Category Archives: Tips & Trik

Tips Perawatan Kamera Video Handycam Yang Benar

Kamera video atau handycam merupakan perangkat elektronik yang fungsinya untuk merekam peristiwa dalam bentuk gambar hidup. Seperti barang elektronik pada umumnya, handycam perlu perawatan. Berikut ini informasi berupa tips perawatan kamera video yang baik dan benar.

Membersihkan kamera merupakan hal wajib yang harus dilakukan, seperti: membersihkan lensa agar gambarnya berkualitas. Membersihkan bagian lensa harus dilakukan dengan hati-hati, karena lensa merupakan bagian yang paling sensitif. Gunakan pembersih khusus lensa. Lebih Jelasnya simak ulasannya berikut ini.

Perawatan Baterai

Jangan meninggalkan baterai terpasang dalam camcorder jika tidak sedang digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dilakukan agar kondisi baterai tetap awet.

Tempat Penyimpanan

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan dalam hal perawatan kamera adalah tepat penyimpanan. Jangan menyimpan baterai di tempat yang lembab dan terkena matahari langsung. Tempat yang lembab mengundang datangnya jamur, sedangkan sinar matahari bisa menyebabkan perangkat hardware di dalam handycam cepat rusak.

Saat berpergian gunakan tas khusus kamera, karena dikhawatirkan jika disatukan dengan barang-barang lainnya tergores. Selain itu menggunakan tas kamera dapat mencegah kamera terkena benturan.

Perawatan Kaset Dari Camcorder

Jika tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama sebaiknya kaset dari camcorder dilepaskan. Kaset yang disimpan terlalu lama dan tidak digunkan bisa menyebabkan pita bagian kepalanya menempel.

Saat akan memasukkan kaset video kondisi perangkat harus benar-benar dingin. Kelembaban udara yang hangat dapat merusak kaset menempel pada bagian drum sehingga kaset rusak dan merusak video head.

Selain itu jangan meninggalkan kaset camcorder di dalam mobil atau tempat yang terkena panas. Jangan menaruh label pada kaset camcorder dimana label berlawanan dengan pembuka kaset. Hal ini bisa menyebabkan kaset menyangkut di dalam.

Baca Juga:Perawatan Kamera DSLR Yang Benar Agar Lebih Awet Dan Tahan Lama

Hindari menggunakan kaset bekas, kecuali baru dipakai 1-2 kali dan simpan kaset di tempat yang jauh dari debu.

Peralatan Membersihkan Kamera

Alat untuk membersihkan kamera video tidak boleh sembarangan. Sebaiknya gunakan pembersih khusus untuk membersihkan bagian lensa dan camcorder. Gunakan kain yang halus, lembut dan tidak mengandung serat. Karena dikhawatirkan serat akan menempel di lensa.

Perlakuan Penggunaan Kamera Video

Hindari penggunaan fasilitas REW/FF pada kamera, jangan terlalu sering menggunakan fasilitas manual terutama pada waktu merekam di luar ruangan. Hindari air laut kamera air laut mengandung zat garam yang bisa menyebabkan bagian kamera yang terbuat dari besi terkena karat.

Selain itu hindari kapur barus karena dapat merusak bagian printed circuit board (PCB) yaitu tempat dimana chip elektronik kamera terpasang. Uap pada kapur barus bisa menyebabkan flek pada kamera.

Demikian informasi berupa tips perawatan kamera video atau handycam agar kamera tetap awet dan bertahan lama. Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan bermanfaat.

Tips Memilih Tas Kamera DSLR Sesuai Kebutuhan

Salah satu aksesoris kamera yang penting dan wajib adalah tas kamera. Sama seperti fungsi tas pada umumnya yaitu untuk membawa barang, pada tas kamera barang yan dibawa adalah kamera beserta akseoris pendukung kegiatan fotografi.

Sekarang sudah banyak pilihan model tas yang bisa Anda dapatkan di toko-toko elektronik maupun di toko online. Model tas yang digunakan sebaiknya sesuai dengan aktivitas fotografi yang akan dilakukan. Berikut ini beberapa poin yang bisa dijadikan bahan pertimbangan saat memilih tas untuk kamera DSLR.

Pilih Tas Yang Memiliki Bahan Berkualitas Dan Busa Tebal

Pilih tas yang menggunakan bahan berkualitas, biasanya bahan yang bagus adalah yang agak tebal namun lembut dan tahan air. Pastikan bagian seleting tas bisa dipakai dan mampu menahan beban.

