Category Archives: Tips & Trik

Tips Memakai Tripod dalam Membidik Gambar untuk Pemula

Tips Memakai Tripod dalam Membidik Gambar untuk Pemula

Tripod adalah sebuah sarana yang juga dikenal sebagai kaki kamera, fungsinya tentu tak hanya dipakai sebagai penyangga saja, melainkan lebih dari itu juga dipakai dalam menyeimbangkan hasil pengambilan gambar atau video sehingga tidak shaking. Bahkan sekarang ini mulai bermunculan produk-produk sejenis yang lebih praktis, seperti diantaranya adalah monopod, tentunya tak hanya bisa dipakai untuk sebuah kamera saja, melainkan juga sebuah ponsel, mengingat belakangan ini ponsel sudah dilengkapi dengan adanya fiture kamera yang tak kalah berkualitas.

Tips Memakai Tripod dalam Membidik Gambar untuk Pemula 

Alat yang satu ini pada dasarnya memang banyak ditemukan di pasaran, Anda yang tengah mencarinya bisa dengan mudah mendapatkan di beberapa toko perlengkapan kamera, untuk tawaran harganya sendiri juga masih masuk dalam kategori yang cukup terjangkau. Namun sebelum itu tentunya Anda sendiri juga wajib tau bagaimana cara untuk mengoperasikannya bukan, sehingga tak salah pakai ketika sudah membeli, berikut ini diantaranya: 

  1. Menyusun komposisi dari obyek yang akan dijepret terlebih dahulu, umumnya alat yang satu ini memang lebih ditujukan untuk jenis-jenis fotografi tertentu, seperti diantaranya adalah mereka yang ingin mengambil gambar dengan efek high speen atau mungkin low speed sehingga hasilnya juga tidak shaking, sebelumnya agar tak memakan waktu lama untuk persiapan tentukan dulu komposisi dalam frame yang ingin diambil.
  2. Pastikan untuk memasangkannya di atas permukaan yang rata, tripod akan bekerja dengan baik ketika Anda tempatkan di atas permukaan yang rata, karena jika tidak rata maka potensi besar tetap akan goyang bahkan roboh nantinya ketika tengah digunakan untuk membidik gambar. Sementara permukaan tanah yang rata akan lebih stabil dan kokoh.
  3. Untuk menambah stabilitasnya maka bisa digunakan sebuah pemberat, umumnya bagi beberapa orang yang membutuhkan stabilitas lebih, maka alat yang satu ini saja tak cukup untuk digunakan, pastinya harus ditambahkan dengan sarana lain yaitu hook atau yang lebih dikenal sebagai pemberat.
  4. Bagi Anda yang ingin mengambil gambar dengan orientasi portrait, maka sangat dianjurkan untuk mengenakan pelat L, ini sangat membantu dalam tingkatkan stabilitasnya.
  5. Cobalah untuk mengatur beberapa pen atau alat penggerak kamera sehingga mendapatkan posisi yang benar-benar tepat untuk nantinya menjepret atau mengambil gambar.

Mudah bukan, umumnya alat yang satu ini juga memiliki potensi kerusakan, sehingga harus dirawat dengan tepat, bahan tripod juga sangat mempengaruhi kualitasnya, mengingat ada beberapa pilihan bahan yang memang mudah sekali patah ketika terkena benturan, sebut saja diantaranya adalah bahan plastik, jika ingin bagus maka pilihlah bahan logam, agak sedikit lebih mahal harganya, namun sesuai dengan kualitas yang nantinya akan Anda dapatkan. Bahan tersebut juga sedikit lebih berat bobotnya.

Tips Memilih Instant kamera Terbaik untuk Travelling yang Berkesan

Tips Memilih Instant kamera Terbaik untuk Travelling yang Berkesan

Jika memiliki hobi travelling, rasanya tidak afdhol jika tidak membawa kamera. Memang benar jika sekarang ini jamannya smartphone yang bisa dipakai untuk menangkap momen indah di saat liburan. Namun, membidik gambar dengan kamera jauh lebih menyenangkan dan memuaskan. Agar barang berharga ini tahan lama, fleksibel saat dibawa, cocok untuk semua medan dan awet ketika dipakai jalan-jalan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar memberi kenangan terindah baik saat melakukan aktivitas indoor maupun outdoor. Instant kamera adalah salah satu jenis kamera yang idea digunakan.

