Category Archives: Lensa

Hobi Fotografi Satwa Liar? ini Rekomendasi Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda pilih

Hobi Fotografi Satwa Liar? ini Rekomendasi Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda pilih

Jika Anda tertarik untuk menekuni dunia fotografi satwa liar, maka Anda ada satu hal yang benar-benar harus Anda perhatikan supaya hasilnya bagus, yaitu jarak fokus yang ada pada lensa. Umumnya, jika jarak fokus ini semakin panjang, maka hasilnya akan juga akan semakin bagus. Nah, jika Anda sudah menyiapkan dana khusus untuk memiliki lensa dengan syarat tersebut, Anda bisa langsung pergi ke toko dan belilah salah satu atau bahkan beberapa lensa tele Nikon yang direkomendasikan di bawah ini.

Hobi Fotografi Satwa Liar? ini Rekomendasi Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda pilih

Nikon 500 MM F/4G VR

Nikon 500 MM F/4G VR mempunyai bukaan aperture f/4. Bobotnya terhitung ringan dan desainnya juga ringkas sehingga mudah untuk dibawa kemana saja. Disebutkan bahwasanya lensa tele Nikon yang satu ini bisa menghasilkan gambar yang sangat tajam. Lensa ini sangat cocok untuk Anda kombinasikan dengan tele – converter TC-14E II, yang jarak fokusnya lebih efektif pada jarak sekitar 700 mm. Sayangnya, untuk bisa mendapatkan Nikon 500 MM F/4G VR ini Anda harus mengeluarkan dana yang cukup besar.

Nikon 300 MM F/4 AF-S

Lensa tele Nikon yang terbaik lainnya adalah Nikon 300 MM F/4 AF-S. Lensa ini memang sengaja dibuat terutama untuk orang-orang yang sudah ahli dalam bidang fotografi. Autofokusnya sangat cepat sehingga hasil gambarnya lebih tajam. Tak lupa, lensa ini juga bisa memberikan efek bokeh yang cukup menawan. Anda bisa memadukan Nikon 300 MM F/4 AF-S ini dengan tele-konverter yang berupa Nikon TC-14E II 1,4 supaya kinerjanya semakin oke.

Ukurannya juga ringkas sehingga tidak membutuhkan tempat penyimpanan yang lumayan luas. Anda juga bisa mengandalkannya untuk mengambil foto saat terjun payung ataupun petualangan lain yang dilakukan di udara. Akan tetapi, jika Anda menggunakannya di darat, Anda harus berhati-hati dengan debu atau polusi mengingat lensa ini masih belum dilengkapi dengan pelindung rear optical di bagian diafragmanya. Untuk harganya sendiri, lensa ini bisa Anda dapatkan dengan harga yang sedikit lebih murah daripada Nikon 500 MM F/4G VR di atas.

Nikon 70-200 MM F/2.8G VR II

Jika Anda punya budget yang jauh lebih banyak, Anda bisa mempertimbangkan Nikon 70-200 MM F/2.8G VR II untuk Anda miliki. Bukan tanpa alasan, akan tetapi karena memang besaran harga selalu berbanding lurus dengan kualitas yang dibawanya. Berdasarkan referensi, disebutkan bahwa lensa tele Nikon yang satu ini mempunyai kinerja yang sangat handal serta mampu menghasilkan gambar yang super tajam. Hasil gambar ini akan menjadi semakin lebih baik lagi apabila Anda mengkombinasikannya dengan pencahayaan yang baik. Lensa ini juga sekaligus membawa beberapa teknologi terbaik dimana diantaranya adalah VR II, Nano Coating serta AF yang tercepat.