Sedangkan bagian busa merupakan sekat kompartemen. Fungsinya adalah untuk melindungi kamera dari benturan. Jadi sebelum Anda memutuskan membeli tas, periksa bagian pembatasnya apakah cukup tebal untuk melindungi body kamera, lensa dan perlengkapan lainnya yang akan disimpan di dalam tas.

Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Menyesuaikan dengan kebutuhan disini maksudnya adalah menyesuaikan model dan kapasitas tas sesuai dengan perlengkapan yang akan dibawa. Karena setiap kebutuhan orang berbeda-beda otomatis perlengkapan yang dibawanya bisa berbeda pula. Jadi sebelum membeli tas pastikan dulu apa saja perlengkapan yang biasanya Anda bawa saat hunting. Misalnya jika peralatan yang dibawa standar bisa gunakan tas yang ukurannya tidak terlalu besar.

Sedangkan jika tas digunakan untuk kegiatan traveling sebaiknya pilih tas yang ukurannya besar yang bisa menyimpan perlengkapan lainnya, seperti: laptop, lampu flas, lensa dan acessoris penting lainnya.

Anda bisa memilih tas kamera yang sudah disediakan kompartemen khusus untuk menyimpan aksesoris yang ukurannya kecil, seperti: kartu memori, card reader, baterai kamera cadangan dll. Dengan fasilitas tambahan kantong tersebut memudahkan Anda menyimpan dan mengorganisir aksesoris sesuai dengan fungsinya.

Usahakan Sudah Dilengkapi Rain Covernya

Rain cover adalah pelindung hujan dan menjadi salah satu perlengkapan tas yang penting. Karena dengan rain cover dapat melindungi tas dari air dan hujan. Apalagi jika sedang hunting di alam terbuka. Walaupu tas untuk kamera biasanya sudah tahan air, namun alangkah baiknya jika hujan melapisi tas dengan rain cover. Tidak semua tas untuk kamera sudah dilengapi rain cover. Apabila sudah terlanjur membeli tas yang tidak dilengkapi rain cover, Anda bisa beli terpisah di toko perlengkapan kamera offline atau di situs jual beli bukalapak.com. Disini Anda bisa sekaligus melihat perlengkapan untuk kamera lainnya.

Dengan adanya pembahasan tips memilih tas kamera yang tepat diharapkan membantu Anda mendapatkan gambaran tas yang akan Anda beli sesuai dengan kebutuhan. Selain itu pastikan pilih tas yang sesuai budget.

 

Cara Merawat Baterai Kamera Agar Lebih Awet Dan Tahan Lama

Baterai kamera merupakan bagian penting yang berhubungan langsung dengan aktivitas memotret. Dengan baterai energi kimia yang disimpan dirubah menjadi energi listrik yang digunakan oleh kamera. Hampir semua perangkat elektronik portable khususnya yang menggunakan baterai sebagai sumber listrik.

Dengan adanya baterai, pengguna tidak perlu mencari sumber listrik untuk menggunakan peralatan elektronik tersebut. Sehingga perangkat bisa dibawa kemana saja. ada dua jenis batu baterai yaitu: batu baterai yang hanya bisa dipakai sekali saja atau single use dan batu baterai yang bsia diisi ulang atau rechargeable.

Agar baterai kamera lebih optimal, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu cara merawat agar kinerja baterai dan daya tahannya lebih optimal. Tips ini berlaku juga untuk perawatan elektronik lainnya,seperti handphone, laptop senter, mainan remote control dsb.