Tips Memilih Instant kamera Terbaik untuk Travelling yang Berkesan

Kamera ini dapat mencetak langsung hasil bidikannya. Hal inilah yang menjadi ciri khas dan kelebihan yang unik. Untuk Anda yang ingin memberikan foto kenang-kenangan pada acara tertentu, pastinya akan sangat cocok menggunakan kamera ini atau juga bagi sebagian orang yang lebih menyukai mengoleksi foto liburan mereka secara pribadi tanpa perlu memuatnya di media sosial. Nah dalam artikel ini akan dibahas bagaimana tips memilih kamera yang canggih untuk mendukung kegiatan travelling Anda.

Pilihlah Produk yang Dapat Dikoneksikan secara Digital

Bagi Anda yang aktif di media sosial, tentu menginginkan gambar-gambar Anda dengan mudah dapat dipindahkan ke handphone, laptop, ataupun media digital lain yang memungkinkan akses internet. Untuk itu, kamera yang harus Anda pilih adalah kamera yang dapat dikoneksikan secara digital. Instant Kamera sendiri biasanya akan menghasilkan gambar dengan film secara fisik. Hal ini tentu tidak bisa disia-siakan dengan bidikan gambar yang gagal.

Pilihlah Sesuai Ukuran Foto yang Dihasilkan

Saat Anda memilih instant kamera digital, ukuran foto ini akan menyesuaikan keinginan sebelum dicetak. Sebenarnya, ukuran pemotretan tergantung dari besar kecilnya film. Jika ukuran dari film kecil, sudut pandang tidak bisa diperbesar. Jika Anda ingin memotret pemandangan yang berukuran lebar, nantinya Anda harus menggunakan kamera yang memiliki tipe lebar atau wide sebagai pilihan yang tepat. Sebaliknya, untuk ukuran benda yang akan dipotret kecil, kamera polaroid sudah cocok untuk digunakan.

Kelengkapan Auxiliary Function

Kemampuan instant kamera tidaklah secanggih smartphone maupun digital camera. Oleh karena itu, jika Anda mengambil foto dengan banyak bergerak dan tidak fokus, maka hasilnya akan menjadi kabur. Berita baiknya, ada kamera yang dilengkapi dengan auxiliary function yang dapat digunakan dengan sangat baik. Kamera inilah yang sering menjadi pilihan para pemula untuk menghasilkan kualitas gambar yang bagus. Auxiliary function ini terdiri dari penyesuaian tingkat cahaya, tingkat kecerahan hasil foto, dan banyak fitur lain yang diatur oleh kamera secara otomatis. Kamera dengan kelengkapan ini juga mampu meningkatkan shutter speed yang membuta hasil tangkapan tidak kabur.

Jadi, sudah tidak bingung lagi bukan melakukan pemilihan kamera instant?

Cara Menggunakan Lensa Tele dengan Benar yang Baiknya Diperhatikan Agar Hasil Maksimal

Cara Menggunakan Lensa Tele dengan Benar yang Baiknya Diperhatikan Agar Hasil Maksimal

Tele lensa yang diperbesar ke tingkat yang signifikan adalah alat yang luar biasa untuk hampir semua genre fotografi, tetapi mereka tidak selalu mudah digunakan. Secara khusus, lensa tele akan memperbesar goyangan kamera dan memberikan kedalaman bidang yang jauh lebih tipis dibandingkan dengan sudut lebar. Jangan biarkan hal itu menghentikan Anda. Telephotos memiliki cara unik menampilkan dunia yang mungkin ideal untuk foto Anda.

Cara Menggunakan Lensa Tele dengan Benar yang Baiknya Diperhatikan Agar Hasil Maksimal 

Lensa telefoto memiliki kebiasaan yang tidak menguntungkan untuk memperbesar masalah goyangan kamera pada gambar Anda. Jika Anda menggunakan telefoto, Anda harus sangat berhati-hati dengan pengaturan keseluruhan Anda. Setiap sedikit goyangan akan diperbesar, dan masalahnya hanya memburuk saat Anda menggunakan lensa yang lebih lama. Lensa telefoto adalah alat fantastis yang dapat memberikan secara persis tampilan yang Anda cari, tergantung pada pemandangan. 

Berikut ini cara menggunakan lensa telephoto, yaitu:

  • Fokus pada detail.

Tidak mengherankan, lensa telefoto sangat berguna jika Anda ingin fokus pada detail yang lebih kecil dalam suatu adegan tertentu. Karena lensa telefoto memiliki bidang pandang yang sempit, mereka membuatnya lebih mudah untuk menangkap hanya sepotong tipis dunia. Dalam segala hal, mulai dari hutan lebat sampai pandangan yang terbuka lebar, lensa telefoto memungkinkan Anda mengisolasi detail jauh lebih mudah daripada lensa sudut menengah atau lebar.

  • Buat foto abstrak.

Karena lensa tele dapat mengisolasi detail dengan sangat baik, dalam lanskap tertentu, Anda akan dapat menangkap sepotong kecil adegan yang sepenuhnya menghapus konteks. Meskipun Anda tidak dapat menghapus konteks sepenuhnya.

  • Tampilkan sense of scale.

Jika Anda berdiri dekat pohon dengan pegunungan di kejauhan, dan Anda menggunakan lensa sudut lebar, pohon akan tampak cukup besar dibandingkan dengan latar belakang.

Semakin dekat Anda ke suatu item, maka akan semakin besar tampak relatif terhadap latar belakangnya. Meskipun mungkin tampak seperti itu, efek ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan lensa yang Anda gunakan, semuanya tentang posisi kamera Anda. Namun, jika Anda diposisikan sangat dekat dengan sesuatu dan menggunakan lensa sudut lebar, maka bidang pandang Anda akan sangat luas sehingga hubungan ini jauh lebih jelas bagi pemirsa.

ketika Anda menggunakan lensa tele dan berdiri lebih jauh ke belakang. Kemudian, barang mulai terlihat ukuran relatif mereka yang sebenarnya. Orang-orang di depan gunung akan tampak besar jika Anda berdiri dua kaki dari mereka dan menggunakan lensa sudut lebar, tetapi mereka akan kecil jika Anda mundur dan memperbesar sebaliknya, gunung akan tampak lebih besar. Beberapa fotografer sama sekali tidak menganggap telephoto sebagai alat untuk fotografi alam, jika itu bukan sudut lebar, itu tidak layak digunakan. Jika ini adalah pandangan Anda tentang hal-hal, Anda mungkin mengabaikan beberapa gambar potensial yang indah.

Tips yang Bisa Anda Terapkan untuk Memilih Lensa Tele yang Bagus

Tips yang Bisa Anda Terapkan untuk Memilih Lensa Tele yang Bagus

Lensa tele atau telephoto lens mungkin terbilang awam di telinga masyarakat. Namun untuk dunia fotografi, lensa yang satu ini memang biasa digunakan untuk memotret berbagai kegiatan fotografi, seperti foto landscape, pertandingan olahraga, dan menangkap objek burung-burung liar. Telephoto lens merupakan lensa yang didesain khusus untuk membidik objek berjarak jauh. Range focal length-nya sangat bervariasi sehingga banyak digunakan untuk berbagai jenis fotografi, termasuk untuk portrait maupun makro. Hal ini dikarenakan dapat meminimalkan distorsi sehingga gambar akan terlihat natural. Berbeda dengan lensa wide angle yang akan memberikan efek melebih-lebihkan, karena hasil bidikan yang terlihat lebar dan luas dari objek yang sesungguhnya.

 Tips yang Bisa Anda Terapkan untuk Memilih Lensa Tele yang Bagus

Berdasarkan panjang fokusnya, telephoto lens bisa dibedakan menjadi 3 sub-tipe, antara lain:

  • Lensa telephoto sedang/ lensa mid-telephoto, dengan panjang sekitar 85-100 mm, bahkan hingga 135 mm.
  • Lensa telephoto normal, dengan panjang 200-300 mm.
  • Lensa super telephoto, dengan panjang 400 mm ke atas.

Telephoto lens yang dijual sangat beragam jenis dan merknya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam memilih lensa yang satu ini, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan, yaitu:

  • Pilihlah yang memiliki focal length yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Ternyata lensa tele dengan focal length serta wide angle yang terlalu besar akan menghasilkan foto yang tidak begitu bagus ketika jarak kamera semakin dekat dengan objek foto. Untuk itu sebaiknya pilihlah lensa dengan focal length yang sesuai dengan jarak objek foto Anda. Seperti misalnya jika Anda membutuhkan lensa telephoto untuk membidik gambar secara portrait, maka lensa dengan focal length 85-200 mm mampu menghasilkan foto dengan bagus ketika dibuat blur. Untuk objek dengan jarak dekat, Anda bisa memilih lensa dengan focal length 85-135 mm. Namun jika menginginkan tangkapan dengan latar belakang yang lebih luas, lensa dengan focal length lebih dari 135 mm akan lebih baik.

  • Memiliki fitur anti goyang.

Fitur ini akan sangat berguna bagi Anda yang hendak membidik objek menggunakan super telephoto lens. Karena semakin besar focal length, akan ada kemungkinan terjadi blur pada foto yang diambil. Beberapa lensa telephoto ada yang sudah dibekali dengan fitur anti goyang. Namun kemampuan fitur tersebut antara satu dengan yang lainnya juga berbeda-beda. Untuk itu cek efektifitasnya terlebih dahulu saat membelinya.

  • Menyesuaikan ukuran dan beratnya dengan kebutuhan.

Umumnya, ukuran dan berat lensa tele lebih besar dibandingkan dengan lensa lain yang focal length-nya lebih kecil. Sehingga membutuhkan tas yang lebih besar saat dibawa kemana-mana. Namun ada juga lensa yang ringan dan berukuran kecil sehingga nyaman dibawa. Sebaiknya pilihlah lensa dengan ukuran dan berat yang sesuai dengan kebutuhan. untuk memotret objek yang dinamis seperti pertandingan olahraga, sebaiknya pilihlah lensa dengan berat sekitar 1 kg. Namun jika menggunakan tripod, lensa dengan berat yang lebih dari itu juga tidak masalah.

Trik Gunakan 1 Flash Kamera untuk Hasil Profesional

Trik Gunakan 1 Flash Kamera untuk Hasil Profesional

Untuk mendapatkan hasil yang profesional, ada banyak cara yang bisa dilakukan termasuk menggunakan flash kamera eksternal. Penggunaan flash eksternal bisa memberikan pencahayaan lebih optimal terutama jika dipergunakan dengan tepat. Umumnya untuk mendapatkan hasil yang bening dan bagus, fotografer akan menggunakan lebih dari 1 flash eksternal namun Anda bisa mencoba untuk menggunakan 1 flash eksternal dan bisa mendapatkan hasil yang keren.

Trik Gunakan 1 Flash Kamera untuk Hasil Profesional 

Pertama adalah dengan menggunakan umbrella transparan. Sebelum Anda menggunakan umbrella transparan, Anda harus tahu terlebih dahulu kondisi di lingkungan anda terutama jika Anda sedang melakukan pemotretan di tempat terbuka dan bagian mana yang ingin Anda tonjolkan misalnya anda hanya ingin mengambil sisi kanan dari objek bidik anda. Anda bisa melakukan beberapa tes sebelum mengambil gambar dari objek bidik Anda.

Kedua adalah dengan menggunakan relfekor bawaan. Sama seperti menggunakan payung transparan, Anda tetap harus mempertimbangkan mengenai pencahayaan karena pencahayaan adalah hal wajib yang harus dipahami oleh fotografer. Penggunaan reflektor bawaan ini cocok untuk Anda yang hendak mengambil gambar dengan flash kamera namun saat cahaya matahari atau sumber cahaya yang ada tidak langsung menyinari model sehingga cahaya akan terlihat lebih soft dibandingkan jika memotret kala cahaya jatuh langsung mengenai sang model.

Ketiga adalah memaksimalkan over lighting. Pergunakan cahaya berlebihan yang ada di sekitar model Anda. Biasanya bagian belakang dari objek yang terkena sumber cahaya misalnya cahaya matahari akan terlihat sangat gelap karena ‘kalah’ mendapatkan cahaya. Untuk mengakalinya, Anda bisa menempatkan flash di dengan serong objek yang satu arah dengan sumber cahaya utama sehingga bagian depan dan belakang dari objek tersebut tetap bisa mendapatkan cahaya dengan baik dan gambar yang keluar akan lebih sempurna. Atur flash eksternal Anda dengan full power dan zoom agar cahaya bisa menjadi lebih terpusat di satu arah saja.

Selain ketiga hal tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika hendak bermain dengan external flash kamera, diantaranya adalah:

  • Perhatikan lebih dahulu dimensi ruangan. Hal tersebut disebabkan karena besar ruangan akan sangat berpengaruh pada kemampuan flash yang dihasilkan. Jika ruangan semakin kecil maka flash akan bisa tampil dengan maksimal sedangkan jika ruangan besar dan luas, maka flash yang dipergunakan bisa lebih dari 1 untuk dapat hasil maksimal.
  • Perhatikan jarak dari external flash dengan subjek. Umumnya, jarak yang dipergunakan adalah 3-5 meter untuk dapat hasil yang ideal namun jarak bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi.
  • Penggunaan ISO. Masing-masing kamera punya range ISO yang berbeda sehingga pengaturan kamera yang satu dengan yang lain juga akan berbeda. ISO rendah akan cocok di tempat seperti meeting room sedangkan ISO tinggi untuk kondisi ekstrim misalnya saat malam hari dan memotret di tempat yang luas.