Hobi Fotografi Satwa Liar? ini Rekomendasi Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda pilih

Hobi Fotografi Satwa Liar? ini Rekomendasi Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda pilih

Jika Anda tertarik untuk menekuni dunia fotografi satwa liar, maka Anda ada satu hal yang benar-benar harus Anda perhatikan supaya hasilnya bagus, yaitu jarak fokus yang ada pada lensa. Umumnya, jika jarak fokus ini semakin panjang, maka hasilnya akan juga akan semakin bagus. Nah, jika Anda sudah menyiapkan dana khusus untuk memiliki lensa dengan syarat tersebut, Anda bisa langsung pergi ke toko dan belilah salah satu atau bahkan beberapa lensa tele Nikon yang direkomendasikan di bawah ini.

Hobi Fotografi Satwa Liar? ini Rekomendasi Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda pilih

Nikon 500 MM F/4G VR

Nikon 500 MM F/4G VR mempunyai bukaan aperture f/4. Bobotnya terhitung ringan dan desainnya juga ringkas sehingga mudah untuk dibawa kemana saja. Disebutkan bahwasanya lensa tele Nikon yang satu ini bisa menghasilkan gambar yang sangat tajam. Lensa ini sangat cocok untuk Anda kombinasikan dengan tele – converter TC-14E II, yang jarak fokusnya lebih efektif pada jarak sekitar 700 mm. Sayangnya, untuk bisa mendapatkan Nikon 500 MM F/4G VR ini Anda harus mengeluarkan dana yang cukup besar.

Nikon 300 MM F/4 AF-S

Lensa tele Nikon yang terbaik lainnya adalah Nikon 300 MM F/4 AF-S. Lensa ini memang sengaja dibuat terutama untuk orang-orang yang sudah ahli dalam bidang fotografi. Autofokusnya sangat cepat sehingga hasil gambarnya lebih tajam. Tak lupa, lensa ini juga bisa memberikan efek bokeh yang cukup menawan. Anda bisa memadukan Nikon 300 MM F/4 AF-S ini dengan tele-konverter yang berupa Nikon TC-14E II 1,4 supaya kinerjanya semakin oke.

Ukurannya juga ringkas sehingga tidak membutuhkan tempat penyimpanan yang lumayan luas. Anda juga bisa mengandalkannya untuk mengambil foto saat terjun payung ataupun petualangan lain yang dilakukan di udara. Akan tetapi, jika Anda menggunakannya di darat, Anda harus berhati-hati dengan debu atau polusi mengingat lensa ini masih belum dilengkapi dengan pelindung rear optical di bagian diafragmanya. Untuk harganya sendiri, lensa ini bisa Anda dapatkan dengan harga yang sedikit lebih murah daripada Nikon 500 MM F/4G VR di atas.

Nikon 70-200 MM F/2.8G VR II

Jika Anda punya budget yang jauh lebih banyak, Anda bisa mempertimbangkan Nikon 70-200 MM F/2.8G VR II untuk Anda miliki. Bukan tanpa alasan, akan tetapi karena memang besaran harga selalu berbanding lurus dengan kualitas yang dibawanya. Berdasarkan referensi, disebutkan bahwa lensa tele Nikon yang satu ini mempunyai kinerja yang sangat handal serta mampu menghasilkan gambar yang super tajam. Hasil gambar ini akan menjadi semakin lebih baik lagi apabila Anda mengkombinasikannya dengan pencahayaan yang baik. Lensa ini juga sekaligus membawa beberapa teknologi terbaik dimana diantaranya adalah VR II, Nano Coating serta AF yang tercepat.

Inilah 3 Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda Andalkan

Inilah 3 Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda Andalkan

Jika Anda ingin mendekati subjek yang jauh, Anda memerlukan lensa telefoto. Ini sangat ideal untuk fotografi olahraga dan satwa liar, bersama dengan menangkap bidikan candid orang-orang di kejauhan. Mereka juga bagus untuk lebih dekat dengan detail di lingkungan alam dan perkotaan yang hilang dalam tampilan yang lebih besar. Ada berbagai macam lensa telefoto yang dapat Anda jumpai di pasaran, seperti lensa tele Nikon.

