Tag Archives: Ciri Khas Kamera Analog

Ciri Khas Kamera Analog

ciri khas kamera analog

Meluasnya penggunaan kamera digital membuat kamera analog semakin tersingkirkan. Repot dan tidak praktis, dan sudah ketinggalan zaman, adalah alasan yang banyak digunakan orang yang meninggalkan kamera ini. Namun sekarang ini kamera non-digital menikmati kepopuleran sendiri di kalangan terbatas, terutama mereka yang lebih memilih hasil jepretannya, yang dianggap lebih baik daripada kamera digital manapun.

Kamera dengan jenis analog ini sendiri sebenarnya merupakan kamera yang menggunakan film seluloid untuk mengambil gambar. Beberapa hal yang menjadi ciri khas dari kamera ini adalah:

  • Memiliki 3 buah elemen, yaitu optik, kimia, dan mekanik.
  • Elemen optik merujuk pada penggunaan lensa, elemen kimia merujuk pada proses cuci cetak film seluloid untuk mendapatkan gambar, sementara elemen mekanik adalah tentang body dan juga komponen pada kamera tersebut.
  • Gambar tak bisa dilihat langsung secara instan, melainkan harus menggunakan proses cuci cetak lebih dahulu di kamar gelap.

Meskipun sudah tak sepopuler dulu, kalangan terbatas masih menggunakan kamera analog tersebut. Ini disebabkan karena beberapa kelebihan kamera tersebut, seperti:

  1. Resolusi besar

Hasil jepretan tak akan pecah walaupun dicetak dalam ukuran berapa pun, selama ada peralatannya.

  1. Tak ada noise

Hasil gambar tak mempunyai noise seperti pada kamera digital karena tak adanya piksel. Meski demikian, analog mempunyai masalah gambar yang grainy, meski lebih sering dianggap sebagai seni.

  1. Tidak menggunakan baterai

Baterai hanya diperlukan jika butuh light meter serta eksposur, bukan untuk memotret. Anda tak perlu khawatir kamera kehabisan baterai.

  1. Warna lebih mencolok

Warna yang dihasilkan lebih cerah, mencolok, dan sangat colorful, lantaran bisa menangkap sinar sesuai situasi.

  1. Tahan banting

Awet karena tak banyak komponen elektronik sensitif di dalamnya.

  1. Melatih mengambil foto

Lantaran foto yang sudah diambil tak bisa dihapus, sehingga harus berlatih mengambil secara tepat.

Jenis kamera yang menggunakan sistem analog ini sendiri ada bermacam-macam, beberapa di antaranya adalah:

  • Kamera SLR – Single Lens Reflex, hanya pakai 1 lensa untuk melihat obyek dan mengambil gambar.
  • Kamera TLR – Twin-Lens Reflex, punya 2 buah lensa dengan fungsi sama seperti SLR.
  • Point and Shoot – kamera saku, cukup bidik dan tekan tombol.
  • Range Finder – mirip SLR, tapi bisa menentukan jarak dan fokus, memberikan foto akurat.
  • Pinhole – tak memakai lensa tapi lewat proyeksi cahaya, sehingga sangat bergantung pada lighting.

Berhubung ketika memakai kamera analog Anda tak mendapatkan banyak bantuan teknologi dan setting masih manual, kamera ini dianggap sebagai kamera yang sangat tepat bagi orang yang benar-benar berminat belajar tentang fotografi. Merk-merk yang tersedia di pasaran termasuk nama-nama besar seperti Nikon dan Canon, meski merk seperti Yashica dan Olympus juga sering dipakai.