Category Archives: Photography

Ingin Terjun di Bidang Fotografi Model? Baca Dulu Tips Menjadi Fotografer yang Ada di Bawah ini

Ingin Terjun di Bidang Fotografi Model? Baca Dulu Tips Menjadi Fotografer yang Ada di Bawah ini

Menjadi seorang fotografer model tentu tidaklah mudah. Dalam prosesnya saja, Anda harus mengeluarkan sejumlah biaya yang tak sedikit. Bukan hanya tentang uang, tetapi Anda juga harus mengorbankan waktu, pikiran serta tenaga Anda juga terutama untuk berlatih. Karena itu, supaya apa yang Anda korbankan tersebut tidak sia-sia, sebaiknya Anda imbangi juga dengan mengetahui sekaligus menerapkan berbagai tips menjadi fotografer model yang ada di bawah ini, antara lain:

Ingin Terjun di Bidang Fotografi Model? Baca Dulu Tips Menjadi Fotografer yang Ada di Bawah ini

Siapkan Kamera Anda

Untuk memotret, terutama memotret model, tentunya Anda harus menyiapkan kamera yang terbaik. Sebenarnya Anda bisa memakai kamera jenis apapun dalam hal ini, akan tetapi sangat disarankan supaya Anda benar-benar menggunakan yang terbaik. Idealnya, kamera yang terbaik ialah kamera yang lensanya dapat dilepas dan diganti-ganti seperti jenis mirrorless atau DSLR. Hal ini penting untuk dipertimbangkan supaya nantinya Anda bisa mengambil foto close up dengan memakai lensa zoom atau lensa tele. Kalaupun Anda belum mempunyai kamera yang memenuhi syarat tersebut, Anda bisa menggunakan kamera ponsel atau kamera saku terlebih dahulu. Akan tetapi, pastikan bahwa Anda memang piawai dalam menggunakannya, karena sebenarnya peran kamera dalam menghasilkan foto yang bagus itu hanya 20% dan sisanya tergantung pada fotografernya.

Pikirkan Konsep

Tips menjadi fotografer model yang kedua adalah pikirkan konsepnya. Konsep ini juga merupakan hal yang harus Anda pikirkan sebelum mulai melakukan pemotretan supaya sang model tidak kebingungan dalam memilih kostum nantinya. Konsep juga akan membuat hasil foto lebih menarik dan mempunyai cerita. Ada banyak konsep yang bisa Anda coba, silahkan Anda cari referensinya terlebih dahulu untuk mendapatkan inspirasi.

Temukan Model dan Komunikasikan Konsep Tersebut

Anda sudah punya konsep? Kalau iya, silahkan lakukan tips yang ketiga ini, yaitu temukan modelnya. Untuk model, Anda bisa memilih antara model yang biasa atau model yang profesional asalkan dia sesuai dengan konsep Anda nantinya. Minimal Anda harus memilih model yang bisa berpose dan camera face. Mengenai berat badan, Anda bisa menyesuaikannya dengan konsep yang Anda pikirkan sebelumnya. Jika sudah, tugas Anda selanjutnya adalah mengkomunikasikan konsep pemotretan yang dimaksud dengan sang model. Komunikasi ini juga penting supaya nanti model bisa paham dengan apa yang hendak Anda hasilkan dalam sesi pemotretan itu.

Perhatikan Make up, Kostum, Wardrobe dan Property

Perhatikan make up, kostum, wardrobe dan property adalah tips menjadi fotografer yang keempat. Apalagi untuk make up dan kostum, ini memang merupakan 2 hal penting yang benar-benar harus diperhatikan. Siapkan semuanya dan sesuaikan dengan konsep yang Anda mau.

Berikan Umpan Balik pada Model

Nah, tips yang terakhir adalah berikan umpan balik pada sang model. Maksudnya adalah luangkan waktu Anda sejenak untuk mengajak sang model berkomunikasi supaya suasana tidak terlalu tegang. Sebaiknya biasakan pula untuk Anda mengajak model tersebut berbicara saat pemotretan. Kemudian tunjukkan hasilnya kepada model lalu mintalah koreksi ataupun sekedar komentar mengenai foto tersebut.

Cara Memotret di Malam Hari dengan DSLR Agar Jelas dan Indah

Cara Memotret di Malam Hari dengan DSLR Agar Jelas dan Indah

Cahaya merupakan salah satu faktor penting yang dibutuhkan saat melakukan pemotretan. Gambar sendiri tercipta karena pantulan bayangan yang didapatkan dari adanya cahaya. Karena itu tak aneh jika memotret malam hari yang lebih redup hingga gelap seringkali menghasilkan gambar yang kurang tajam bahkan kurang jelas karena minimnya cahaya. Menggunakan tambahan lampu atau flash memang menjadi senjata namun akan mengurangi keaslian gambar tersebut sehingga terlihat kurang natural. Bagi Anda pengguna DSLR yang ingin mengambil gambar di malam hari dengan tetap tampak asli namun juga jelas, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengakalinya:

Cara Memotret di Malam Hari dengan DSLR Agar Jelas dan Indah 

  • Gunakan ISO rendah.

Rahasia paling umum untuk memotret di malam hari adalah dengan menggunakan ISO rendah yaitu antara 100 – 200. Memang bagi pemula akan tergoda untuk menaikkan ISO agar shutter speed bertambah, namun hal tersebut bisa berakibat pada bertambahnya noise. Namun jika Anda tetap ingin melakukannya. Pilihlah formal gambar RAW sehingga dapat Anda edit dengan baik menggunakan software editing gambar.

  • Pilih waktu yang tepat.

Point ini sangat membantu untuk memotret pemandangan, gedung hingga arus lalu lintas. Meski Anda tak menggunakan flash atau lampu tambahan, memanfaatkan lingkungan sekitar yang secara alami mengeluarkan cahaya bisa dilakukan. Karenanya pastikan Anda memotret malam hari di waktu yang tepat misalnya saat lalu lintas masih padat sehingga lampu mobil dan pertokoan masih ramai, di sore hari atau saat-saat tertentu yang ingin ditonjolkan pada foto Anda.

  • Gunakan lensa wide angle.

Untuk memotret benda di malam hari dimana ia terletak berdekatan dengan sumber cahaya tertentu, gunakanlah lensa wide angle sehingga benda akan tampil dari sudut pandang yang lebih lebar. Hal ini berguna untuk membiasakan cahaya sehingga gambar tidak penuh dengan satu efek cahaya yang berada di dekat objek saja.

  • Atur white balance.

Pengaturan white balance juga point yang penting untuk mendapatkan gambar jelas di malam hari. Setting white balance di posisi 3000 – 7000k untuk mendapatkan gambar yang jelas dan indah. Sesuaikan pengaturan jika lokasi pemotretan masih memiliki sumber cahaya yang terang. 

  • Setting aperture.

Mengatur jarak aperture dan diafragma akan membuat gambar Anda tetap fokus dan tidak memiliki blur. Aturlah aperture dengan jarak terlebar sesuai dengan diafragma yang digunakan.

Itulah beberapa trik yang bisa Anda gunakan untuk memotret malam hari menggunakan kamera DSLR. Meski di malam hari umumnya minim cahaya matahari, namun masih ada cahaya lampu yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan gambar yang terang dan tajam. Selain memilih lokasi, waktu dan mengenal pengaturan kamera yang digunakan merupakan senjata rahasia agar foto di malam hari menjadi lebih indah.

Tips Fotografi Khusus yang Bisa Dijadikan Acuan untuk Pemula

Tips Fotografi Khusus yang Bisa Dijadikan Acuan untuk Pemula

Fotografi adalah proses yang menyenangkan dan mempesona. Sekarang lebih mudah dari sebelumnya untuk memulai belajar dunia fotografi. Anda bisa mulai memotret apa pun yang menarik minat Anda. Karena hambatan teknis pada fotografi telah berkurang secara drastis, namun Anda masih memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada cara mengambil foto yang bagus. Di bawah berikut ada beberapa tips fotografi yang dapat Anda jadikan sebagai acuan pada saat ingin belajar fotografi.

 Tips Fotografi Khusus yang Bisa Dijadikan Acuan untuk Pemula

Ada banyak yang harus diambil sebagai fotografer baru. Dengan melakukan fotografi dan menghasilkan gambar yang sempurna, maka Anda dapat menyimak pada ulasan berikut ini yang akan menemukan perlengkapan yang akan membantu meningkatkan keterampilan Anda. Menjadi seorang fotografer memang menjadi hal yang sangat menyenangkan, sehingga Anda yang masih dalam tahap belajar fotografi, maka tidak ada waktu terlambat. 

Berikut ini tips fotografi yang dapat Anda jadikan sebagai acuan:

  • Pelajari semua aturan.

Aturan fotografi sangat penting karena mereka menyediakan landasan untuk kiat dan trik fotografi yang lebih canggih nantinya. Pelajari aturannya terlebih dahulu, jadi Anda memiliki kontrol yang lebih kreatif saat mengurainya nanti.

  • Fokuskan terlebih dahulu, kemudian bingkai bidikan Anda.

Gambar yang tidak benar atau buram tidak dapat digunakan, tetapi gambar yang tidak tepat mungkin masih dapat disimpan. Untuk alasan ini, Anda harus selalu fokus dan mengekspos subjek dengan benar sebelum menyesuaikan bingkai.

