Mengenal Filter Kamera Pada Fotografi

Mengenal Filter Kamera Pada Fotografi—salah satu peranti yang sering digunakan oleh seorang fotorgafer adalah filter. Ya filter kamera memegang peranan cukup penting dalam menentukan hasil sebuah foto. Penggunaan filter akan lebih maksimal jika kita mengetahui kelebihan-kelabihan dari masing-masing filter tersebut. Pasalnya banyak juga dari fotografer yang tidak cermat dalam penerapan filter. Penggunaan filter yang kurang tepat dengan objek yang dibidik akan membuat hasil foto kurang menarik dan tampak dimanipulasi dengan kasar.

Pada dasarnya fungsi filter kamera terbagi menjadi dua. Yakni filter teknis dan filter kreatif. Filter Polarisasi, filter Neutral Density, Filter Correction, 80,81 adalah filter-filter yang masuk ke dalam bagian Filter Teknis. Mereka memiliki fungsi untuk mengoreksi foto. Sedangkan filter jenis kreatif berguna untuk memberi efek-efek lain. Seperti untuk menimbulkan kesan gerak, kesan romantis dan lain-lain. Yang termasuk dalam filter kreatif ini contohnya adalah, gardual, diffuser atau soft, star, galaksi dan banyak lagi.

Filter Polarisasi merupakan filter kamera yang paling sering digunakan oleh kebanyakan fotografer. Filter ini terbagi dalam dua jenis. Yaitu Linier dan Circular. Filter circular mempunyai garis-garis polarisasi melingkar. Berguna untuk menghilangkan refleksi dari permukaan non metal (bukan logam). Contohnya seperti pantulan permukaan air, kaca mobil, kaca etalase. Keguanan lainnya adalah mencerahkan warna dengan tidak mengubah warna aslinya, meningkatkan kontras. Sementara Filter Linier memiliki garis-garis polarisasi sejajar. Kegunaannya antara lain adalah mengurangi refleksi, menggelapkan atau memekatkan warna biru langit, baik pada foto hitam putih maupun berwarna.

Filter Neutral Density berguna untuk mengurangi atau menahan pencahayaan yang akan masuk sampai ke film, tanpa menimbulkan efek apa pun terhadapnya. Terkadang fotografer kerap dihadapkan pada situasi dimana hendak menggunakan aperture besar, namun cuaca sangat terang/ cerah, atau bisa juga film yang digunakan ber-ISO tinggi. Nah, filter Neutral Density inilah jalan keluarnya. Ya langit cerah terkadang justru menjadi kendala bagi fotografer outdoor. Perbedaan kontras yang tinggi kadangkala menyyulitkan fotografer untuk mndapatkan detail yang bagus. Sekalinya tercapai, pasti akan ada bagian yang dikorbankan menjadi over atau under.

Untuk mengatasi hal ini, anda dapat menggunakan filter gradasi ND (Graduated neutral density). Filter ini terdiri dari setengah bagian bening (netral) dan setengah bagian lagi adalah bagian ND, dengan kekuatan ND2, ND4 dan seterunsnya. Filter ND2 ini akan mengurangi pencahayaan hingga 2 stop, sedangkan filter ND4 mengurangi pencahayaan 4 stop—misal ISO 3200 akan menjadi ISO 2000).

Akhirnya penggunaan filter kembali lagi pada anda sang fotografer dalam membaca feeling kamera dan objek yang akan dibidik. Ini dperlukan jam terbang yang tinggi. Jadi sering-seringlah memotret banyak hal dan pertajam feeling dalam penggunaan filter. penggunaan filter kamera yang cermat akan memberikan hasil yang tepat.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *