Category Archives: Tips & Trik

Inilah Kelebihan dan Kelemahan Menggunakan Lensa Kit Bawaan

Inilah Kelebihan dan Kelemahan Menggunakan Lensa Kit Bawaan

Ketika membeli sebuah kamera DSLR, Anda akan langsung mendapatkan satu paket kamera yang siap digunakan. Dalam kamera tersebut, lensa yang diberikan adalah lensa standar dengan normal view yang cocok untuk digunakan oleh pemula yang baru belajar fotografi. Meski begitu, bukan berarti lensa standar yang ada dalam paket lensa kit ini tak bisa memberikan kelebihan ketika dipakai untuk mengambil gambar berkelas. Ditangan orang-orang yang tepat, lensa ini juga bisa menghasilkan gambar yang tak kalah berseninya dibandingkan dengan penggunaan lensa alternatif yang lain. Bagi Anda para pemula yang belum memiliki lensa lain selain lensa standar, berikut ini adalah kelebihan dan kelemahan menggunakan lensa kit yang perlu diketahui.

Inilah Kelebihan dan Kelemahan Menggunakan Lensa Kit Bawaan 

Lensa standar yang diberikan oleh produk kamera untuk pembelian pertama memang memiliki fitur standar dari sebuah lensa digital. Lensa ini umumnya memiliki focal length yang terbatas antara 18 – 55mm. Dengan panjang lensa tersebut, Anda akan kesulitan untuk mengambil gambar dari jarak jauh dimana keadaan yang ingin Anda tonjolkan adalah secara close up. Lensa standar yang diberikan oleh produsen juga memiliki ketahanan yang kurang dibandingkan jika Anda membeli lensa standar sendiri dengan harga di luar paket. Saat ini lensa standar juga banyak yang menggunakan body karet yang mudah melar dan kurang tahan benturan. 

Kelemahan yang lain adalah pada ketajaman fokus yang bisa diberikan dari menggunakan lensa kit. Saat Anda membutuhkan ketajaman focus untuk memotret benda-benda kecil seperti serangga, menggunakan lensa standar kurang bisa diandalkan. Sering kali untuk penggunaan autofocus pada benda kecil, lensa akan mengeluarkan suara yang cukup mengganggu dalam usaha penentuan autofocus. Sebaiknya Anda membeli lensa makro lain jika ingin gambar semut atau objek kecil Anda bisa dipotret dengan hasil maksimal. Selain itu, kelemahan juga akan didapatkan saat Anda membutuhkan jarak aperture yang lebar untuk memaksimalkan jepretan. Pelindung body lensa yang minimal juga bisa membuat fokus Anda terhalang oleh debu atau kabut.

Meski begitu banyak kelemahan yang dimiliki oleh lensa standar sehingga ingin rasanya segera memiliki lensa jenis lain yang lebih spesifik, akan tetapi ada banyak kelebihan lain yang juga dimilikinya. Dengan lensa standar yang harganya lebih terjangkau, para pemula fotografi bisa dengan bebas bereksperimen menggunakan kameranya. Anda bisa mencoba berbagai fitur dan pengaturan untuk lebih mengenal penggunaan kamera digital. Setelah melalui tahapan pengenalan dan jenis objek yang lebih sering Anda ambil gambarnya, barulah Anda bisa menentukan jenis lensa apa yang sebaiknya dimiliki setelah menggunakan lensa standar.

Kesimpulan yang bisa diambil dari menggunakan lensa kit bawaan adalah kelebihannya yang bisa digunakan dengan leluasa untuk mengenal karakteristik kamera dan menambah pengalaman Anda dalam memotret berbagai objek hingga menemukan dimana style dan selera Anda ketika memilih objek pemotretan.

Hasil Bidikan Terbaik dan Kemudahan Operasi dari Canon EOS 2000D

Hasil Bidikan Terbaik dan Kemudahan Operasi dari Canon EOS 2000D

Siapa yang tidak kenal dengan brand Canon. Brand barang digital satu ini sudah banyak dikenal masyarakat salah satunya dari kualitas produk yang ditawarkan. Baru-baru ini Canon merilis kamera terbarunya yautu Canon EOS 2000D. Yaitu kamera yang dirancang sebagai wujud terbaru dari kamera pendahulunya. Banyak fitur baru yang disematkan pada kamera DSLR satu ini.

Hasil Bidikan Terbaik dan Kemudahan Operasi dari Canon EOS 2000D

Spesifikasi Kamera

Kamera yang satu ini dirancang dengan spesifikasi yang terbaik. Cocok untuk Anda yang sedang belajar dunia fotografi maupun yang sudah profesional. Penasaran dengan spesifikasinya, berikut ulasan Canon EOS 2000D.