  • Pada waktu pertama kali membeli perangkat elektronik atau baterai kamera, sebelum digunakan charge baterainya hingga penuh. Hal ini dilakukan untuk mengetahui performa baterai kamera tersebut. Baterai yang bagus, akan bertahan selama 1, 5 jam hingga 2 jam.
  • Di suhu yang dingin/ rendah, daya tahan baterai sedikit demi sedikit akan berkurang. Jadi Anda bisa menyimpannya di tempat yang hangat, misalnya: di simpan di kantong dekat badan atau di tempat hangat lainnya, sehingga kondisi baterai tetap akan terjaga. Suhu yang tepat untuk menyimpan beterai kira-kira 20-30 derajat celcius.
  • Lepaskan baterai dari dalam kamera atau charger pada saat kondisi sedang tidak digunakan. Apabila dipasang pada kamera daya tahannya akan sedikit-sedikit berkurang. Selain itu, mencopot baterai yang tidak digunakan dapat mmembuat baterai lebih bertahan lama.
  • Jangan isi daya (charger) baterai yang kondisinya masih penuh.
  • Jika jenis baterai biasa, umumnya bisa dicharger sebanyak 300-500 kali. Setelah itu baterai akan memperlihatkan tanda-tanda aus yaitu ditandai dengan penurunan daya yang sangat cepat walaupun charger sudah penuh. Saat itulah baterai sudah perlu diganti.
  • Apabila charger disimpan dalam jangka waktu yang lama, usahakan baterai kondisinya habis. Charger baterai sekitar 15 menit setiap 6 bulan 1 kali.
  • Charger baterai saat kondisi baterai benar-benar habis. Karena kinerjanya akan lebih baik dan lebih tahan lama.
  • Jika sudah tidak digunakan baterai bisa didaur ulang, jadi jangan buang baterai yang sudah bekas.
  • Baterai yang tidak original atau buatan dari pihak ke tiga kinerjanya tidak sebaik yang asli, dari segi umurpun lebih pendek. Namun harganya lumayan murah, jadi bisa Anda jadikan cadangan.

Memilih baterai kamera harus teliti dan hati-hati, karena jika Anda salah memilih bisa mengakibatkan kerusakan pada kamera. Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan bermanfaat!

Perbedaan Tongsis Dan Monopod Kamera

Tentu Anda mengenal apa itu tongsis. Namun tahukan Anda apa yang dimaksud dengan monopod? Sebagian orang menganggap bahwa monopod dan tongsis adalah sama, padahal keduanya adalah hal yang berbeda. lalu apa perbedaan monopod kamera dengan tongsis? Untuk mengetahui perbedaannya langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Perbedaan Tongsis Dengan Monopod

Sebagian masyarakat khususnya di Indonesia memiliki minat yang besar terhadap foto selfie, alat ini membantu mengambil foto sendiri tanpa bantuan orang lain. masyarakat sering bingung masalah perbedaan tongkat narsis dengan monopod kamera. Karena jika dilihat dari fisiknya, kita bisa salah membedakan keduanya. Perbedaan utama tonsis dan monopod adalah tujuan penggunaannya, yaitu:

  • Tongsis

Tongsis atau tongkat narsis memungkinkan pengguna menyimpan kamera atau ponsel pada tongkat dan melakukan foto secara remote. Tongkat yang sejenis monopod ini sudah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan smartphone. Tongkat kecil tongsis dapat dipanjangkan dan dibuka sedikit lebih lama untuk mengambil foto jarak jauh.

Salah satu ujung tongsis fungsinya digunakan untuk pegangan. Sedangkan ujung yang lainnya digunakan untuk menjepit smartphone. Alat ini dilengkapi dengan tombol remote atau control menggunakan teknologi Bluetooth yang memungkinkan pengguna mengambil foto.

  • Monpod

Monopod atau dikenal dengan sebutan unipod adalah tiang yang memungkinkan para penggunanya untuk menempatkan kamera DSLR, kamera video, teropong atau senapan. Tujuan alat ini untuk memotret adalah agar mendapatkan hasil shoot atau pemotretan yang presisi.

Biasanya alat ini digunakan oleh para fotografer untuk pengambilan gambar agar hasilnya lebih tajam pada kecepatan rana yang lebih lambat atau saat menggunakan kamera dengan lensa panjang fokus lebih dalam. Untuk para snaiper alat ini bisa digunakan untuk menyematkan senapan saat menembak sasaran.

Bentuk monopod seperti tripot, namun perbedaannya adalah dari jumlah kaki. Monopod hanya memiliki satu kaki, beda dengan tripod yang memungkinkan kamera bisa berdiri sendiri. Sedangkan monopod karena hanya satu kaki membutuhkan seseorang untuk membantu memegang pod-nya.

Dengan adaptor khusus, alat ini bisa digunakan sebagai chestpod yang artinya kaki monopod bertumpu di dada fotografer. Hasilnya kamera lebih mantap mengambil objek dibandingkan jika hanya menggunakan tangan saja. Alat ini benar-benar fleksibel, cocok digunakan dalam videografi yaitu pengambilan gambar dimana fotograder harus ikut bergerak mengikuti objek.

Dari segi harga, tongsis dan monopod berbeda-beda. Perbedaan harga bisa disebabkan karena bahan, merk dan fiturnya. Jika Anda sedang mencari kedua alat tersebut bisa beli di toko-toko elektronik atau di situs jual beli Bukalapak.com. di situs ini Anda bisa mendapatkan gambaran model tongsis dan monopod kamera. Jika ada yang sesuai baik model dan harganya, bisa langsung melakukan pemesanan. Dengan belanja online Anda bisa dengan mudah belanja tongsis dan monopod atau barang lainnya tanpa harus keluar rumah.

Perawatan Kamera DSLR Yang Benar Agar Lebih Awet Dan Tahan Lama

Merawat kamera DSLR sudah seharusnya dilakukan secara berkala. Tujuannya selain agar kamera tidak mudah rusak, perawatan kamera dapat mempengaruhi kinerja kamera dalam waktu yang lama. Berikut ini tips merawat kamera DSLR yang bisa Anda lakukan sendiri.

Jauhkan Kamera Dengan Air

Walaupun ada beberapa jenis kamera yang mengkalim tahan air sebaiknya tetap jauhkan dari air atau benda basah lainnya. karena air bisa menimbulkan lembab pada komponen internal kamera dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen yang lembab tersebut.

Bersihkan Lensa

Lensa kamera mempengaruhi hasil gambar yang terlihat jelas dan jernih. Bagian  kamera ini merupakan bagian sensitif. Oleh sebab itu perlu dijaga kebersihannya. Salah satu cara membersihkan kamera adalah dengan menggunakan cleaning kit atau cairan pembersih khusus lensa. Dengan cairan tersebut lensa akan terbebas dari jamur dan debu. Perawatan kamera menggunakan cairan yang benar adalah dengan menyemprotkannya terlebih dulu ke microfiber, lalu usapkan ke lensa. Jangan sekali-kali menyemprotkan langsung cairan ke kamera.

Matikan Kamera

Jika Anda akan mengeluarkan baterai atau memory card pastikan kamera dalam kondisi off atau mati. Karena jika mengambil komponen tersebut dalam kondisi kamera masih menyala menyebabkan komponen internal kamera yang masih bekerja akan mati mendadak dan bisa menyebabkan kerusakan.

Gunakan Pelindung Layar LCD

Seringkali pemilik kamera DSLR mengesampingkan layar LCD pda kamera. Padahal sama halnya dengan lensa, layar LCD kamera merupakan bagian yang sensitif terhadap debu, air dan bekas sidik jari. Oleh sebab itu gunakan layar pelindung sebagai solusi mencegah layar LCD mengalami kerusakan.

Baca Juga: 4 Panduan Perawatan Kamera DSLR Untuk Umum

Pasang Filter Pada Lensa

Banyak fotografer pemula yang menganggap penggunaan filter pada lensa hanya digunakan untuk kebutuhan kualitas gambar yang diambil. Padahal fungsi filter bisa menjaga lensa dari dampa buruk sinar matahari, debu dan kotoran. Jika demikian akibatnya kualitas gambar menjadi berkurang.

Merawat Baterai

Umumnya baterai kamera akan bertahan sekitar 500 kali siklus pengisian atau charging. Setelah melewati batas tersebut kualitas daya tahan baterai akan berkurang dan harus diganti dengan baterai baru. Oleh sebab itu merawat baterai sangat diperlukan agar kamera lebih tahan lama. Salah satu cara merawat baterai adalah dengan menyimpan baterai atau kamera tidak di suhu yang ekstrem. Jangan lupa untuk mengisi baterai jika camera sudah tidak digunakan lagi.

Menggunakan Lensa Hood

Tujuan penggunaan lensa hood tidak hanya untuk membuat tampilan kamera keren. Lensa ini dapat berfungsi sebagai pelindung sensor agar cahaya yang masuk pada lensa tidak berlebihan. Apabila cahaya masuk terlalu berlebih dapat mempengaruhi kinerja sensor pada kamera.

Itulah beberapa tips perawatan kamera yang benar.  Jangan lupa simpan kamera di tas khusus jika hendak membawa kamera. Semoga bermanfaat!

Aplikasi Kamera Manual Untuk Smartphone Android

Semakin majunya teknologi seperti sekarang ini, memungkinkan pengguna smartphone android melakukan berbagai aktivitas hanya menggunakan smartphonenya. Salah satunya adalah fitur kamera. Namun kadang pengguna smartphone membutuhkan fitur tambahan yang menawarkan pengaturan kamera manual.