  • Fokus pada mata.

Saat mengambil foto potret di setiap celah, pastikan Anda memaku fokus pada mata. Selama mata berada dalam fokus, Anda dan subjek Anda lebih cenderung menganggap gambar untuk ditembak dengan benar.

  • Buat banyak kesalahan, kemudian belajar dari kesalahan tersebut.

Semakin banyak kesalahan yang Anda buat, semakin cepat Anda akan belajar dan meningkatkan keterampilan fotografi Anda. Semua fotografer profesional pernah memulai tanpa memahami apa pun di kamera.

  • Sempurnakan trifecta pemaparan.

Mendapatkan eksposur yang tepat dalam fotografi terdiri dari menyeimbangkan tiga hal seperti kecepatan rana, apertur, dan pengaturan ISO. Anda dapat memulai dengan memotret dalam mode otomatis atau prioritas.

Selalu siap untuk mengambil bidikan, sedangkan kebanyakan DSLR digital memiliki waktu startup hampir seketika, dan hampir tidak membutuhkan daya baterai ekstra untuk menyalakan kamera Anda. Jaga kamera Anda pada salah satu mode semi otomatis atau otomatis penuh untuk gambar yang tidak terduga sebelum subjek Anda terbang.

Bidik ukuran aperture sekitar f / 2.8 hingga f / 5.6 untuk menjadikan latar belakang di belakang subjek Anda lebih buram. Ini akan membantu menghilangkan latar belakang yang mengganggu dan membuat subjek Anda menonjol. Anda dapat bereksperimen dengan lubang yang lebih lebar, tetapi berhati-hatilah agar mata subjek tetap fokus. Itulah tips fotografi yang dapat Anda pelajari.

 

Inilah Tips Fotografi yang Wajib Diikuti Para Pemula

Inilah Tips Fotografi yang Wajib Diikuti Para Pemula

Bagi sebagian orang, fotografi adalah salah satu kegiatan yang menarik dan menyenangkan. Jika pada masa dahulu aktivitas pengambilan gambar hanya bisa dilakukan melalui kamera klasik dan harus menunggu beberapa waktu agar hasilnya bisa keluar, berbeda dengan zaman sekarang yang semua proses tersebut bisa dilakukan dengan cepat. Nah, jika Anda juga merupakan seorang yang tertarik di bidang ini dan masih berstatus sebagai pemula, Anda bisa mengikuti beberapa tips fotografi berikut saat berlatih mengambil gambar. Adapun beberapa tips yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Inilah Tips Fotografi yang Wajib Diikuti Para Pemula

Pelajari Aturan yang Berlaku dalam Fotografi

Mempelajari aturan-aturan yang berlaku dalam fotografi adalah hal yang pertama kali harus Anda lakukan. Mengapa? Karena aturan-aturan tersebut juga sekaligus akan mengajarkan Anda tentang pengetahuan dasar mengenai fotografi, dimana pengetahuan dasar ini nantinya bisa Anda jadikan sebagai modal untuk mempelajari fotografi lebih lanjut. Aturan-aturan tersebut juga akan sekaligus membuat Anda mempunyai kontrol kreatif yang bagus saat praktek secara langsung.

Fokuskan Pikiran Anda Sebelum Mulai Memotret Sebuah Objek

Tips fotografi yang kedua yang juga harus Anda lakukan adalah fokuskan pikiran Anda terlebih dahulu sebelum Anda mulai memotret sebuah objek. Kalaupun setelah fokus nanti hasilnya tetap tidak sesuai dengan keinginan Anda, jangan dihapus dulu. Tetap simpan gambar tersebut karena ini bisa menjadi bahan koreksi bagi Anda supaya nanti bisa lebih fokus lagi saat membidik sebuah objek.

Selalu Belajar dari Kesalahan yang Sudah Pernah Dilakukan

Menyambung tips yang kedua di atas, hasil foto yang penuh dengan kesalahan itu hendaknya tetap disimpan. Semakin banyak kesalahan yang dilakukan seorang pemula saat berlatih, biasanya akan semakin lekas pula kemampuan pemula tersebut meningkat. Pastinya, para fotografer yang sudah professional saat ini dahulunya juga sering melakukan kesalahan. Nah, tugas Anda adalah pelajari kesalahan-kesalahan yang pernah Anda lakukan saat praktek tersebut, lalu cobalah untuk memperbaikinya.