Fitur untuk Berkarya

Pada kamera DSLR ini Anda bisa membuat karya dengan maksimal. Tuangkan segala kreativitas Anda dengan fitur Live-view mode Creative Auto. Setelah mengambil gambar, Anda bisa mengeditnya dengan fitur Creative Filters. Agar hasilnya maksimal saat mengambil gambar, sebaiknya Anda  menggunakan Scene Intelligent.

Kualitas Bidikan

Kamera yang dilengkapi sensor 24,1 MP menghasilkan 19 x tampilan gambar jauh lebih baik dibandingkan smartphone. Anda bisa mendapatkan gambar terbaik meskipun dengan cahaya yang minim.

Kemudahan Pengambilan dan Berbagi Gambar

Pada Canon EOS 2000D ini ia dilengkapi dengan fitur auto focus dan prosesor DIGIC 4+ yang menjadikannya mudah dalam memotret objek. Tak hanya itu, adanya optikal view finder agar lebih fokus dan bisa Anda lihat langsung pada layar 7,5 cmnya. Untuk rekamannya, ia mampu merekan video berkualitas HD. Selain itu kemudahan berbagi juga bisa Anda rasakan karena adanya sambungan wifi, NFC, dan aplikasi camera connect di dalamnya.

Desain Kamera

Untuk tampilan luar Canon EOS 2000D ini hampir sama dengan versi sebelumnya yaitu EOS 1300D baik pada penempatan tombol, kontrol kamera, ukuran dan beratnya. Kamera ini berdimensi 129 mm x 101,3 mm dengan berat hanya 475 gram. Unruk body, ia terbuat dari karbon bikarbinat fiber dan dilengkaoi fitur Weather Sealed. Dengan desainnya, pengguna lebih mudah mengakses kamera.

Untuk tombol-tombol dalam kamera sebagian besar tidak berbeda jauh dengan versi 1300D. Ia memiliki pengaturan ISO yang berdesikasi, terdapat tonbol white balance, dan tombol kunci mengatur kualitas file maupun mode eksposure sangat mudah Anda jangkau.  Apalagi Anda cukup menggunakan tombol Q atau quick access. Untuk letak menu utama pun cukup mudah saat Anda ingin melakukan navigasi selama pemotretan.

Performa Kamera

Kamera Canon EOS 2000D dirancang dengan fitur auto focus. Untuk performa yang dikeluarkannya juga cukup handal apalagi ada sensor cross sebagai general shooting. Untuk kecepatan burst atau tangkapan kamera kamera ini masih tergolong lambat karena hanya berkecepatan 3fps. Sehingga tidak disarankan untuk para profesional yang menekuni bidang gambar aksi. Namun jangan khawatir karena ada evaluative metering yang secara langsung mengubah mode menyesuaikan lokasi pengambilan gambar terutama pencahayaan. Sehingga hasilnya ia mampu mengurangi adanya noise pada gambar dengan baik. Anda bisa mendapatkan gambar yang jernih serta mulus.

Tips Memakai Tripod dalam Membidik Gambar untuk Pemula

Tips Memakai Tripod dalam Membidik Gambar untuk Pemula

Tripod adalah sebuah sarana yang juga dikenal sebagai kaki kamera, fungsinya tentu tak hanya dipakai sebagai penyangga saja, melainkan lebih dari itu juga dipakai dalam menyeimbangkan hasil pengambilan gambar atau video sehingga tidak shaking. Bahkan sekarang ini mulai bermunculan produk-produk sejenis yang lebih praktis, seperti diantaranya adalah monopod, tentunya tak hanya bisa dipakai untuk sebuah kamera saja, melainkan juga sebuah ponsel, mengingat belakangan ini ponsel sudah dilengkapi dengan adanya fiture kamera yang tak kalah berkualitas.

Tips Memakai Tripod dalam Membidik Gambar untuk Pemula 

Alat yang satu ini pada dasarnya memang banyak ditemukan di pasaran, Anda yang tengah mencarinya bisa dengan mudah mendapatkan di beberapa toko perlengkapan kamera, untuk tawaran harganya sendiri juga masih masuk dalam kategori yang cukup terjangkau. Namun sebelum itu tentunya Anda sendiri juga wajib tau bagaimana cara untuk mengoperasikannya bukan, sehingga tak salah pakai ketika sudah membeli, berikut ini diantaranya: 