Yang dimaksud dengan aplikasi kamera manual adalah aplikasi yang menawarkan pengaturan manual terhadap ISO, kualitas gambar, intensitas cahaya dsb. Namun sayangnya tidak semua smartphone android terpasang fitur ini. Bagi Anda yang memiliki smartphone dengan OS yang didukung Lollipop bisa coba aplikasi kamera manual untuk mengontrol penuh kamera pada smartphone Anda.

Aplikasi Camera FV-5

Aplikasi kamera ini menghasilkan gambar yang jernih dan sempurna. Mampu mengatur secara manual dengan tampilan yang simple dan banyak pilihan menu untuk pengaturan. Menggunakan aplikasi ini seperti sedang menggunakan kamera DSLR dimana pengguna sudah bisa mengatur ISO, shutter speed, fokus,exposure dan pengaturan lainnya.

Hasil foto yang dihasilkan berupa file RAV atau DNG fotografi. Jika Anda ingin mendapatkan aplikasi ini caranya sangat mudah, yaitu membuka Google Play dengan mengeluarkan biaya hanya 50 ribu rupiah saja atau bisa gunakan versi gratisannya.

Aplikasi Manual Camera

Aplikasi selanjutnya adalah manual camera. Aplikasi ini dikembangkan oleh Geeky Devs Studio. Tidak jauh beda dengan aplikasi camera FV-5, menggunakan manual camera tidak terlalu sulit dan cocok bagi Anda yang sedang belajar memotret. Fiturnya lumayan lengkap, seperti: manual focus distance, white balance, expoxure, manual shutter speed dan menghasilkan foto dengan format RAW (DNG). Selain itu, aplikasi ini sudah dilengkapi fitur lainnya seperti: sound on/ off, gridlines, geotagging dan timer. Anda bisa mendapatkan aplikasi ini di Goggle Play Store dengan biaya sebesar 42 ribu rupiah.

Aplikasi A Better Camera

Aplikasi yang dikembangkan oleh Almalence disambut positif oleh pengguna smartphone android. Bahkan ratingnya di Google Play Store sudah memiliki bintang sampai 4.1. Ada banyak fitur yang bisa Anda dapatkan di aplikasi ini. salahs atunya adalah panorama, fitur yang bisa mengambil sudut gambar lebih dari 360 derajat dengan kualitas 100MP. Selain itu terdapat pengaturan ISO, timestamp, RAW capture, shutter speed priority, namual control focus, white balance, timestamp dan aplikasi lainnya yang membuat aktivitas memotret menjadi lebih menyenangkan.

Aplikasi ini bisa Anda dapatkan di Google Play Store dengan biaya sekitar Rp 13 ribu rupiah.

Aplikasi Open Camera

Aplikasi yang satu ini berbeda dengan tiga aplikasi yang sudah kita bahas. Aplikasi open camera bisa Anda dapatkan dengan gratis di Google Play Store. Namun aplikasi kamera manual ini tidak bisa menghasilkan gambar RAW. Tapi dari segi kualitas jangan disepelekan karena aplikasi ini mampu menghasilkan gambar yang jernih dan tajam.

Kumpulan Tips Pintar Merawat Lensa Kamera

Kumpulan Tips Pintar Merawat Lensa Kamera— penyakit  lensa kamera yang paling sering melanda penggemar fotografi adalah munculnya bercak atau kotoran menyerupai jamur baik dalam ukuran kecil sampai ukuran besar termasuk yang menyerupai kabut (fog) pada tingkat terparah.

Akibatnya hasil jepretan kamera menjadi tidak maksimal. Mulai dari gambar blur , sulit untuk melakukan fokus, sampai terdapat noda terutama ketika membidik menggunakan diafragma kecil. Sebuah lensa ibarat mata bagi kamera DSLR. Bagian inilah yang akan menangkap cahaya. Yang pertama kali menerimanya. Agar tetap maksimal diperlukan metode atau perlakukan khusus dalam perawatannya.

Beragam kerusakan lensa secara umum disebabkan oleh kesalahan penggunaan atau perawatan dari si pemakai. Tentu juga faktor-faktor non teknis lainnya. Nah guna memperpanjang usia lensa, berikut beberapa kumpulan Tips Merawat Lensa Kamera yang dapat anda jadikan rekomendasi.

  • Selalu pasang Caps/ Penutup.

Saat tak digunakan pasang lah penutup lensa agar lebih aman.