Fokus pada Apa yang Anda Bidik

Anda pasti sudah paham bukan bahwa dalam dunia fotografi, organ mata itu mempunyai peran yang sangat penting? Karena itulah selalu jaga kesehatan mata Anda dan pastikan bahwa Anda sudah membidik objek dengan tepat dengan mata Anda. Jika mata Anda sudah dalam kondisi yang fokus seperti ini, selanjutnya cobalah untuk mengarahkan kamera pada objek secermat mungkin sehingga Anda juga bisa mengambil gambar dengan tepat.

Awali Kegiatan Fotografi dengan Memotret Objek yang Anda Sukai

Tips fotografi yang selanjutnya adalah sebaiknya Anda mengawali kegiatan fotografi Anda dengan memotret objek yang Anda sukai terlebih dahulu. Apakah ini penting? Sebenarnya tidak karena pilihan tetap ada di tangan Anda. Hanya saja, jika Anda mengawali kegiatan fotografi dengan memotret berbagai objek yang Anda sukai, besar kemungkinan Anda akan semakin merasa nyaman dengan bidang ini sehingga semangat Anda untuk mempelajarinya terus terjaga.

Inilah Fotografi Dasar yang Harus di Pahami Photographer

Inilah Fotografi Dasar yang Harus di Pahami Photographer

Fotografi dasar harus diketahui oleh para photographer yang ada di seluruh dunia melalui seni visual, jadi Anda harus tahu persis betapa sulitnya dapat mempelajari prinsip-prinsip dasar fotografi. Tujuan memahami dasar-dasar fotografi yaitu sebagai cara termudah untuk mempelajari dasar-dasar fotografi dalam waktu sesingkat mungkin. Anda dapat mempelajari dasar-dasar fotografi. Setelah Anda mempelajarinya, maka Anda dapat mulai membiasakan diri dengan dasar-dasar fotografi.

 Inilah Fotografi Dasar yang Harus di Pahami Photographer

Anda dapat melakukan fotografi dengan kamera yang paling sederhana sekalipun, tetapi prinsip-prinsip di bawah ii dapat dipelajari oleh orang-orang yang ingin belajar menggunakan kamera DSLR, kamera micro four-thirds, atau setidaknya kamera yang memungkinkan fotografer untuk menyesuaikan kecepatan rana, apertur, dan ISO. Untuk daftar lengkap perlengkapan yang disarankan, periksa pilihan Anda. Sekarang setelah Anda memiliki kamera, maka pelajari eksposur pembelajaran di bawah berikut: 

  • Eksposur.

Eksposur berarti kecerahan atau kegelapan foto. Tampaknya cukup sederhana untuk mengambil foto yang terpapar dengan benar yang memiliki kecerahan atau kegelapan yang tepat, tetapi dalam kenyataannya, itu bisa sangat rumit. Eksposur menggunakan Aperture, Shutter speed, dan ISO bersamaan untuk membuat gambar yang diekspos dengan benar.

  • Aperture.

Sederhananya, Aperture adalah lubang di dalam lensa Anda, di mana cahaya bergerak ke dalam tubuh kamera. Kecepatan rana 1,4 menjadikannya aperture lebar, namun apabila diambil pada 5,6 menjadikannya lebih sempit, karena itu lebih banyak bidikan dalam fokus.

  • ISO.

ISO adalah tingkat sensitivitas kamera Anda terhadap cahaya yang tersedia yang wajib diketahui sebagai fotografi dasar. Semakin rendah nomor ISO, semakin kurang sensitif terhadap cahaya, sementara angka ISO yang lebih tinggi meningkatkan sensitivitas kamera Anda.

  • Shutter speed.

Shutter speed dikenal sebagai exposure time, singkatan dari panjang waktu shutter kamera terbuka untuk memaparkan cahaya ke sensor kamera. Jika kecepatan rana cepat, dapat membantu untuk membekukan aksi sepenuhnya.

  • Saldo white.

White balance menyeimbangkan suhu warna dalam gambar Anda. Cara kerjanya yaitu menambah warna berlawanan dengan gambar dalam upaya untuk mengembalikan suhu warna ke netral.

DSLR hadir dengan berbagai mode autofocus. Untuk kesederhanaan, akan fokus pada AF-C dan AF-S. Untuk fokus tunggal maka terdapat satu Shot / S-AF / Single Servo / AF-S / S. Ada juga bentuk autofokus yang paling sederhana. Secara umum, Anda menekan tombol pelepas rana setengah, atau kamera Anda mungkin memiliki tombol AF-ON terpisah, dan kamera akan mengunci fokus pada subjek di mana Anda telah menempatkan sensor autofokus aktif. Tekan tombol rana sisa untuk mengambil gambar.