  1. Menyusun komposisi dari obyek yang akan dijepret terlebih dahulu, umumnya alat yang satu ini memang lebih ditujukan untuk jenis-jenis fotografi tertentu, seperti diantaranya adalah mereka yang ingin mengambil gambar dengan efek high speen atau mungkin low speed sehingga hasilnya juga tidak shaking, sebelumnya agar tak memakan waktu lama untuk persiapan tentukan dulu komposisi dalam frame yang ingin diambil.
  2. Pastikan untuk memasangkannya di atas permukaan yang rata, tripod akan bekerja dengan baik ketika Anda tempatkan di atas permukaan yang rata, karena jika tidak rata maka potensi besar tetap akan goyang bahkan roboh nantinya ketika tengah digunakan untuk membidik gambar. Sementara permukaan tanah yang rata akan lebih stabil dan kokoh.
  3. Untuk menambah stabilitasnya maka bisa digunakan sebuah pemberat, umumnya bagi beberapa orang yang membutuhkan stabilitas lebih, maka alat yang satu ini saja tak cukup untuk digunakan, pastinya harus ditambahkan dengan sarana lain yaitu hook atau yang lebih dikenal sebagai pemberat.
  4. Bagi Anda yang ingin mengambil gambar dengan orientasi portrait, maka sangat dianjurkan untuk mengenakan pelat L, ini sangat membantu dalam tingkatkan stabilitasnya.
  5. Cobalah untuk mengatur beberapa pen atau alat penggerak kamera sehingga mendapatkan posisi yang benar-benar tepat untuk nantinya menjepret atau mengambil gambar.

Mudah bukan, umumnya alat yang satu ini juga memiliki potensi kerusakan, sehingga harus dirawat dengan tepat, bahan tripod juga sangat mempengaruhi kualitasnya, mengingat ada beberapa pilihan bahan yang memang mudah sekali patah ketika terkena benturan, sebut saja diantaranya adalah bahan plastik, jika ingin bagus maka pilihlah bahan logam, agak sedikit lebih mahal harganya, namun sesuai dengan kualitas yang nantinya akan Anda dapatkan. Bahan tersebut juga sedikit lebih berat bobotnya.

Tips Memilih Instant kamera Terbaik untuk Travelling yang Berkesan

Tips Memilih Instant kamera Terbaik untuk Travelling yang Berkesan

Jika memiliki hobi travelling, rasanya tidak afdhol jika tidak membawa kamera. Memang benar jika sekarang ini jamannya smartphone yang bisa dipakai untuk menangkap momen indah di saat liburan. Namun, membidik gambar dengan kamera jauh lebih menyenangkan dan memuaskan. Agar barang berharga ini tahan lama, fleksibel saat dibawa, cocok untuk semua medan dan awet ketika dipakai jalan-jalan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar memberi kenangan terindah baik saat melakukan aktivitas indoor maupun outdoor. Instant kamera adalah salah satu jenis kamera yang idea digunakan.

Tips Memilih Instant kamera Terbaik untuk Travelling yang Berkesan

Kamera ini dapat mencetak langsung hasil bidikannya. Hal inilah yang menjadi ciri khas dan kelebihan yang unik. Untuk Anda yang ingin memberikan foto kenang-kenangan pada acara tertentu, pastinya akan sangat cocok menggunakan kamera ini atau juga bagi sebagian orang yang lebih menyukai mengoleksi foto liburan mereka secara pribadi tanpa perlu memuatnya di media sosial. Nah dalam artikel ini akan dibahas bagaimana tips memilih kamera yang canggih untuk mendukung kegiatan travelling Anda.

Pilihlah Produk yang Dapat Dikoneksikan secara Digital

Bagi Anda yang aktif di media sosial, tentu menginginkan gambar-gambar Anda dengan mudah dapat dipindahkan ke handphone, laptop, ataupun media digital lain yang memungkinkan akses internet. Untuk itu, kamera yang harus Anda pilih adalah kamera yang dapat dikoneksikan secara digital. Instant Kamera sendiri biasanya akan menghasilkan gambar dengan film secara fisik. Hal ini tentu tidak bisa disia-siakan dengan bidikan gambar yang gagal.

Pilihlah Sesuai Ukuran Foto yang Dihasilkan

Saat Anda memilih instant kamera digital, ukuran foto ini akan menyesuaikan keinginan sebelum dicetak. Sebenarnya, ukuran pemotretan tergantung dari besar kecilnya film. Jika ukuran dari film kecil, sudut pandang tidak bisa diperbesar. Jika Anda ingin memotret pemandangan yang berukuran lebar, nantinya Anda harus menggunakan kamera yang memiliki tipe lebar atau wide sebagai pilihan yang tepat. Sebaliknya, untuk ukuran benda yang akan dipotret kecil, kamera polaroid sudah cocok untuk digunakan.