  • Pasang Filter

Penggunaann filter pada ujung lensa memberikan dampak yang baik agar lensa terhindar dari debu serta mengamankan permukaan optic dari benturan benda-benda. Gunakan filter ultra Violet yang bersifat netral.

  • Hindari Pergantian Suhu Ekstrim

Begini ilutrasinya. Anda baru saja memotret di tempat dengan suhu yang tinggi, misal kawah gunung berapi, lantas dari sana anda langsung menuju daerah yang bersuhu dingin atau sejuk. Atau sebaliknya. Hal ini rentan akan menimbulkan tumbuhnya jamur. Siapkan tas khusus plus sarung tas anti hujannya. Bila perlu siapkan dry box.

Baca Juga: 4 Panduan Perawatan Kamera DSLR Untuk Umum

  • Hindari Sentuhan

Hindari kontak langsung atau menyentuh bagian optik lensa dengan jari atau tangan. Hal ini penting, karena bagian tubuh seperti tangan cenderung lembab. Jika dibiaran menyentuh are ini, akan meninggalkan bekas noda yang lama-kelamaan dikhawatirkan akan tumbuh jamur di sana. Selain itu ganti atau bongkar pasang lensa di tempat yang tidak berdebu.

  • Gunakan Kain Pembersih

Jika anda hendak membersihkan bagian lensa, baiknya gunakan lap kain berbahan khusus yang lembut. Jangan gunakan tisu yang biasa digunakan untuk perawatan tubuh. Karena tisu tersebut cenderung bertekstur kasar sehingga dikhawatirkan menimbulkan baret halus pada permukaan kaca optik.

  • Matikan Tombol AF dan VR

Gunanya adalah,  agar jika ring fokus berputar secara tidak sengaja akibat benturan, maka hal itu tidak akan memberi pengaruh / merusak terhadap kinerja motorik yang terdapat di delam lensa. Berbeda ketika anda tidak mengubahnya. Maka yang terjadi adalah ring fokus berputar—akibat mode auto—dan sistem motorik di dalamnya akan bekerja.

  • Bongkar pasang dengan Teliti

Untuk menghindari kerusakan mounting lensa dan kamera, usahakan setiap kali bongkar pasang posisi lensa dan body kamera haruslah presisi. Perhatikan titik kunci pada lensa dan body kamera, serta jangan lupa menekan tombol kumcinya.

4 Panduan Perawatan Kamera DSLR Untuk Umum

Mempunyai kamera DSLR memang butuh perawatan kamera yang displin. Agar kamera yang Anda beli dengan harga yang mahal tersebut tetap awet dan bisa digunakan sampai kapan pun. Di bawah ini, kami akan memberikan panduan bagi Anda sekalian, yang baru memiliki kamera DSLR dalam menjaga dan merawat kamera Anda dengan tepat dan benar.

Berikut 4 panduan perawatan kamera DSLR untuk umum.

  • Menjaga Lensa Tetap Bersih.

Nah ini termasuk poin yang cukup penting yang harus Anda selalu perhatikan. Yakni menjaga lensa kamera DSLR Anda agar tetap bersih. Walaupun saat sedang tidak digunakan. Salah satu panduan yang benar dalam merawat dan menjaga lensa dengan menggunakan cairan pembersih khusus lensa yang bisa Anda dapatkan di toko kamera terdekat. Cara penggunaan cairan pembersih khusus tersebut jangan langsung disemprotkan. Semprotkan cairan pembersih khusus tersebut ke lap microfiber. Lalu bersihkan ke seluruh bagian lensa dengan cara diusap perlahan-lahan.  Dan jangan lupa juga ketika lensa kamera DSLR sedang tidak digunakan, Anda bisa memasangkan Lens Cap. Lens Cap berfungsi melindungi selalu lensa kamera Anda dari debu dan kotoran yang menempel pada lensa kamera DSLR Anda.

  • Pasang Pelindung Layar di Layar LCD kamera DSLR

Cara merawat kamera DSLR selanjutnya yang kadang luput dari para pengguna kamera DSLR adalah dengan memasangkan pelindung layar di layar LCD Anda. Pelindung layar ini layaknya seperti pelindung di layar smartphone. Yang mempunyai fungsi bermanfaat. Untuk menjaga layar LCD  kamera DSLR Anda dari debu, air dan sidik jari. Alasannya adalah biar tetap bersih dan higinis. Karena layar LCD akan selalu terus menerus Anda pegang, untuk mengecek atau mengedit foto di layar LCD tersebut.