Jika kamera Anda memiliki lampu bantuan fokus otomatis di depan, sepertinya Anda harus berada dalam mode ini untuk mendapatkan lampu untuk menerangi pemandangan sehingga kamera dapat fokus. Sedangkan untuk fokus terus menerus dalam fotografi dasar yaitu AF / C-AF / AI Servo / AF-C berkelanjutan.

Tips Menjadi Fotografer Tanpa Kursus untuk Para Pemula

Tips Menjadi Fotografer Tanpa Kursus untuk Para Pemula

Hobi fotografi saat ini sudah menjamur di berbagai kalangan terutama anak muda dan dewasa. Banyaknya wadah yang bisa dimanfaatkan seseorang untuk memamerkan hasil jepretan kamera mereka menjadi salah satu faktor penyebab semakin disukainya kegiatan hunting foto tersebut. Dari mulai para pelajar dengan berbekal kamera smartphone hingga para profesional dengan kamera mahal berlomba untuk menjadi fotografer handal. Apakah Anda juga demikian? Jika iya, tak ada salahnya untuk mempraktekkan tips menjadi fotografer berikut ini untuk menjadi bisa menghasilkan foto yang baik mesti tak melalui tahapan pendidikan khusus.

 Tips Menjadi Fotografer Tanpa Kursus untuk Para Pemula

Menghasilkan sebuah foto yang baik bisa jadi masalah selera penilaiannya, tehnik dan kecanggihan kamera yang digunakan, pintarnya fotografer mengangkat subjek tertentu hingga keunikan setting lokasi sehingga bisa menarik cerita tersendiri. Semua itu bisa dipelajari dan didapatkan di luar kursus yang umumnya membuat Anda harus membayar biaya keikutsertaan. Tak sedikit para fotografer profesional yang bisa menghasilkan karya indahnya tanpa berasal dari sekolah fotografi tertentu. Jika mereka saja bisa, Anda juga bisa melakukannya. Berikut ini adalah beberapa tips menjadi fotografer amatir yang bisa mulai Anda lakukan:

  • Memilih objek.

Menggunakan kamera smartphone ataupun kamera mahal, jika Anda bisa memilih objek yang unik dan memiliki cerita tersendiri, maka foto yang dihasilkan akan lebih mengena. Karenanya, memilih objek yang akan dijadikan gambar sangatlah penting yang bisa Anda lakukan dengan cara melakukan pengamatan ke lingkungan sekitar hingga hunting lokasi foto di tempat lain. Objek yang menarik tak selalu hanya yang indah-indah saja namun juga bisa dari objek biasa yang Anda temukan angle tertentu sehingga lebih indah.

  •  Eksperimen kamera.

Apapun jenis kamera yang Anda gunakan, lakukan eksperimen dengan kamera Anda. Kenali apa saja fitur yang ada dalam kamera dan utak-atik pengaturannya sehingga Anda bisa mengetahui manfaat dan perbedaan format fitur yang dimiliki. Jika ada beberapa fitur yang tak Anda pahami, cari tahu di buku fotografi ataupun melalui searching internet sehingga bisa Anda pahami manfaatnya. Jangan takut untuk mengambil foto dengan berbagai fitur dan settingan yang ada untuk tambahan wawasan Anda.

  • Pelajari angle dan teknis cahaya.

Angle tertentu akan memberikan hasil foto yang berbeda dengan angle lainnya. Pelajari mengenai angle terutama yang bersinggungan dengan cahaya untuk tehnik penting seorang fotografer dari berbagai sumber.

Dengan mempraktekkan tips menjadi fotografer di atas, Anda bisa menjadi seorang fotografer dengan hasil gambar yang memiliki nilai seni dan indah tanpa harus mengikuti kursus atau pendidikan. Pengalaman yang dimiliki orang lain juga bisa Anda jadikan guru dengan cara ikut belajar bersama dengan seorang fotografer profesional sebagai asisten atau hanya sekedar membantu untuk mencari ilmu saja.

 

Tanpa Flash, Begini Teknik Memotret Malam Hari Agar Hasilnya Berkualitas

Tanpa Flash, Begini Teknik Memotret Malam Hari Agar Hasilnya Berkualitas

Biasanya seseorang akan mengaktifkan flash saat hendak mengambil gambar di malam hari. Hal ini memang sengaja dilakukan agar kamera bisa menangkap objek dengan lebih jelas. Namun sayangnya, ada pula saat-saat dimana lampu kilat tersebut justru tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga, perlu kiranya Anda belajar memotret malam hari tanpa menggunakan bantuan lampu kilat. Nah, di bawah ini ada beberapa teknik yang bisa Anda terapkan saat hendak mengambil gambar di malam hari, antara lain:

Tanpa Flash, Begini Teknik Memotret Malam Hari Agar Hasilnya Berkualitas

Gunakan Aperture yang Lebar

Untuk mendapatkan latar gambar, cahaya akan keluar dengan melewati lubang pada lensa kamera. Semakin lebar lubang yang Anda gunakan, otomatis akan semakin banyak pula jumlah cahaya yang masuk dengan melalui sensor kamera. Karena itulah Anda harus menggunakan aperture yang lebar saat memotret malam hari supaya hasilnya tetap bagus sekalipun Anda sedang berada dalam daerah atau ruang yang kondisi pencahayaannya kurang.