Kelengkapan Auxiliary Function

Kemampuan instant kamera tidaklah secanggih smartphone maupun digital camera. Oleh karena itu, jika Anda mengambil foto dengan banyak bergerak dan tidak fokus, maka hasilnya akan menjadi kabur. Berita baiknya, ada kamera yang dilengkapi dengan auxiliary function yang dapat digunakan dengan sangat baik. Kamera inilah yang sering menjadi pilihan para pemula untuk menghasilkan kualitas gambar yang bagus. Auxiliary function ini terdiri dari penyesuaian tingkat cahaya, tingkat kecerahan hasil foto, dan banyak fitur lain yang diatur oleh kamera secara otomatis. Kamera dengan kelengkapan ini juga mampu meningkatkan shutter speed yang membuta hasil tangkapan tidak kabur.

Jadi, sudah tidak bingung lagi bukan melakukan pemilihan kamera instant?

Cara Menggunakan Lensa Tele dengan Benar yang Baiknya Diperhatikan Agar Hasil Maksimal

Cara Menggunakan Lensa Tele dengan Benar yang Baiknya Diperhatikan Agar Hasil Maksimal

Tele lensa yang diperbesar ke tingkat yang signifikan adalah alat yang luar biasa untuk hampir semua genre fotografi, tetapi mereka tidak selalu mudah digunakan. Secara khusus, lensa tele akan memperbesar goyangan kamera dan memberikan kedalaman bidang yang jauh lebih tipis dibandingkan dengan sudut lebar. Jangan biarkan hal itu menghentikan Anda. Telephotos memiliki cara unik menampilkan dunia yang mungkin ideal untuk foto Anda.

Cara Menggunakan Lensa Tele dengan Benar yang Baiknya Diperhatikan Agar Hasil Maksimal 

Lensa telefoto memiliki kebiasaan yang tidak menguntungkan untuk memperbesar masalah goyangan kamera pada gambar Anda. Jika Anda menggunakan telefoto, Anda harus sangat berhati-hati dengan pengaturan keseluruhan Anda. Setiap sedikit goyangan akan diperbesar, dan masalahnya hanya memburuk saat Anda menggunakan lensa yang lebih lama. Lensa telefoto adalah alat fantastis yang dapat memberikan secara persis tampilan yang Anda cari, tergantung pada pemandangan. 

Berikut ini cara menggunakan lensa telephoto, yaitu:

  • Fokus pada detail.

Tidak mengherankan, lensa telefoto sangat berguna jika Anda ingin fokus pada detail yang lebih kecil dalam suatu adegan tertentu. Karena lensa telefoto memiliki bidang pandang yang sempit, mereka membuatnya lebih mudah untuk menangkap hanya sepotong tipis dunia. Dalam segala hal, mulai dari hutan lebat sampai pandangan yang terbuka lebar, lensa telefoto memungkinkan Anda mengisolasi detail jauh lebih mudah daripada lensa sudut menengah atau lebar.

  • Buat foto abstrak.

Karena lensa tele dapat mengisolasi detail dengan sangat baik, dalam lanskap tertentu, Anda akan dapat menangkap sepotong kecil adegan yang sepenuhnya menghapus konteks. Meskipun Anda tidak dapat menghapus konteks sepenuhnya.

  • Tampilkan sense of scale.

Jika Anda berdiri dekat pohon dengan pegunungan di kejauhan, dan Anda menggunakan lensa sudut lebar, pohon akan tampak cukup besar dibandingkan dengan latar belakang.

Semakin dekat Anda ke suatu item, maka akan semakin besar tampak relatif terhadap latar belakangnya. Meskipun mungkin tampak seperti itu, efek ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan lensa yang Anda gunakan, semuanya tentang posisi kamera Anda. Namun, jika Anda diposisikan sangat dekat dengan sesuatu dan menggunakan lensa sudut lebar, maka bidang pandang Anda akan sangat luas sehingga hubungan ini jauh lebih jelas bagi pemirsa.

ketika Anda menggunakan lensa tele dan berdiri lebih jauh ke belakang. Kemudian, barang mulai terlihat ukuran relatif mereka yang sebenarnya. Orang-orang di depan gunung akan tampak besar jika Anda berdiri dua kaki dari mereka dan menggunakan lensa sudut lebar, tetapi mereka akan kecil jika Anda mundur dan memperbesar sebaliknya, gunung akan tampak lebih besar. Beberapa fotografer sama sekali tidak menganggap telephoto sebagai alat untuk fotografi alam, jika itu bukan sudut lebar, itu tidak layak digunakan. Jika ini adalah pandangan Anda tentang hal-hal, Anda mungkin mengabaikan beberapa gambar potensial yang indah.

