Category Archives: Lensa

Fungsi Beberapa Lensa Kamera

Bagi Anda para pemula yang baru saja memiliki kamera DSLR pastinya bingung dengan lensa yang dijual di beberapa toko kamera beserta fungsi dari lensa – lensa tersebut. Karena lensa memiliki fungsinya tersendiri, maka harga lensa kamera juga bervariasi dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Ada juga lensa yang digunakan untuk pengambilan fotografi makro, dan pengambilan gambar secara umum. Setelah memilih lensa kamera yang diinginkan, Anda pun bisa langsung ke toko kamera atau membelinya secara online di toko online sesuai dengan jenis lensa yang Anda butuhkan. Berikut beberapa fungsi lensa kamera yang mungkin bisa Anda jadikan patokan sebelum membeli.

  • Lensa Kit ( Standar dan Normal)

Lensa kit biasanya sudah bawaan dari pabrik dan ketika Anda membelinya sudah ada pada kamera tersebut. Disebut normal dan standar karena memiliki focal length yang setara dengan diagonal gambar yang diproyeksikan pada lensa kamera. Dan disebut standar karena menghasilkan proyeksi yang lebih natural bila dibandingkan dengan lensa yang lain. Hasil yang diperlihatkan oleh lensa kita atau normal ini juga sama persis dengan apa yang dilihat oleh mata Anda.

  • Lensa Wide Angle

Disebut sebagai lensa sudut lebar karena sudut pandang yang lebar dan memberikan sudut panadng mendekati 180 derajat. Hasil dari karakter lensa lebar ini dapat membuat objek atau subjek kelihatan berukuran lebih kecil dari aslinya. Lensa jenis ini cocok digunakan saat memotret subjek yang luas dalam ruangan yang sempit. Ukuran lensa ini beraneka ragam, 17 mm, 28 mm, dan 35 mm.

  • Lensa Tele

Lensa ini kebalikan dari Wide Angle karena dapat memperbesar objek yang berjarak jauh dan menghasilkan gambar yang tidak pecah atau terdistorsi. Fungsi lensa ini untuk mendekatkan objek dan mempersempit sudut pandang. Biasanya ukuran lensa ini di atas 70 mm dan digunakan untuk mengambil foto candid atau pemandangan.

Baca Juga: Aksesoris Kamera DSLR

  • Lensa Zoom

Lensa ini merupakan gabungan dari lensa kit, wide angle dan tele. Lensa ini dirancang memiliki sudut pandang berbeda. Dimulai dari 2x zoom, 3x zoom, 10 x zoom dan 12x zoom.

  • Lensa Fish Eye

Gambar yang dihasilkan dari lensa ini cenderung melengkung, terdistorsi menjadi sedikit oval dan agak gepeng. Area penglihatan juga cenderung lebih dari 100 derajat, sehingga menghasilkan gambar yang cukup tinggi distorsinya. Dan pengaturan fokus pada kamera juga tidak diperlukan.

Jadi, lensa kamera sebenarnya lebih banyak lagi jenisnya hanya saja lima lensa di atas yang paling sering dicari dan diminati oleh para pengguna pemula. Semoga artikel ini bermanfaat dan tidak membuat Anda kebingungan lagi saat ingin membeli lensa. Ayo tingkatkan keahlian Anda dalam memotret!

lensa kamera

Tips Memilih Lensa Kamera Terbaik yang Fungsional

Memiliki kamera dengan kualitas bagus sesuai spesifikasi yang tertanam di dalamnya akan lebih maksimal. Ketika Kita mau menambahkan lensa kamera untuk memaksimalkan hasil jepretan menjadi lebih nyata. Lensa pada sebuah kamera ibarat mata pada tubuh manusia, semakin bagus kondisi lensa maka foto yang dihasilkan semakin memukau. Sayangnya belum semua orang paham betul bagaimana memilih lensa yang sesuai dengan kamera kesayangan agar lebih maksimal. Terutama bagi pemula, maka perlu mengetahui tips berikut:

  1. Memilih diameter yang sesuai kebutuhan,

Setiap kamera DSLR dibuat dengan ukuran lensa yang berbeda-beda, secara umum terbagi menjadi dua jenis. Yakni lensa Full Frame yang memiliki diameter sekitar 35 mm dan dikhususkan untuk kamera yang memiliki lensa beroptik besar. Sementara jenis satunya adalah lensa crop sensor, jenis lensa ini ditujukan untuk kamera dengan optik lebih kecil. Menyesuaikan ukuran lensa dengan bentuk dan ukuran dasar optik menjadi penting agar memaksimalkan lensa dalam kamera tersebut.