Gunakan Mode Malam

Rata-rata kamera akan mempunyai mode potret malam atau night portrait mode. Sebaiknya Anda manfaatkan mode ini saat hendak memotret malam hari karena mode tersebut bisa membuat Anda mendapatkan efek yang cukup signifikan terhadap kualitas gambar yang Anda ambil.

Ambil Gambar dalam Format Raw

Raw merupakan salah satu jenis format file gambar yang hampir sama dengan jpeg. Akan tetapi, format raw ini menghasilkan gambar yang ukurannya lebih besar dibandingkan dengan jpeg. Karenanya sebelum Anda melakukan aktivitas memotret malam hari, perhatikan terlebih dahulu kondisi kapasitas kartu memori Anda. Untuk Anda yang masih pemula dengan format satu ini, biasanya memang akan sedikit kaku. Namun cobalah untuk terus bertahan dan berlatih supaya hasil pemotretan lebih menakjubkan.

Perhatikanlah Bagaimana Pengaturan Kamera Anda

Pengaturan kamera yang layak untuk mendapatkan perhatian diantaranya adalah shutter speed. Pastikan Anda mengatur fitur yang satu ini dengan baik mengingat panjangnya jarak fokus bisa menjadi masalah apabila kamera mengalami goyangan atau getaran sehingga membuat hasil foto menjadi kurang bagus. Sangat disarankan agar Anda mengatur shutter speed ini lebih tinggi dari panjang jarak fokus. Contoh, jika panjang jarak fokusnya 200 mm, maka Anda harus mengatur shutter speed pada posisi 1/250 atau yang lebih tinggi dari itu.

Gunakan Tripod

Jika Anda belum mempunyai alat yang satu ini, sebaiknya Anda segera mengalokasikan sejumlah dana untuk membelinya. Pasalnya, alat yang satu ini akan membantu menjaga kamera Anda supaya tidak bergerak saat sedang dipakai untuk mengambil gambar sehingga hasilnya bisa lebih alami. Dibandingkan dengan membeli tripod yang berkualitas rendah, sebaiknya Anda sekalian beli tripod yang harganya lebih mahal karena tripod yang harganya murah biasanya akan lekas rusak serta kurang mampu dalam menahan kamera.

Fungsi pada Setting Kamera Jadi Materi Fotografi Dasar yang Harus Anda Kuasai

Fungsi pada Setting Kamera Jadi Materi Fotografi Dasar yang Harus Anda Kuasai

Anda suka dunia fotografi? Namun belum memiliki dasarnya? Jangan khawatir karena saat ink Anda bisa belajar mengenai fotografi dasar dimanapun dan kapanpun. Banyak ilmu baru yang bisa Anda dapatkan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi. Seperti di dalam artikel ini yang akan mengulas bagaimana fotografi dasar bisa Anda jalankan.

Fungsi pada Setting Kamera Jadi Materi Fotografi Dasar yang Harus Anda Kuasai

Memahami dasar dalam dunia fotografi bisa Anda mulai dari komponen yang ada di sebuah kamera untuk membantu Anda menghasilkan gambar yang bagus. Seperti apa?  Berikut kiat-kiatnya.

Setting ISO

ISO atau ASA merupakan setting pada kamera yang berguna untuk mengatur tingkat sensitivitas kamera terhadap keberadaan cahaya. Sensor inilah yang akan merekam cahaya pada sebuah kamera sehingga mampu menghasilkan sebuah gambar atau foto. Prinsipnya adalah semakin tinggi ISO yang dimiliki sebuah kamera maka semakin tinggi pula sensitivitasnya terhadap keberadaan cahaya.

Saat Anda hendak mengambil gambar pada ruang terbuka dengan banyak cahaya aturlah ISO pada tingkat rendah yaitu antara 100-200 sedangkan jika ada di ruangan gelap, Anda bisa mengaturnya lebih tinggi hingga 1600 ke atas. Semakin tinggi ISO yang Anda atur maka akan menghasilkan noise yang tinggi pula pada foto Anda. Sebaiknya Anda mengusahakan untuk memakai ISO dalam tingkat yang rendah yaitu 400 agar hasil bidikan Anda bisa jernih dan memiliki detail yang tajam.