Tips yang Bisa Anda Terapkan untuk Memilih Lensa Tele yang Bagus

Tips yang Bisa Anda Terapkan untuk Memilih Lensa Tele yang Bagus

Lensa tele atau telephoto lens mungkin terbilang awam di telinga masyarakat. Namun untuk dunia fotografi, lensa yang satu ini memang biasa digunakan untuk memotret berbagai kegiatan fotografi, seperti foto landscape, pertandingan olahraga, dan menangkap objek burung-burung liar. Telephoto lens merupakan lensa yang didesain khusus untuk membidik objek berjarak jauh. Range focal length-nya sangat bervariasi sehingga banyak digunakan untuk berbagai jenis fotografi, termasuk untuk portrait maupun makro. Hal ini dikarenakan dapat meminimalkan distorsi sehingga gambar akan terlihat natural. Berbeda dengan lensa wide angle yang akan memberikan efek melebih-lebihkan, karena hasil bidikan yang terlihat lebar dan luas dari objek yang sesungguhnya.

 Tips yang Bisa Anda Terapkan untuk Memilih Lensa Tele yang Bagus

Berdasarkan panjang fokusnya, telephoto lens bisa dibedakan menjadi 3 sub-tipe, antara lain:

  • Lensa telephoto sedang/ lensa mid-telephoto, dengan panjang sekitar 85-100 mm, bahkan hingga 135 mm.
  • Lensa telephoto normal, dengan panjang 200-300 mm.
  • Lensa super telephoto, dengan panjang 400 mm ke atas.

Telephoto lens yang dijual sangat beragam jenis dan merknya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam memilih lensa yang satu ini, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan, yaitu:

  • Pilihlah yang memiliki focal length yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Ternyata lensa tele dengan focal length serta wide angle yang terlalu besar akan menghasilkan foto yang tidak begitu bagus ketika jarak kamera semakin dekat dengan objek foto. Untuk itu sebaiknya pilihlah lensa dengan focal length yang sesuai dengan jarak objek foto Anda. Seperti misalnya jika Anda membutuhkan lensa telephoto untuk membidik gambar secara portrait, maka lensa dengan focal length 85-200 mm mampu menghasilkan foto dengan bagus ketika dibuat blur. Untuk objek dengan jarak dekat, Anda bisa memilih lensa dengan focal length 85-135 mm. Namun jika menginginkan tangkapan dengan latar belakang yang lebih luas, lensa dengan focal length lebih dari 135 mm akan lebih baik.

  • Memiliki fitur anti goyang.

Fitur ini akan sangat berguna bagi Anda yang hendak membidik objek menggunakan super telephoto lens. Karena semakin besar focal length, akan ada kemungkinan terjadi blur pada foto yang diambil. Beberapa lensa telephoto ada yang sudah dibekali dengan fitur anti goyang. Namun kemampuan fitur tersebut antara satu dengan yang lainnya juga berbeda-beda. Untuk itu cek efektifitasnya terlebih dahulu saat membelinya.

  • Menyesuaikan ukuran dan beratnya dengan kebutuhan.

Umumnya, ukuran dan berat lensa tele lebih besar dibandingkan dengan lensa lain yang focal length-nya lebih kecil. Sehingga membutuhkan tas yang lebih besar saat dibawa kemana-mana. Namun ada juga lensa yang ringan dan berukuran kecil sehingga nyaman dibawa. Sebaiknya pilihlah lensa dengan ukuran dan berat yang sesuai dengan kebutuhan. untuk memotret objek yang dinamis seperti pertandingan olahraga, sebaiknya pilihlah lensa dengan berat sekitar 1 kg. Namun jika menggunakan tripod, lensa dengan berat yang lebih dari itu juga tidak masalah.

Trik Gunakan 1 Flash Kamera untuk Hasil Profesional

Trik Gunakan 1 Flash Kamera untuk Hasil Profesional

Untuk mendapatkan hasil yang profesional, ada banyak cara yang bisa dilakukan termasuk menggunakan flash kamera eksternal. Penggunaan flash eksternal bisa memberikan pencahayaan lebih optimal terutama jika dipergunakan dengan tepat. Umumnya untuk mendapatkan hasil yang bening dan bagus, fotografer akan menggunakan lebih dari 1 flash eksternal namun Anda bisa mencoba untuk menggunakan 1 flash eksternal dan bisa mendapatkan hasil yang keren.