Baca Juga: 9 Tips Perawatan Kamera Agar Tidak Cepat Rusak

  • Hindari Selalu Kamera DSLR Anda Dari Air.

Usahakan selalu kamera DSLR Anda terhindar dari air. Apalagi kalau Anda suka berpetualang di alam terbuka. Karena kamera DSLR biasanya sangat sensitive terhadap air. Karena air bisa memudahkan kamera DSLR Anda cepat rusak dan mengganggu kinerja komponen di dalam kamera DSLR Anda. jadi usahakan kalau Anda sedang mengambil gambar yang di dominasi oleh air, seperti di danau, laut, lembah, atau kolam renang. Usahakan jangan sampai air mengenai lensa kamera atau body kamera DSLR Anda.

  • Selalu Bawa Tas Khusus Kamera DSLR.

Jika Anda senang mengambil gambar atau objek foto di alam terbuka. Jangan sampai lupa untuk memasukan dan membawa kamera DSLR Anda di dalam tas yang memang dirancang khusus kamera DSLR. Jangan sampai membawa tas sembarang. Karena tas kamera khusus DSLR biasanya dilengkapi dengan bantalan dan ruang yang lebih mencukupi segala kebutuhan kamera DSLR Anda.

Semoga 4 tips perawatan kamera DSLR di atas bisa bermanfaat bagi Anda yang baru menekuni hobi fotografer. Sekian dan terima kasih.

9 Tips Perawatan Kamera Agar Tidak Cepat Rusak

Kamera dari semua jenis sangat penting perangkat presisi berorientasi. Panduan ini akan memberitahu Anda semua yang perlu Anda ketahui untuk menjaga kamera agar tetap maksimal selama bertahun-tahun yang akan datang. Berikut tips perawatan kamera agar tidak cepat rusak.

9 Tips perawatan kamera:

  •   Tas kamera. Komponen inti dari melindungi kamera Anda. Sebuah cara yang nyaman dan sering murah untuk menjaga kamera terhadap kotoran, debu dan  agar tidak jatuh tak terduga. Merek-merek berkualitas untuk tas kamera mengkhususkan  dalam pembuatan tas kamera berkualitas baik.
  •  Tutup lensa. Sudah satu paket dengan kamera Anda, sehingga siap untuk digunakan di mana saja dan kapan saja. Selalu mengganti tutup pada kamera Anda jika tidak menggunakannya – debu akan mudah menetap di lensa yang terkena. lensa adalah aksesoris opsional yang dialami fotografer menggunakan. Lensa juga memberikan perlindungan kecil dari bahaya debu
  •  Tinggalkan baterai ketika tidak menggunakan kamera untuk jangka waktu yang panjang. Hal ini dapat menghemat baterai sangat dibutuhkan untuk situasi yang lebih penting.
  •  Jangan biarkan kamera Anda terkena sinar matahari cerah sepanjang hari karena akan memanas semuanya. panas dapat mematahkan / mencairkan pelumas, yang akan merembes melalui dan hardware yang akan menyebabkan kerusakan. bagian kamera juga akan memperluas ketikakamera mendapatkan panas.
  •  Menggunakan tali kamera. Ini lebih sering daripada tidak disertakan dengan kamera dan merupakan bagian penting lain untuk keselamatan. Jika kecil, stylish, kamera point-and-shoot adalah apa yang Anda gunakan, mungkin ini bukan untuk Anda. Namun, dengan kamera yang lebih besar, tali diperlukan untuk menghindari konsekuensi dari saat tiba-tiba saat kamera slip keluar dari tangan Anda.

    Baca Juga:Tips Perawatan Kamera Sederhana, Dimulai Dari Penyimpanan yang Tepat!

  •   Jika kamera Anda terkena air, hal segera dilakukan akan menghapus itu dengan kain pembersih.
  •    Kebanyakan kamera tidak tahan air dan karena kurangnya perlindungan. Air dapat merusak hardware kamera dan pasti membuat itu berguna – yaitu secara permanen menghancurkannya! Pastikan kain pembersih selalu berguna
  •    Untuk menambah, suhu dingin pada kamera. Kedua temperatur yang ekstrem dapat secara permanen merusak kamera. Menjaga hangat kamera dalam kondisi dingin, dan dingin dalam suhu lebih panas.
  •   Sensor Jika Anda menggunakan kamera interchangeable lens, Anda akan mau tak mau harus mengekspos sensor setiap kali Anda beralih kaca (Anda dapat mengandalkan lensa “all-in-one” yang mencakup wide-angle dan tele, tapi apa yang menyenangkan di bahwa). Masalahnya adalah bahwa sensor seperti magnet bagi debu, membuat lebih buruk jika Anda berada di luar ruangan. Kuncinya adalah untuk meminimalkan jumlah waktu sensor terkena elemen – melakukannya dengan cepat, jangan pergi memesan kopi saat Anda sedang bertukar lensa. Juga, menghadapi kamera ke bawah saat Anda melepas / memakai lensa. sensor adalah jantung dari kamera Anda, berhati-hati ketika Anda membersihkannya. Ada alat yang dibuat khusus untuk membersihkan sensor, seperti Kit SensorKlear pembesar dari Lenspen.