Setting Kecepatan

Kecepatan di sini maksudnya adalah dari shutter kamera baik untuk membuka, cahaya masuk hingga mengenai sensor, dan menutup kembali. Ukuran kecepatan ini dihitung dalam detik. Biasanya kecepatan bisa diatur mulai dari 1/30 detik, 1 detik, dst yang bisa Anda ketahui berdasarkan angka yang tercantum dalam kamera.

Prinsip fotografi dasar yaitu semakin lambat kecepatan maka cahaya akan masuk dan direkam sensor lebih banyak yang akan menghasilkan foto lebih terang. Misalnya kecepatan 1/125 detik dapat menangkap momen dan menghasilkan foto tajam karena mampu mengurangi goyangan pada saat memotret. Untuk hasil maksimal gunakan kecepatan di atas 1/60 yaitu antara 1/124-1/200 jika Anda mengambil gambar dengan tripod.

Setting Diafragma

Setting diafragma atau yang juga dikenal sebagai apertur merupakan ukuran bukaan pada lensa kamera. Prinsip fotografi dasar pada diafragma ini adalah semakin kecil nomor yang ada pada stop maka semakin besar bukaan dari lensa kamera Anda. Akibatnya cahaya yang masuk juga semakin besar. Untuk hasil gambarnya sendiri akan lebih terang.

Bagian ini juga berpengaruh pada depth of field yaitu lebarnya ruang fokus. Jika bukaan semakin kecil maka ruang fokus juga menyempit. Tipsnya adalah jika Anda memotret model sebaiknya gunakan diafragma pada bukaan yang besar sehingga hanya fokus ke model dan background bisa blur. Sedangkan saat Anda hendak memotret pemandangan atau gambar dengan landscape, sebaiknya gunakan diafragma dengan bukaan kecil agar hasil gambar lebih tajam. Masing-masing kamera juga memiliki ukuran diafragma yang beragam.

Tips Fotografi yang Bisa Anda Terapkan untuk Memotret Pemandangan dengan Hasil Menawan

Tips Fotografi yang Bisa Anda Terapkan untuk Memotret Pemandangan dengan Hasil Menawan

Dewasa ini semakin banyak orang memiliki fotografi sebagai hobi maupun profesinya. Hal ini mendapat dukungan dari semakin canggih jenis kamera digital yang diciptakan oleh produsen kamera sehingga bisa menghasilkan foto dengan kualitas dan seni yang tinggi. Banyak fitur yang dibekalkan pada kamera digital terbaru yang memudahkan penggunaannya untuk mengambil gambar dengan kualitas terbaik. Meski begitu, bukan hanya kamera saja yang menjadi point utama jika ingin menghasilkan foto yang terbaik, pengetahuan dan skill dari fotografer juga penting agar mengetahui tehnik-tehnik pengambilan gambar. Bagi Anda para pemula di bidang fotografi, berikut ini ada beberapa tips fotografi yang bisa dipraktekkan untuk mengambil gambar landscape atau pemandangan agar hasil foto Anda tak kalah dari fotografer profesional:

Tips Fotografi yang Bisa Anda Terapkan untuk Memotret Pemandangan dengan Hasil Menawan 

  • Angle.

Mengetahui angle yang tepat merupakan cara yang sangat penting untuk mendapatkan foto yang menarik. Satu objek akan memiliki hasil foto berbeda dari beberapa angle pengambilan gambar. Anda bisa mencoba mengambil gambar dari berbagai angle terlebih dahulu sebelum menentukan mana angle terbaik.

  • Pencahayaan.

Cahaya bisa menjadi teman sekaligus musuh Anda saat akan mengambil gambar. Hal ini tergantung dari seberapa pintar Anda mengolah cahaya yang masuk agar membantu Anda dalam menghasilkan foto yang maksimal. Selain membatasi atau menambah cahaya, Anda juga bisa menentukan angle agar bayangan yang tercipta menjadi lebih indah.

  • Waktu pemotretan.

Pemilihan waktu pemotretan juga bisa dilakukan untuk mengatasi masalah pencahayaan. Memotret di pagi hari akan berbeda dengan di sore hari begitu juga di waktu-waktu yang lain. Anda bisa melakukan survey lokasi pemandangan yang akan dipotret sehari sebelumnya untuk menentukan waktu pemotretan mana yang paling baik.

  • Memanfaatkan benda lain.

Ketika Anda akan memotret pemandangan, tips fotografi pastinya banyak objek yang akan masuk dalam frame Anda seperti pohon, rumput, hewan dan sebagainya. Meski pada awalnya Anda tak ingin memasukkan salah satu objek pada frame, namun justru dengan memanfaatkannya foto bisa lebih menarik. Misalnya gunakan objek rumput kecil untuk mengambil gambar belakang pemandangan yang Anda inginkan untuk mendapatkan efek kesesuaian tinggi benda.