Trik Gunakan 1 Flash Kamera untuk Hasil Profesional 

Pertama adalah dengan menggunakan umbrella transparan. Sebelum Anda menggunakan umbrella transparan, Anda harus tahu terlebih dahulu kondisi di lingkungan anda terutama jika Anda sedang melakukan pemotretan di tempat terbuka dan bagian mana yang ingin Anda tonjolkan misalnya anda hanya ingin mengambil sisi kanan dari objek bidik anda. Anda bisa melakukan beberapa tes sebelum mengambil gambar dari objek bidik Anda.

Kedua adalah dengan menggunakan relfekor bawaan. Sama seperti menggunakan payung transparan, Anda tetap harus mempertimbangkan mengenai pencahayaan karena pencahayaan adalah hal wajib yang harus dipahami oleh fotografer. Penggunaan reflektor bawaan ini cocok untuk Anda yang hendak mengambil gambar dengan flash kamera namun saat cahaya matahari atau sumber cahaya yang ada tidak langsung menyinari model sehingga cahaya akan terlihat lebih soft dibandingkan jika memotret kala cahaya jatuh langsung mengenai sang model.

Ketiga adalah memaksimalkan over lighting. Pergunakan cahaya berlebihan yang ada di sekitar model Anda. Biasanya bagian belakang dari objek yang terkena sumber cahaya misalnya cahaya matahari akan terlihat sangat gelap karena ‘kalah’ mendapatkan cahaya. Untuk mengakalinya, Anda bisa menempatkan flash di dengan serong objek yang satu arah dengan sumber cahaya utama sehingga bagian depan dan belakang dari objek tersebut tetap bisa mendapatkan cahaya dengan baik dan gambar yang keluar akan lebih sempurna. Atur flash eksternal Anda dengan full power dan zoom agar cahaya bisa menjadi lebih terpusat di satu arah saja.

Selain ketiga hal tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika hendak bermain dengan external flash kamera, diantaranya adalah:

  • Perhatikan lebih dahulu dimensi ruangan. Hal tersebut disebabkan karena besar ruangan akan sangat berpengaruh pada kemampuan flash yang dihasilkan. Jika ruangan semakin kecil maka flash akan bisa tampil dengan maksimal sedangkan jika ruangan besar dan luas, maka flash yang dipergunakan bisa lebih dari 1 untuk dapat hasil maksimal.
  • Perhatikan jarak dari external flash dengan subjek. Umumnya, jarak yang dipergunakan adalah 3-5 meter untuk dapat hasil yang ideal namun jarak bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi.
  • Penggunaan ISO. Masing-masing kamera punya range ISO yang berbeda sehingga pengaturan kamera yang satu dengan yang lain juga akan berbeda. ISO rendah akan cocok di tempat seperti meeting room sedangkan ISO tinggi untuk kondisi ekstrim misalnya saat malam hari dan memotret di tempat yang luas.

 

Mengulas Lengkap Cara Buat Tas Kamera Sendiri yang Bisa Dicoba

Mengulas Lengkap Cara Buat Tas Kamera Sendiri yang Bisa Dicoba

Kamera seakan menjadi nyawa sendiri terutama bagi orang yang menyukai fotografi. Agar kamera tersebut bisa dipergunakan dengan maksimal, maka Anda harus menjaga dan merawat kamera yang anda miliki dengan baik termasuk cara membawanya karena hal tersebut dibutuhkan tas kamera yang bisa melindungi alat elektronik tersebut dengan baik. Namun harga tas untuk kamera seperti tas punggung cukup mahal sehingga agar Anda bisa membawa kamera kesayangan Anda dengan baik, Anda bisa membuatnya sendiri.

Mengulas Lengkap Cara Buat Tas Kamera Sendiri yang Bisa Dicoba  

Untuk membuat tas untuk kamera DSLR dari tas bekas Anda, ada beberapa barang yang harus Anda persiapkan, yaitu: 

  • Tas bekas baik jenis tas selempang atau tas punggung yang masih nyaman untuk dipergunakan dan kondisinya bagus.
  • Gunting.
  • Perekat gulungan atau velcro.
  • Busa lembaran. Tebal busa bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.
  • Beberapa kain bekas yang mudah kering.

Jika Anda membuat tas kamera dengan menggunakan tas yang selempang, ada beberapa tahapan yang bisa anda lakukan, yaitu:

  • Rekatkan salah satu bagian dari velcro di bagian dalam dari tas selempang Anda.
  • Lapisi dahulu busa yang sudah Anda potong sesuai dengan ukuran tas selempang Anda dengan menggunakan kain bekas.
  • Rekatkan velcro di busa yang sudah terlapisi kain tersebut dan pasangkan pada velcro yang sebelumnya sudah terpasang rapi di dalam tas selempang Anda.