Semoga tips perawatan kamera bisa bermanfaat dan bisa Anda jadikan referensi.

Mengenal Filter Kamera Pada Fotografi

Mengenal Filter Kamera Pada Fotografi—salah satu peranti yang sering digunakan oleh seorang fotorgafer adalah filter. Ya filter kamera memegang peranan cukup penting dalam menentukan hasil sebuah foto. Penggunaan filter akan lebih maksimal jika kita mengetahui kelebihan-kelabihan dari masing-masing filter tersebut. Pasalnya banyak juga dari fotografer yang tidak cermat dalam penerapan filter. Penggunaan filter yang kurang tepat dengan objek yang dibidik akan membuat hasil foto kurang menarik dan tampak dimanipulasi dengan kasar.

Pada dasarnya fungsi filter kamera terbagi menjadi dua. Yakni filter teknis dan filter kreatif. Filter Polarisasi, filter Neutral Density, Filter Correction, 80,81 adalah filter-filter yang masuk ke dalam bagian Filter Teknis. Mereka memiliki fungsi untuk mengoreksi foto. Sedangkan filter jenis kreatif berguna untuk memberi efek-efek lain. Seperti untuk menimbulkan kesan gerak, kesan romantis dan lain-lain. Yang termasuk dalam filter kreatif ini contohnya adalah, gardual, diffuser atau soft, star, galaksi dan banyak lagi.

Filter Polarisasi merupakan filter kamera yang paling sering digunakan oleh kebanyakan fotografer. Filter ini terbagi dalam dua jenis. Yaitu Linier dan Circular. Filter circular mempunyai garis-garis polarisasi melingkar. Berguna untuk menghilangkan refleksi dari permukaan non metal (bukan logam). Contohnya seperti pantulan permukaan air, kaca mobil, kaca etalase. Keguanan lainnya adalah mencerahkan warna dengan tidak mengubah warna aslinya, meningkatkan kontras. Sementara Filter Linier memiliki garis-garis polarisasi sejajar. Kegunaannya antara lain adalah mengurangi refleksi, menggelapkan atau memekatkan warna biru langit, baik pada foto hitam putih maupun berwarna.

Filter Neutral Density berguna untuk mengurangi atau menahan pencahayaan yang akan masuk sampai ke film, tanpa menimbulkan efek apa pun terhadapnya. Terkadang fotografer kerap dihadapkan pada situasi dimana hendak menggunakan aperture besar, namun cuaca sangat terang/ cerah, atau bisa juga film yang digunakan ber-ISO tinggi. Nah, filter Neutral Density inilah jalan keluarnya. Ya langit cerah terkadang justru menjadi kendala bagi fotografer outdoor. Perbedaan kontras yang tinggi kadangkala menyyulitkan fotografer untuk mndapatkan detail yang bagus. Sekalinya tercapai, pasti akan ada bagian yang dikorbankan menjadi over atau under.

Untuk mengatasi hal ini, anda dapat menggunakan filter gradasi ND (Graduated neutral density). Filter ini terdiri dari setengah bagian bening (netral) dan setengah bagian lagi adalah bagian ND, dengan kekuatan ND2, ND4 dan seterunsnya. Filter ND2 ini akan mengurangi pencahayaan hingga 2 stop, sedangkan filter ND4 mengurangi pencahayaan 4 stop—misal ISO 3200 akan menjadi ISO 2000).

Akhirnya penggunaan filter kembali lagi pada anda sang fotografer dalam membaca feeling kamera dan objek yang akan dibidik. Ini dperlukan jam terbang yang tinggi. Jadi sering-seringlah memotret banyak hal dan pertajam feeling dalam penggunaan filter. penggunaan filter kamera yang cermat akan memberikan hasil yang tepat.