 Inilah 3 Lensa Tele Nikon Terbaik yang Bisa Anda Andalkan

Berikut ini ada pilihan tele Nikon yang dapat untuk Anda pilih, yaitu:

  • Nikon AF-P 70-300mm f4.5-5.6E.

Dengan AF-P 70-300mm f4.5-5.6E VR Nikon meluncurkan zoom 70-300mm terbaiknya hingga saat ini. Ketajaman di seluruh rentang zoom langsung ke sudut-sudut sensor full-frame resolusi tinggi dengan sedikit penyimpangan warna dan distorsi, memiliki stabilisasi gambar yang baik, ringan dan relatif kecil serta menawarkan autofokus yang cepat, super-tenang, dan handal. Jika Anda memiliki tubuh yang mendukung AF-P baru. Itu di segel dengan baik terhadap unsur-unsur dan memiliki harga yang masuk akal. Mengingat keuntungan ini, pengguna tidak akan melebih-lebihkan cahaya yang cukup kuat dan bokeh yang lemah dari lensa ini. 

  • Nikon 200-500mm f5.6E VR.

Nikon 200-500mm adalah jenis lensa tele Nikon Kualitas gambar terbaik di kelasnya dikombinasikan dengan harga yang wajar, stabilisasi gambar yang baik, dan ukuran dan berat yang dapat diterima menghasilkan 2,5x super telefoto baru Nikon, rating sangat dianjurkan. Poin bagus yang dimilikinya yaitu kualitas sangat bagus di atas 36Mp full-frame, bahkan terbuka lebar, stabilisasi gambar yang baik, konstan f / 5.6 rasio fokus, bekerja dengan baik dengan teleconverter 1,4x, penyegelan cuaca, operasi AF yang tenang, cepat, dan tepat, pembesaran maksimum 1: 4.0 dalam MF.

  • Nikon 300mm f4E VR.

Poin bagus yang dimilikinya yaitu kualitas gambar yang sangat baik di sensor full-frame 36MP bahkan terbuka lebar; lensa 300 / 4.0 full-frame terkecil dan teringan, stabilisasi gambar yang sangat baik pada kecepatan rendah, penyegelan cuaca di mount lensa, operasi AF yang tenang dan cepat, pembesaran maksimum 1: 4. Poin buruk: VR tidak berfungsi dengan benar sekitar 1/160 – 1/80, fresnel flare dalam kondisi ekstrim dan mahal. 

Jika Anda memotret atau tindakan jarak dekat, maka zoom dalam kisaran setara 70-200mm akan ideal. Apabila Anda ingin lebih dekat dengan aksi mid-range atau mulai memotret satwa liar, maka Anda akan membutuhkan setidaknya 300mm untuk Anda, dan jika Anda benar-benar masuk ke satwa liar, dan terutama fotografi burung, Anda akan menginginkan lensa terpanjang yang Anda mampu. Itulah ke 3 lensa tele Nikon terbaik yang dapat untuk Anda pilih untuk menyempurnakan kegiatan fotografi Anda agar dapat menghasilkan gambar yang berkualitas.

 

inilah Cara Menggunakan Lensa Kit untuk Menghasilkan Foto Bokeh

inilah Cara Menggunakan Lensa Kit untuk Menghasilkan Foto Bokeh

Anda ingin memotret objek dengan hasil yang sama seperti fotografer professional, yang backgroundnya sedikit tidak jelas, blur atau bokeh? Untuk tujuan tersebut Anda harus tahu bahwa lensa yang bisa diandalkan adalah lensa yang bukaannya lebar seperti f/1.8. Lalu bagaimana jika Anda hanya punya lensa standar atau lensa kit saja? Tenang, Anda juga bisa menggunakan lensa kit tersebut untuk mendapatkan efek bokeh dengan cara seperti yang ada di bawah ini.

inilah Cara Menggunakan Lensa Kit untuk Menghasilkan Foto Bokeh

Atur Aperture dan Focal Length dengan Tepat

Meskipun Anda hanya punya modal lensa kit saja, tetapi asalkan Anda bisa mengatur aperture dan focal length dengan tepat, Anda pasti bisa mendapatkan efek bokeh. Aperture merupakan bukaan diafragma lensa yang menjadi penentu banyak sedikitnya jumlah cahaya yang masuk dalam lensa. Nah, supaya efek bokeh ini bisa Anda dapat, Anda harus mengatur aperture tersebut dalam bukaan yang paling kecil sehingga cahaya yang masuk dalam lensa bisa lebih banyak.