Sedangkan jika Anda hendak membuat tas untuk kamera dari tas punggung, pastikan Anda memilih jenis tas yang memiliki ukuran yang cukup besar sehingga bisa dipergunakan untuk menyimpan kamera dan aksesoris pelengkapnya misalnya lensa. Setelah tas punggung siap, buka resleting di bagian tas yang paling besar hingga ke bawah sehingga bagian dalam tas bisa ditarik ke luar untuk tahapan selanjutnya. 

Tahapan selanjutnya untuk membuat tas kamera dengan menggunakan tas punggung bekas adalah:

  • Ukur busa dan potong sesuai dengan ukuran tas sebanyak 2 lapis.
  • Rekatkan kedua busa tersebut dengan menggunakan lem busa. Agar bisa merekat dengan baik, Anda bisa menindihnya dengan sesuatu yang berat sebelum dipergunakan kembali.
  • Rekatkan velcro di bagian tas dan juga belakang busa agar busa bisa menempel dengan baik di tas.
  • Agar anda bisa membawa kamera dan aksesorisnya, maka Anda harus melubangi busa tersebut sesuai dengan ukuran kamera Anda dan aksesoris tambahannya misalnya lensa, flash atau charge, tripod atau yang lainnya. Akan tetapi, hindari untuk melubangi terlalu dalam agar tidak merusak lapisan busa paling belakang yang berfungsi untuk merekatkan busa dengan tas.
  • Setelah terbentuk atau terbuat dengan rapi, pasangkan busa dengan baik dan simpan kamera Anda di tempat atau lubang yang sudah dibuat sebelumnya.
5 Jenis Tas Kamera Traveller Berdasarkan Fungsinya

5 Jenis Tas Kamera Traveller Berdasarkan Fungsinya

Bagi Anda yang suka traveling, pastinya kamera menjadi salah satu perlengkapan yang penting untuk dibawa kemana pun Anda berkelana. Ada berbagai jenis kamera seperti kamera mirrorless, kamera DSLR, kamera saku, dan jenis kamera lainnya. Adapun jenis-jenis kamera tersebut memiliki fungsi dan tujuan penggunaan berdasarkan kebutuhan yang berbeda. Prinsip tersebut juga berlaku bagi tas kamera. Ada baiknya sebelum Anda membeli barang yang satu ini, Anda perlu mengetahui jenis-jenisnya terlebih dahulu. Berikut beberapa jenis tas kamera secara umum berdasarkan fungsi dan kegunaannya, antara lain.

5 Jenis Tas Kamera Traveller Berdasarkan Fungsinya

  1. Pouch dan Holster

Perlu Anda ketahui, tas kamera berjenis pouch biasanya digunakan untuk menyimpan kamera saku, karena tas ini berukuran ringkas dan simpel. Sedangkan tas berjenis holster, kerap kali disebut sebagai pouch versi besar. Pada umumnya, pengguna kamera mirrorless atau DSLR menggunakan jenis holster ini dikarenakan kamera yang mereka miliki hanya perlu satu jenis lensa untuk dipasang pada bodi kamera saat berpergian. Secara umum, jenis pouch dan holster ini bisa dikaitkan pada celana atau sabuk. Hal ini memudahkan bagi Anda ketika ingin mengambil gambar secara sigap supaya tidak ketinggalan momen.

  1. Tas Selempang atau Messenger Bag

Jenis tas kamera yang satu ini biasa disebut dengan istilah shoulder bag. Dimana tas ini merupakan jenis tas yang paling populer dan banyak digunakan. Shoulder bag mampu menampung sebuah DSLR serta lensa tambahannya berjumlah satu atau lebih, ditambah lagi dengan aksesoris lain seperti charger atau flashgun. Model selempang ini juga menjadi favorit bagi para traveller. Posisinya yang berada di samping, memudahkan mereka mengambil kamera untuk mengambil gambar.

  1. Tas Ransel atau Backpack

Selanjutnya, tas kamera berjenis ransel atau backpack biasanya digunakan oleh fotografer profesional. Tas ini mampu menampung lebih banyak muatan dibandingkan dengan shoulder bag. Backpack mampu memuat kamera DSLR beserta lensa-lensa tambahannya dan juga mampu menyimpan laptop maupun tablet. Sangat multiguna ya. Jenis tas yang satu ini memiliki pengait untuk tripod, sehingga sangat aman dan cocok bagi Anda yang hobi berkelana jarak jauh seperti mendaki gunung atau hiking.