 

Mengulas Lengkap Cara Buat Tas Kamera Sendiri yang Bisa Dicoba

Mengulas Lengkap Cara Buat Tas Kamera Sendiri yang Bisa Dicoba

Kamera seakan menjadi nyawa sendiri terutama bagi orang yang menyukai fotografi. Agar kamera tersebut bisa dipergunakan dengan maksimal, maka Anda harus menjaga dan merawat kamera yang anda miliki dengan baik termasuk cara membawanya karena hal tersebut dibutuhkan tas kamera yang bisa melindungi alat elektronik tersebut dengan baik. Namun harga tas untuk kamera seperti tas punggung cukup mahal sehingga agar Anda bisa membawa kamera kesayangan Anda dengan baik, Anda bisa membuatnya sendiri.

Mengulas Lengkap Cara Buat Tas Kamera Sendiri yang Bisa Dicoba  

Untuk membuat tas untuk kamera DSLR dari tas bekas Anda, ada beberapa barang yang harus Anda persiapkan, yaitu: 

  • Tas bekas baik jenis tas selempang atau tas punggung yang masih nyaman untuk dipergunakan dan kondisinya bagus.
  • Gunting.
  • Perekat gulungan atau velcro.
  • Busa lembaran. Tebal busa bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.
  • Beberapa kain bekas yang mudah kering.

Jika Anda membuat tas kamera dengan menggunakan tas yang selempang, ada beberapa tahapan yang bisa anda lakukan, yaitu:

  • Rekatkan salah satu bagian dari velcro di bagian dalam dari tas selempang Anda.
  • Lapisi dahulu busa yang sudah Anda potong sesuai dengan ukuran tas selempang Anda dengan menggunakan kain bekas.
  • Rekatkan velcro di busa yang sudah terlapisi kain tersebut dan pasangkan pada velcro yang sebelumnya sudah terpasang rapi di dalam tas selempang Anda.

Sedangkan jika Anda hendak membuat tas untuk kamera dari tas punggung, pastikan Anda memilih jenis tas yang memiliki ukuran yang cukup besar sehingga bisa dipergunakan untuk menyimpan kamera dan aksesoris pelengkapnya misalnya lensa. Setelah tas punggung siap, buka resleting di bagian tas yang paling besar hingga ke bawah sehingga bagian dalam tas bisa ditarik ke luar untuk tahapan selanjutnya. 

Tahapan selanjutnya untuk membuat tas kamera dengan menggunakan tas punggung bekas adalah:

  • Ukur busa dan potong sesuai dengan ukuran tas sebanyak 2 lapis.
  • Rekatkan kedua busa tersebut dengan menggunakan lem busa. Agar bisa merekat dengan baik, Anda bisa menindihnya dengan sesuatu yang berat sebelum dipergunakan kembali.
  • Rekatkan velcro di bagian tas dan juga belakang busa agar busa bisa menempel dengan baik di tas.
  • Agar anda bisa membawa kamera dan aksesorisnya, maka Anda harus melubangi busa tersebut sesuai dengan ukuran kamera Anda dan aksesoris tambahannya misalnya lensa, flash atau charge, tripod atau yang lainnya. Akan tetapi, hindari untuk melubangi terlalu dalam agar tidak merusak lapisan busa paling belakang yang berfungsi untuk merekatkan busa dengan tas.
  • Setelah terbentuk atau terbuat dengan rapi, pasangkan busa dengan baik dan simpan kamera Anda di tempat atau lubang yang sudah dibuat sebelumnya.
5 Jenis Tas Kamera Traveller Berdasarkan Fungsinya

5 Jenis Tas Kamera Traveller Berdasarkan Fungsinya

Bagi Anda yang suka traveling, pastinya kamera menjadi salah satu perlengkapan yang penting untuk dibawa kemana pun Anda berkelana. Ada berbagai jenis kamera seperti kamera mirrorless, kamera DSLR, kamera saku, dan jenis kamera lainnya. Adapun jenis-jenis kamera tersebut memiliki fungsi dan tujuan penggunaan berdasarkan kebutuhan yang berbeda. Prinsip tersebut juga berlaku bagi tas kamera. Ada baiknya sebelum Anda membeli barang yang satu ini, Anda perlu mengetahui jenis-jenisnya terlebih dahulu. Berikut beberapa jenis tas kamera secara umum berdasarkan fungsi dan kegunaannya, antara lain.

5 Jenis Tas Kamera Traveller Berdasarkan Fungsinya

  1. Pouch dan Holster

Perlu Anda ketahui, tas kamera berjenis pouch biasanya digunakan untuk menyimpan kamera saku, karena tas ini berukuran ringkas dan simpel. Sedangkan tas berjenis holster, kerap kali disebut sebagai pouch versi besar. Pada umumnya, pengguna kamera mirrorless atau DSLR menggunakan jenis holster ini dikarenakan kamera yang mereka miliki hanya perlu satu jenis lensa untuk dipasang pada bodi kamera saat berpergian. Secara umum, jenis pouch dan holster ini bisa dikaitkan pada celana atau sabuk. Hal ini memudahkan bagi Anda ketika ingin mengambil gambar secara sigap supaya tidak ketinggalan momen.

