulang kali untuk memastikan kamera bisa digunakan.

  1. Bagian atau bahan kamera yang lebih tahan lama

Banyak pemilik kamera digital yang mengeluhkan ketika kameranya rusak karena kemasukan sedikit air, terbentur maupun jatuh ke lantai. Hal ini lumrah terjadi karena komponen yang terdapat di dalam kamera digital mayoritas dari komponen yang lebih sensitif. Teledor sedikit saja bisa mengurangi atau bahkan membuatnya tidak berfungsi secara normal. Namun kamera jenis analog cukup wantek, komponen yang ada di dalamnya tergolong kuat dan tahan lama. Bersama kamera ini Kita tidak perlu khawatir mudah rusak jika mengalami benturan atau kecelakaan kecil.

  1. Warna gambar tergolong vivid

Istilah vivid memiliki arti bahwa gambar yang dihasilkan oleh sebuah kamera akan lebih apa adanya sesuai dengan kondisi obyek. Maka jangan heran jika melihat cetakan foto kamera jenis ini lebih mencolok dengan susunan warna yang hidup dan menarik. Sementara kamera digital akan mengalami penurunan kualitas warna disebabkan oleh kemampuan olah lensa yang terbentur oleh resolusi, pencahayaan, dan sebagainya. Merasa rugi dan ketinggalan zaman dengan kamera analog? Sebaiknya berpikir ulang mengingat kelebihan kamera jenis ini sangat bermanfaat.

Ciri Khas Kamera Analog

ciri khas kamera analog

Meluasnya penggunaan kamera digital membuat kamera analog semakin tersingkirkan. Repot dan tidak praktis, dan sudah ketinggalan zaman, adalah alasan yang banyak digunakan orang yang meninggalkan kamera ini. Namun sekarang ini kamera non-digital menikmati kepopuleran sendiri di kalangan terbatas, terutama mereka yang lebih memilih hasil jepretannya, yang dianggap lebih baik daripada kamera digital manapun.

Kamera dengan jenis analog ini sendiri sebenarnya merupakan kamera yang menggunakan film seluloid untuk mengambil gambar. Beberapa hal yang menjadi ciri khas dari kamera ini adalah:

  • Memiliki 3 buah elemen, yaitu optik, kimia, dan mekanik.
  • Elemen optik merujuk pada penggunaan lensa, elemen kimia merujuk pada proses cuci cetak film seluloid untuk mendapatkan gambar, sementara elemen mekanik adalah tentang body dan juga komponen pada kamera tersebut.
  • Gambar tak bisa dilihat langsung secara instan, melainkan harus menggunakan proses cuci cetak lebih dahulu di kamar gelap.

Meskipun sudah tak sepopuler dulu, kalangan terbatas masih menggunakan kamera analog tersebut. Ini disebabkan karena beberapa kelebihan kamera tersebut, seperti:

  1. Resolusi besar

Hasil jepretan tak akan pecah walaupun dicetak dalam ukuran berapa pun, selama ada peralatannya.

  1. Tak ada noise

Hasil gambar tak mempunyai noise seperti pada kamera digital karena tak adanya piksel. Meski demikian, analog mempunyai masalah gambar yang grainy, meski lebih sering dianggap sebagai seni.

  1. Tidak menggunakan baterai

Baterai hanya diperlukan jika butuh light meter serta eksposur, bukan untuk memotret. Anda tak perlu khawatir kamera kehabisan baterai.

  1. Warna lebih mencolok

Warna yang dihasilkan lebih cerah, mencolok, dan sangat colorful, lantaran bisa menangkap sinar sesuai situasi.

  1. Tahan banting

Awet karena tak banyak komponen elektronik sensitif di dalamnya.

  1. Melatih mengambil foto

Lantaran foto yang sudah diambil tak bisa dihapus, sehingga harus berlatih mengambil secara tepat.

Jenis kamera yang menggunakan sistem analog ini sendiri ada bermacam-macam, beberapa di antaranya adalah:

  • Kamera SLR – Single Lens Reflex, hanya pakai 1 lensa untuk melihat obyek dan mengambil gambar.
  • Kamera TLR – Twin-Lens Reflex, punya 2 buah lensa dengan fungsi sama seperti SLR.
  • Point and Shoot – kamera saku, cukup bidik dan tekan tombol.
  • Range Finder – mirip SLR, tapi bisa menentukan jarak dan fokus, memberikan foto akurat.
  • Pinhole – tak memakai lensa tapi lewat proyeksi cahaya, sehingga sangat bergantung pada lighting.

Berhubung ketika memakai kamera analog Anda tak mendapatkan banyak bantuan teknologi dan setting masih manual, kamera ini dianggap sebagai kamera yang sangat tepat bagi orang yang benar-benar berminat belajar tentang fotografi. Merk-merk yang tersedia di pasaran termasuk nama-nama besar seperti Nikon dan Canon, meski merk seperti Yashica dan Olympus juga sering dipakai.