  1. Sling Bag

Tas kamera berikutnya yaitu berjenis sling bag. Memang, kapasitas daya tampungnya masih kalah dengan kapasitas backpack, sehingga Anda tidak disarankan untuk membawa terlalu banyak. Terlebih lagi, sling bag ini hanya akan disangga oleh satu bahu, jadi pastikan Anda bawa yang penting saja. Sling bag juga memberikan akses yang mudah bagi Anda dalam mengambil kamera, jadi tak perlu ribet.

  1. Tas Troli atau Rolling Case

Jenis tas yang satu ini sangat cocok bagi Anda yang hobi berpergian ke lokasi ekstrem, khususnya yang bertipe hard case. Kapasitas daya tampung tas kamera ini, jangan diragukan lagi. Tas ini mampu menampung lebih dari satu buah DSLR serta lensa-lensanya, bahkan juga bisa menyimpan drone.

Trik Memilih Tripod Mini untuk Anda Pecinta Fotografi

Trik Memilih Tripod Mini untuk Anda Pecinta Fotografi

Keindahan alam sekitar memang patut untuk diabadikan. Bagi para pecinta fotografi terutama yang fokus pada keindahan alam dan fenomena sosial, mereka tidak akan merasa lelah bahkan juga rela mengeluarkan biaya serta menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan hasil potretan yang indah. Mobilitas yang tinggi para fotografer entah yang masih pemula atau yang sudah profesional membutuhkan perlengkapan penunjangnya seperti tripod mini.

Trik Memilih Tripod Mini untuk Anda Pecinta Fotografi

Tripod yang satu ini memang multifungsi, keberadaannya banyak membantu para pecinta fotografi seperti saat travelling dan kegiatan outdoor lainnya. Bahkan banyak blogger yang membutuhkan perlengkapan satu ini untuk membantunya mengabadikan hidangan dan beragam produk yang akan dipublikasikan melalui sosial media. Agar Anda tidak membuat kesalahan dalam memilih tripod mungil ini, berikut beberapa tips yang bisa Anda jalankan.

Perhatikan Bahan yang Digunakan

Salah satu yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih tripod mini adalah berat yang dimilikinya. Tripod ini dibuat untuk memberikan kemudahan bagi Anda pecinta fotografi yang sedang travelling sehingga usahakan memilih tripod dengan bahan yang ringan seperti alumunium, sehingga tidak akan menambah ribet dan repot saat Anda henda melakukan kegiatan di luar ruangan. Harga tripod dengan bahan alumunium pun cenderung terjangkau, ia juga lebih fleksibel saat digunakan.

Cek Kapasitas Beban dan Stabilitas Tripod

Memeriksa kapasitas berat yang bisa ditopang oleh tripod mini yang akan Anda beli sangat diperlukan. Pastikan berat kamera yang Anda miliki tidak melebihi kapasitas dari tripod yang hendak dipakai. Karena jika kelebihan, risiko tripod dan kamera Anda jatuh sangat besar. Apalagi jika Anda menggunakan kamera dengan lensa panjang, maka hal ini harus Anda pertimbangkan saat memilih tripod.

Pilih Kepala Tripod Sesuai Kebutuhan

Jika diulas, kepala tripod memiliki beragam jenis. Kepala tripod ini berfungsi untuk meletakkan kamera sehingga Anda harus mempertimbangkan bagaimana pergerakannya, sehingga disarankan untuk Anda memilih yang fleksibel. Kepala tripod dibedakan menjadi dua yaitu:

  • Pan head yang fleksibel Anda gunakan untuk mengubah sudut secara horizontal maupun vertikal. Ia cukup memungkinkan untuk melakukan pengaturan sudut dengan tepat dan mendetail. Tripod mini ini cocok untuk kegiatan diluar dengan view landscape seperti pemandangan.
  • Ball head yaitu kepala tripod yang serbaguna yang bisa disesuaikan dengan ke atas-bawah, kiri-kanan yang sangat mudah untuk memotret objek bergerak. Namun Anda harus memperhatikan bobot kamera.

Pertimbangkan Tinggi Kaki

Meskipun dikatakan sebagai tripod mini, namun kenyatannya setiap produk memiliki spesifikasi yang berbeda termasuk dari tinggi yang dimilikinya. Pastikan ia fleksibel agar bisa dipendekkan den digunakan sebagai tongkat selfie dan dipanjangkan untuk bisa memotret objek lain seperti pemandangan.

Quick Release Shoe

Fitur yang satu ini akan memudahkan proses pemasangan kamera ke tripod mini Anda. Dengan quick release shoe Anda bisa memasangkannya terlebih dahulu pada kamera dan selanjutnya tinggal memasangkannya pada tripod, sehingga waktu pengambilan gambar lebih efisien.