  1. Tas Selempang atau Messenger Bag

Jenis tas kamera yang satu ini biasa disebut dengan istilah shoulder bag. Dimana tas ini merupakan jenis tas yang paling populer dan banyak digunakan. Shoulder bag mampu menampung sebuah DSLR serta lensa tambahannya berjumlah satu atau lebih, ditambah lagi dengan aksesoris lain seperti charger atau flashgun. Model selempang ini juga menjadi favorit bagi para traveller. Posisinya yang berada di samping, memudahkan mereka mengambil kamera untuk mengambil gambar.

  1. Tas Ransel atau Backpack

Selanjutnya, tas kamera berjenis ransel atau backpack biasanya digunakan oleh fotografer profesional. Tas ini mampu menampung lebih banyak muatan dibandingkan dengan shoulder bag. Backpack mampu memuat kamera DSLR beserta lensa-lensa tambahannya dan juga mampu menyimpan laptop maupun tablet. Sangat multiguna ya. Jenis tas yang satu ini memiliki pengait untuk tripod, sehingga sangat aman dan cocok bagi Anda yang hobi berkelana jarak jauh seperti mendaki gunung atau hiking.

  1. Sling Bag

Tas kamera berikutnya yaitu berjenis sling bag. Memang, kapasitas daya tampungnya masih kalah dengan kapasitas backpack, sehingga Anda tidak disarankan untuk membawa terlalu banyak. Terlebih lagi, sling bag ini hanya akan disangga oleh satu bahu, jadi pastikan Anda bawa yang penting saja. Sling bag juga memberikan akses yang mudah bagi Anda dalam mengambil kamera, jadi tak perlu ribet.

  1. Tas Troli atau Rolling Case

Jenis tas yang satu ini sangat cocok bagi Anda yang hobi berpergian ke lokasi ekstrem, khususnya yang bertipe hard case. Kapasitas daya tampung tas kamera ini, jangan diragukan lagi. Tas ini mampu menampung lebih dari satu buah DSLR serta lensa-lensanya, bahkan juga bisa menyimpan drone.

Trik Memilih Tripod Mini untuk Anda Pecinta Fotografi

Trik Memilih Tripod Mini untuk Anda Pecinta Fotografi

Keindahan alam sekitar memang patut untuk diabadikan. Bagi para pecinta fotografi terutama yang fokus pada keindahan alam dan fenomena sosial, mereka tidak akan merasa lelah bahkan juga rela mengeluarkan biaya serta menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan hasil potretan yang indah. Mobilitas yang tinggi para fotografer entah yang masih pemula atau yang sudah profesional membutuhkan perlengkapan penunjangnya seperti tripod mini.

Trik Memilih Tripod Mini untuk Anda Pecinta Fotografi

Tripod yang satu ini memang multifungsi, keberadaannya banyak membantu para pecinta fotografi seperti saat travelling dan kegiatan outdoor lainnya. Bahkan banyak blogger yang membutuhkan perlengkapan satu ini untuk membantunya mengabadikan hidangan dan beragam produk yang akan dipublikasikan melalui sosial media. Agar Anda tidak membuat kesalahan dalam memilih tripod mungil ini, berikut beberapa tips yang bisa Anda jalankan.

Perhatikan Bahan yang Digunakan

Salah satu yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih tripod mini adalah berat yang dimilikinya. Tripod ini dibuat untuk memberikan kemudahan bagi Anda pecinta fotografi yang sedang travelling sehingga usahakan memilih tripod dengan bahan yang ringan seperti alumunium, sehingga tidak akan menambah ribet dan repot saat Anda henda melakukan kegiatan di luar ruangan. Harga tripod dengan bahan alumunium pun cenderung terjangkau, ia juga lebih fleksibel saat digunakan.

Cek Kapasitas Beban dan Stabilitas Tripod

Memeriksa kapasitas berat yang bisa ditopang oleh tripod mini yang akan Anda beli sangat diperlukan. Pastikan berat kamera yang Anda miliki tidak melebihi kapasitas dari tripod yang hendak dipakai. Karena jika kelebihan, risiko tripod dan kamera Anda jatuh sangat besar. Apalagi jika Anda menggunakan kamera dengan lensa panjang, maka hal ini harus Anda pertimbangkan saat memilih tripod.