  • Eksperimen.

Lakukan eksperimen dengan kamera Anda, cahaya, dan objek yang ada di hadapan Anda. Jangan takut untuk membuat banyak foto meski nantinya hanya satu foto yang akan digunakan.

Beberapa tips fotografi di atas akan membuat foto landscape menjadi lebih baik sehingga Anda tak tampak sebagai seorang pemula. Jangan ragu untuk belajar dari berbagai sumber meski dengan begitu Anda perlu mengoleksi buku fotografi atau bertanya pada banyak orang lain yang lebih ahli. Selalu bawa kamera Anda untuk menikmati proses belajar menjadi fotografer yang lebih profesional.

5 Tips Fotografi Bagi Anda yang Masih Pemula

5 Tips Fotografi Bagi Anda yang Masih Pemula

Fotografi adalah salah satu kegiatan atau hobi yang menyenangkan, dan Anda hanya perlu mengandalkan kamera dan juga skill memotret yang baik. Diperlukan konsep yang menarik dan unik, jika ingin menghasilkan jepretan yang luar biasa dan sesuai keinginan. Berikut beberapa tips fotografi untuk Anda para pemula yang menyukai hobi ini, antara lain:

5 Tips Fotografi Bagi Anda yang Masih Pemula

1. Mengambil Gambar Secara Dekat

Robert Capa yang merupakan seorang fotografer terkenal pernah berkata “Jika foto anda tidak cukup baik, berarti anda tidak cukup dekat saat membidiknya”. Hal ini merupakan tips fotografi dimana menunjukkan bahwa sebuah tampilan foto tidak akan cukup baik jika tidak diambil dalam jarak dekat. Sebisa mungkin, ambillah gambar yang bagus dalam jumlah banyak, jangan sampai hanya membuang ruang penyimpanan kamera Anda saja. Semakin dekat Anda dengan subyek, maka akan semakin jelas ekspresi wajah dari subyek Anda tersebut.

  1. Latihan Memotret Setiap Hari

Tips fotografi bagi para pemula selanjutnya adalah dengan banyak berlatih. Memotretlah sebanyak yang Anda bisa, dengan cara ini Anda akan terbiasa dan secara tidak langsung mengasah kemampuan Anda. Selain menambah daftar galeri kamera Anda, berlatih dengan cara ini juga dapat mengumpulkan momen-momen yang menarik dan bisa membuat Anda termotivasi untuk berlatih lebih giat. Tidak perlu khawatir dengan hasil potret Anda. Cobalah dengan berbagai keahlian yang Anda miliki, lama kelamaan hasil foto Anda akan terlihat semakin luar biasa.

  1. Belilah Buku-buku Tentang Fotografi

Tak hanya mengandalkan kamera saja, Anda juga perlu memiliki ilmu dan wawasan serta keahlian mengenai fotografi. Ada banyak hasil jepretan yang luar biasa dengan hanya memotret melalui kamera ponsel. Anda juga perlu mempelajari buku-buku fotografi yang bermanfaat. Dengan melihat hasil karya para fotografer handal dalam buku-buku tersebut, tak hanya memotivasi Anda untuk mengikuti jejak mereka, melainkan juga mampu memberi ide untuk Anda agar menghasilkan jepretan yang lebih baik dari sebelumnya.

  1. Jangan Terlalu Banyak Menghabiskan Waktu dalam Proses Edit

Tips fotografi untuk para pemula selanjutnya adalah untuk mengatur kamera terlebih dahulu di awal kegiatan memotret, sehingga Anda tidak perlu membuang waktu untuk proses editing lagi. Anda bisa menggunakan efek super-seni foto jika ingin memiliki hasil foto dengan editan yang baik. Jika waktu untuk mengedit foto Anda saja lebih lama dari proses pemotretan, lebih baik Anda memotret ulang dibandingkan menghabiskan waktu hanya untuk proses edit. Oleh sebab itu, tips yang satu ini perlu untuk Anda perhatikan.

  1. Bereksperimen dengan Pengaturan Kamera Anda

Tips fotografi berikutnya yaitu hasil pemotretan gambar atau bidikan Anda mungkin lebih fleksibel dan terlihat natural dari yang Anda ketahui. Penting untuk Anda mempelajari dan membaca mengenai arti dari simbol-simbol kecil di kamera. Ketika Anda sedang memahaminya, cobalah untuk bereksperimen menggunakan berbagai pengaturan yang ada di kamera Anda.