Jauhkan Jarak Antara Objek dengan Latar Belakangnya

Cara menggunakan lensa kit untuk mendapatkan efek bokeh yang lainnya adalah jauhkan objek dari latar belakangnya. Secara teori, semakin jauh jarak antara objek dengan latar belakang, maka peluang untuk Anda mendapatkan efek bokeh dengan lensa kit juga semakin besar. Tetapi, kalau objek Anda adalah objek yang tidak bisa dipindah, sehingga tidak mungkin untuk dijauhkan dengan latar belakang, Anda bisa mengakalinya dengan mendekatkan kamera ke objek sehingga latar belakangnya tampak menjauh.

Perhatikan Siluet dan Latar Depan

Jika Anda sudah memahami dua cara diatas dengan baik, Anda langsung bisa menerapkannya dalam kegiatan memotret sehari-hari. Silahkan Anda coba untuk menerapkan efek bokeh pada background sebuah gambar yang mempunyai alternatif focal point pada bagian latar depannya. Kemudian, cobalah untuk menempatkan objek sejauh mungkin dengan cahaya yang ada di latar belakangnya. Langkah ini biasanya akan bekerja dengan efektif untuk diterapkan pada objek yang berbentuk siluet di bagian depan cahaya yang dihasilkan.

Temukan Keseimbangan

Jika Anda sudah mengkombinasikan berbagai teknik pengambilan foto bokeh dengan menggunakan lensa kit, biasanya ini akan menghasilkan sebuah foto yang bisa membuat banyak orang terkesima. Akan tetapi, dalam hal ini Anda harus kembali berfikir tentang bagaimana efek tersebut memberikan pengaruh terhadap foto Anda. Apakah efek tersebut justru akan mendominasi dan mengalihkan perhatian dari objek atau tidak. Anda harus tahu bahwasanya keinginan Anda untuk menghasilkan foto dengan efek bokeh yang oke itu memang lumrah, akan tetapi jika efek ini justru mendominasi, maka Anda jadi punya PR untuk menemukan keseimbangan saat memotret.

Luangkanlah Waktu Anda untuk Berkreasi

Selanjutnya, Anda juga harus memberikan kesempatan dan waktu luang pada diri Anda sendiri untuk mempraktekkan pengaturan yang benar pada kamera. Jika Anda sudah siap dengan semua pengetahuan tersebut, silahkan Anda coba keluar lalu mulailah berkreasi.

Cara Memilih Lensa Tele yang Baik dan Sesuai dengan Kebutuhan

Cara Memilih Lensa Tele yang Baik dan Sesuai dengan Kebutuhan

Perlu Anda ketahui bahwa kamera memiliki banyak jenis lensa yang memiliki fungsi berbeda tergantung kebutuhan yang Anda perlukan. Salah satunya seperti lensa tele atau telephoto lens. Lensa ini digunakan untuk memotret berbagai kegiatan, seperti foto lanskap, pertandingan olahraga, foto lanskap, atau juga burung-burung liar. Namun, lensa ini juga memiliki pilihan beragam yang diproduksi oleh para produsen lensa sehingga membuat konsumen bingung memilih produk yang terbaik.