Pilih Kepala Tripod Sesuai Kebutuhan

Jika diulas, kepala tripod memiliki beragam jenis. Kepala tripod ini berfungsi untuk meletakkan kamera sehingga Anda harus mempertimbangkan bagaimana pergerakannya, sehingga disarankan untuk Anda memilih yang fleksibel. Kepala tripod dibedakan menjadi dua yaitu:

  • Pan head yang fleksibel Anda gunakan untuk mengubah sudut secara horizontal maupun vertikal. Ia cukup memungkinkan untuk melakukan pengaturan sudut dengan tepat dan mendetail. Tripod mini ini cocok untuk kegiatan diluar dengan view landscape seperti pemandangan.
  • Ball head yaitu kepala tripod yang serbaguna yang bisa disesuaikan dengan ke atas-bawah, kiri-kanan yang sangat mudah untuk memotret objek bergerak. Namun Anda harus memperhatikan bobot kamera.

Pertimbangkan Tinggi Kaki

Meskipun dikatakan sebagai tripod mini, namun kenyatannya setiap produk memiliki spesifikasi yang berbeda termasuk dari tinggi yang dimilikinya. Pastikan ia fleksibel agar bisa dipendekkan den digunakan sebagai tongkat selfie dan dipanjangkan untuk bisa memotret objek lain seperti pemandangan.

Quick Release Shoe

Fitur yang satu ini akan memudahkan proses pemasangan kamera ke tripod mini Anda. Dengan quick release shoe Anda bisa memasangkannya terlebih dahulu pada kamera dan selanjutnya tinggal memasangkannya pada tripod, sehingga waktu pengambilan gambar lebih efisien.

 

8 Rekomendasi Tripod Mini Terbaik Untuk Anda

8 Rekomendasi Tripod Mini Terbaik Untuk Anda

Inovasi baru di dalam dunia fotografi adalah munculnya tripod mini. Salah satu produk yang dibutuhkan para pecinta fotografi ini memiliki desain yang cukup mungil dan praktis untuk dibawa kemana pun. Apalagi ia memiliki sejuta fungsi seperti tongkat selfie dan penopang kamera outdoor maupun indoor. Keberadaannya membuat siapa pun yang hobi berfoto maupun memfoto jadi ingin memilikinya.

8 Rekomendasi Tripod Mini Terbaik Untuk Anda

Banyak vendor yang berlomba-lomba memproduksi tripod mini. Keseluruhan vendor ini pun cukup menarik minat masyarakat untuk membelinya seperti Manfrotto, Joby, RetiCAM dan masih banyak lagi. Untuk Anda yang penasaran akan spesifikasi tripod-tripod mungil ini, berikut ulasannya.

Beaspire Portable Camera Tripod

Tripod mini yang pertama ini merupakan tripod dengan bahan magnesium alloy dan plastik ABS. Ia memiliki bobot kurang dari 1 kg sehingga tidak akan merepotkan jika Anda membawanya travelling. Pada ballhead ia dilengkapi dengan pengaman kamera serta memiliki tinggi minimum 24 cm. Tripod ini di banderol dengan harga Rp 2.3 jutaan.

Neewer Portable Compact Dekstop Macro Mini Tripod

Tripod ini memiliki tinggi mulai 23 cm hingga 50 cm sehingga pengambilan gambar bisa dilakukan dari berbagai sudut. Ia juga multifungsi karena bisa dijadikan sebagai stabilizer saat kakinya dilipat. Menggunakan ballhead yang mampu diputar hingga 360 derajat. Anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp 1.1 jutaan.

MeFOTO Roadtrip Classic Allumunium

Tripod mini berbahan alumunium ini memiliki kaki yang mudah dilepas maupun dipasang. Ia mampu menopang kamera dengan bobot 8kg. Kaki-kakinya mudah diatur bahkan bisa dilipat 180 derajat ke atas serta pengaturannya cukup cepat. Harganya sekitar Rp 3.293.200

Sony Shooting Grip VCT-STG1

Tripod ini memiliki ukuran 70 x192 x 55 mm yang bisa digunakan untuk action cam dilihat dari kaki-kakinya yang fleksibel untuk dijadikan pegangan atau menjadi penopang kamera. Berat 155 gram, tripod ini juga dilengkapi live-view remote untuk mengontrol kamera dengan satu tangan. Anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp 1 jutaan.

Fugutek Premium Mini Tripod

Berat tripod ini hanya 113 gram dan bisa dipasangkan pada beragam kamera seperti GoPro, DSLR, dan compact camera, bahkan Anda bisa memasangkan smartphone Anda pada tripod ini. Harganya di banderol Rp 500 ribuan.