  1. Focal lensa yang juga menyesuaikan kebutuhan,

Sama halnya dengan ukuran, untuk kebutuhan lensa yang tepat perlu memperhatikan focal lensa tersebut yang juga ada dua macam. Pertama adalah fix lensa yang memiliki ukuran lebih kecil dan biasanya bisa didapatkan dengan harga yang miring. Jenis kedua ialah lensa zoom yang memiliki ukuran lebih besar bahkan bisa sangat besar untuk spesifikasi tertentu. Pemakaian lensa kamera zoom sering dipakai oleh kalangan profesional untuk menghasilkan foto yang dramatis. Lensa yang fokusnya tepat akan memberikan kesan luas atau menyempit sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga : Tips Memilih Aksesoris Kamera

  1. Harga yang mudah dijangkau,

Harga lensa untuk mempertajam kualitas bidikan kamera biasanya memang lumayan, namun Kita bisa juga mencari yang murah. Misal memilih jenis lensa fix yang memang dijual dengan harga yang tidak terlalu fantastis. Hasil jepretannya pun memuaskan karena berhasil mengabadikan obyek secara tajam bahkan jika diambil. Melalui tempat yang minim pencahayaan tidak akan mengurangi ketajaman warna foto yang dihasilkan. Namun jika menghendaki lensa yang lebih mahal tidak ada salahnya mengumpulkan uang sedikit demi sedikit. Sebab nantinya lensa dengan harga lebih akan memberikan hasil yang juga lebih baik dan memuaskan.

  1. Paham cara memaksimalkan lensa,

Kiat tepat lain yang tidak kalah penting agar tidak keliru memilih lensa ialah memahami cara pemanfaatan dari lensa itu sendiri. Sebagai pemula Kita wajib belajar banyak hal dari mereka yang sudah senior dan mengambil ilmu bermanfaat. Lensa terbaik dengan harga mahal akan kurang maksimal jika Kita terlalu sombong untuk belajar otodidak secara mutlak. Mengasah kemampuan menggunakan lensa kamera terbaik yang sudah dipilih bisa pula sering mengikuti lomba. Melihat hasil bidikan peserta lomba lain akan membantu Kita belajar memanfaatkan lensa dan trik lain agar hasil foto maksimal.

Tips Mudah Bersihkan Lensa Kamera dengan Tepat

tips bersihkan lensa

Jika Anda pecinta fotografi, pasti Anda tidak asing lagi dengan bagian-bagian kamera. Salah satu bagian kamera yang harus dirawat dengan baik ialah lensa kamera. Lensa mempunyai lapisan yang khusus, lapisan ini di desain untuk lebih memaksimalkan kontras, saturasi warna serta meminimalkan flare. Lapisan ini begitu sensitif serta mudah tergores. Dikarenakan sensitifnya lapisan ini, Anda harus berhati-hati untuk merawat atau pun membersihkan lensa, bahkan dari berbagai macam hal yang sederhana. Untuk merawat dan membersihkannya, Anda dapat membeli pembersih yang di jual bebas dengan harga terjangkau. Namun, jangan salah beda kotoran, juga beda cara membersihkannya.

Cara pembersihan kotoran seperti debu tentu berbeda dengan kotoran yang lain. Untuk debu, saat Anda sering menggunakan kamera, tentu di bagian lensa akan menempel debu, entah debu yang lembut atau pun debu yang kasat mata. Untuk mengatasinya, Anda dapat menyapu secara lembut dengan menggunakan kuas dari pembersih kamera. Hindari menggunakan blower, dan hindari mengusap dengan menggunakan kain, karena pengusapan dengan menggunakan kain akan bisa menggoresnya.

Kotoran yang lainnya seperti noda sidik jari, untuk membersihkan noda sidik jari, akan sulit dikarenakan Anda harus membersihkannya dengan lembut. Anda bisa menggunakan kain micro fiber atau pun tisu khusus untuk lensa, kemudian hembuskan nafas Anda ke bagian lensa. Usapan untuk membersihkan lensa kamera ini dengan gerakan memutar, yang harus Anda ingat ialah, hindari mengaplikasikan alkohol secara langsung ke arah lensa, karena hal tersebut dapat merusak lapisan pelindung dari permukaan lensa. Jika Anda tidak membawa kain seperti micro fiber, Anda dapat menggunakan cotton but. Bahan ini dapat membersihkan dengan sempurna dan mempunyai tekstur yang lembut.

Jangan lupa membersihkan debu di cermin. Ketika Anda mendapati debu di kaca bidik, pasti Anda akan berasumsi jika debu ini berasal dari lensa. Sebenarnya debu ini bukan berasal dari lensa, melainkan ia berasal dari kaca dalam kamera. Debu ini akan sangat mengganggu proses mengambil gambar, walaupun pada dasarnya ia tidak akan mempengaruhi kualitas dari kamera. Cermin ini mempunyai lapisan khusus yang dapat tergores bahkan secara permanen. Anda dapat membersihkan dengan menggunakan blower, dan mengusapnya secara lembut menggunakan kuas.

Terakhir, debu yang berada di viewfinder. Jangan salah, walaupun debu ini secara langsung tidak berada di lensa kamera namun ia akan sangat mengganggu penglihatan. Untuk membersihkannya, Anda dapat menggunakan cotton bud yang dibasahi dan di usap. Untuk membersihkan layar atau LCD, Anda pun juga dapat menggunakan kain yang halus dan lembut. Namun, jika kotoran tetap saja tidak dapat hilang, Anda dapat menggunakan alternatif lainnya, yakni dengan mempergunakan alkohol. Pembersihan dilakukan dengan teknik usapan satu arah secara memutar.