Cara Memilih Lensa Tele yang Baik dan Sesuai dengan Kebutuhan

Oleh karena itu, agar Anda tidak salah pilih, sebelum memutuskan untuk membeli lensa ini, ada baiknya Anda menyimak ulasan mengenai cara memilih lensa berikut ini:

Pilihlah lensa yang memiliki  focal length sesuai dengan kebutuhan

Di antara banyaknya produk lensa foto, lensa tele adalah lensa terbaik dalam mengambil foto dari jarak yang sangat jauh. Namun, ada pula lensa jenis ini yang memiliki focal length dan wide angle terlalu besar sehingga memungkinkan Anda menghasilkan foto yang buruk saat jarak kameranya semakin dekat dengan objek foto yang ingin Anda ambil. Untuk itu, sebelum memilih untuk membeli lensa ini, sebaiknya sesuaikan kebutuhan Anda sehingga jarak objek foto tidak menjadi penyebab jeleknya kualitas foto yang dihasilkan.

Jika Anda ingin memotret kegiatan olahraga, misalnya olahraga di dalam ruangan pilih lensa tele yang memiliki focal length 70-300 mm, karena dengan menggunakan lensa tersebut maka intensitas cahaya yang kurang karena di dalam ruangan bisa terpenuhi. Sementara untuk olahraga outdoor, Anda harus memilih lensa dengan focal length mencapai 500 mm sehingga Anda bisa mengambil foto wajah para pemain dari jarak jauh.

Sedangkan, untuk memotret burung liar, Anda bisa menggunakan lensa tele dengan focal length berkisar antara 400-800 mm. Dengan menggunakan lensa ini, akan memudahkan Anda dalam memotret burung dari jarak yang cukup jauh. Terlebih lagi ukurannya yang semakin kecil jika dipotret dari jarak jauh sehingga Anda membutuhkan super-telephoto lens dengan focal length 600-800 mm khusus untuk burung liar yang ada di pegunungan.

Lensa tele juga bisa Anda gunakan untuk mengambil gambar portrait. Gunakan lensa focal length untuk mengambil gambar portrait agar ekspresi dari objek foto menjadi semakin menonjol. Hanya saja, saat Anda mengambil gambar dengan posisi terlalu dekat, maka latar belakang objek tersebut menjadi tidak optimal saat di-blur. Untuk itu, jika Anda ingin memotret objek yang jaraknya dekat dan hasil blur-nya tetap indah, maka Anda bisa memilih lensa dengan focal length 85-200 mm

Produk dengan fitur anti-goyang lebih direkomendasikan

Jika Anda ingin memotret menggunakan lensa tele yang berukuran 70-300 mm, maka penggunaan fitur anti-goyang bisa menjadi kurang optimal. Namun, jika Anda menggunakan super-telephoto lens, fitur anti-goyang justru sangat dibutuhkan. Meski pada sebagian besar lensa tela sudah dilengkapi dengan fitur anti-goyang, bukan berarti terjadinya blur pada foto yang Anda dapat diminimalisir. Untuk itu, Anda tetap harus harus mengecek efektivitas fitur anti-goyang tersebut.

Sesuaikan ukuran dan bobotnya dengan kebutuhan Anda

Jika dibandingkan dengan lensa lain yang focal length-nya lebih kecil, lensa tele memiliki ukuran dan bobot lebih besar. Untuk itu, Anda membutuhkan tas kamera yang berukuran besar untuk menyimpan lensa yang akan Anda bawa saat bepergian. Namun, untuk Anda yang sering banyak bergerak karena harus mengambil gambar yang dinamis, tak perlu khawatir, karena ada juga lensa yang berukuran kecil dengan bobot yang ringan sehingga nyaman untuk digenggam dan tidak membuat Anda mudah lelah.

Jenis Filter Lensa yang Wajib Diketahui Fotografer

Jenis Filter Lensa yang Wajib Diketahui Fotografer

Filter lensa kamera memiliki banyak kegunaan dalam fotografi digital, dan harus menjadi bagian penting dari tas kamera fotografer mana pun. Ini dapat termasuk filter polarizing untuk mengurangi silau dan meningkatkan kejenuhan, atau filter UV/kabut sederhana untuk memberikan perlindungan ekstra untuk bagian depan lensa Anda. Hal ini bertujuan untuk membiasakan dengan opsi filter ini dan lainnya yang tidak dapat di reproduksi menggunakan teknik pengeditan digital.