Selens SE Tmini

Tripod mini dengan berat 800 gram dan tinggi 18cm, ia bisa dilipat menjadi ukuran yang sangat kecil, sehingga membuatnya bisa disimpan di dalam tas. Selain dilengkapi dengan quick release shoe ia juga memiliki protective pad untuk melindungi kamera bergeser. Harganya Rp 700 ribuan.

RetiCAM Tabletop Tripod MT-01

Ia dirancang layaknya tripod profesional yang mampu diatur dengan presisi. Tinggi 25cm hingga 48cm yang cocok untuk penggunaan di atas meja seperti memfoto produk atau hidangan. Harga pad akisaran Rp 1 jutaan.

Manfrotto PIXI Mini Tripod Red

Tripod mini ini dirancang dengan compact system camera dengan kapasitas beban maks 1kg. Ia memiliki tombol push yang digunakan mengatur ballhead secara cepat. Harganya cukup terjangkau yaitu Rp 500 ribuan.

Jangan Asal Pakai Kamera Polaroid, Ketahui Cara Perawatannya Agar Tak Mudah Rusak

Jangan Asal Pakai Kamera Polaroid, Ketahui Cara Perawatannya Agar Tak Mudah Rusak

Jika berbicara mengenai fotografi, maka semakin kesini masyarakat memang diberikan serangkaian pilihan sarana untuk menunjang hobby tersebut menjadi jauh lebih berkualitas. Dengan adanya produk-produk baru yang memang diluncurkan ke pasaran, tentunya dapat disesuaikan dengan selera atau kebutuhan Anda. Contohnya sendiri adalah kamera yang jenisnya ada begitu banyak, mulai diantaranya adalah produk kamera DSLR yang dikenal memiliki fiture yang begitu lengkap untuk pengambilan gambar berkualitas, juga ada produk kamera saku hingga kamera polaroid juga masih diminati masyarakat saat ini.

 Jangan Asal Pakai Kamera Polaroid, Ketahui Cara Perawatannya Agar Tak Mudah Rusak

Istilah produk kamera jenis polaroid sendiri agaknya bukan hal yang baru lagi bukan bagi Anda, ini adalah sebuah kamera yang dibekali dengan konsep praktis, dimana nantinya sekali ambil gambar, maka hasil berupa foto bisa langsung tercetak. Sehingga nantinya tak perlu lagi untuk mencetaknya satu persatu dan memakan terlalu banyak waktu. Produk yang satu ini meskipun sudah tergolong keluaran lama, nyatanya juga masih laris manis di pasaran.

Karena memang jika dilihat antara satu bagian untuk memproses gambar dan mencetaknya menjadi satu, tak jarang juga banyak masyarakat yang bingung bagaimana cara perawatannya, namun jangan khawatir berikut ini ada panduan mudah bagi Anda dalam merawat kamera polaroid agar tak mudah rusak, diantaranya adalah:

  1. Simpan di tempat yang kering, untuk memastikan agar nantinya kamera tersebut tetap dalam kondisi yang baik, tidak ditumbuhi jamur, khususnya adalah pada bagian lensa kamera, maka sangat dianjurkan bagi Anda untuk menyimpannya di ruangan yang bersih dan juga kering, hindari jenis ruangan yang lembab, karena kondisi semacam inilah yang dapat memicu pertumbuhan jamur.
  2. Lepaskan baterai ketika tidak digunakan, ketika disimpan di dalam rumah, maka pastikan baterai tidak menyatu dengan kamera tersebut, karena hanya akan membuatnya mudah habis, lebih baik disimpan dalam kondisi terpisah, baru pasang lagi ketika dibutuhkan.
  3. Pastikan juga selalu membawa didalam tas khusus kamera ini ketika akan travelling, guna membuatnya tetap aman dan juga Anda diberikan jaminan lebih praktis dalam membawanya, maka jangan lupa untuk menyertakan adanya tas. Tas untuk kamera instan ini banyak dijual di pasaran dengan harga terjangkau.
  4. Setelah pakai pastikan untuk membersihkan kamera tersebut, hal lainnya yang juga harus Anda lakukan untuk memastikan kondisinya tetap baik adalah membersihkan setiap bagian dari kamera tersebut setelah digunakan, sehingga nantinya tidak memicu terbentuknya karat atau bahkan juga jamur ketika disimpan.

Mudah bukan, perawatan kamera polaroid ini penting dilakukan untuk membuatnya tetap tahan lama atau tak mudah rusak. Di pasaran sendiri ada beberapa merk kamera instan ini yang dikenal bagus untuk Anda pilih, cari yang sesuai dengan kebutuhan.