 Jenis Filter Lensa yang Wajib Diketahui Fotografer

Filter yang paling umum digunakan untuk fotografi digital termasuk polarisasi (linier/melingkar), UV/kabut, kepadatan netral, kepadatan netral lulus dan pemanasan/pendinginan atau filter warna. Filter UV multicoated dapat secara dramatis mengurangi kemungkinan flare, dan menjaga filter Anda sangat bersih meminimalkan pengurangan dalam kualitas gambar (meskipun mikro abrasi yang tidak terlihat akan mempengaruhi ketajaman / kontras). Filter UV berkualitas tinggi tidak akan memperkenalkan gips warna yang terlihat. 

Untuk kamera digital, sering diperdebatkan apakah keuntungan dari filter lensa UV (perlindungan) lebih besar daripada potensi penurunan kualitas gambar. Untuk lensa SLR yang sangat mahal, perlindungan yang meningkat sering menjadi faktor penentu, karena jauh lebih mudah mengganti filter daripada mengganti atau memperbaiki lensa. Namun, untuk lensa SLR yang lebih murah atau perlindungan kamera digital ringkas jauh lebih sedikit dari satu faktor – karena itu pilihan menjadi lebih menjadi masalah preferensi pribadi. 

  • Filter polarizing linear dan sirkuler.

Filter polarisasi atau polarizer mungkin yang paling penting dari filter apa pun untuk fotografi lanskap. Mereka bekerja dengan mengurangi jumlah cahaya yang dipantulkan yang lolos ke sensor kamera Anda. Mirip dengan kacamata polarisasi, polarizer akan membuat langit tampak lebih biru, akan mengurangi silau dan pantulan dari air dan permukaan lainnya, dan akan mengurangi kontras antara daratan dan langit.

  • Filter density netral.

Filter neutral density (ND) secara seragam mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke sensor kamera. Ini berguna ketika waktu pencahayaan yang cukup panjang tidak dapat dicapai dalam rentang tertentu dari kemungkinan lubang pada pengaturan ISO terendah.

  • Filter neutral density (GND).

Filter ini membatasi jumlah cahaya di gambar dalam pola geometrik yang halus. Ini terkadang disebut juga filter terpisah. Adegan yang secara ideal cocok untuk filter GND adalah mereka dengan geometri pencahayaan sederhana.

  • Filter haze dan uv.

Saat ini filter UV terutama digunakan untuk melindungi elemen depan lensa kamera karena jelas dan tidak mempengaruhi gambar. Dengan kamera film, filter UV mengurangi kabut dan memperbaiki kontras dengan meminimalkan jumlah sinar ultraviolet (UV) yang mencapai film.

UV mempengaruhi eksposur kamera dengan mengurangi kontras. Untungnya, sensor kamera digital sama sekali tidak sensitif terhadap sinar UV seperti film, oleh karena itu filtrasi UV tidak lagi diperlukan. Namun, filter lensa UV memiliki potensi untuk menurunkan kualitas gambar dengan meningkatkan flare lensa, menambahkan sedikit warna atau mengurangi kontras.

 

Jenis Filter Lensa Kamera yang Wajib Diketahui Oleh Fotografer Pemula

Jenis Filter Lensa Kamera yang Wajib Diketahui Oleh Fotografer Pemula

Mendalami fotografi, Anda tidak hanya diharuskan mengetahui jenis kamera yang bagus saja. Namun Anda juga harus mengetahui perangkat penunjang lainnya, salah satunya adalah filter pada lensa kamera. Filter lensa pada sebuah kamera merupakan bagian tambahan di bagian depan lensa yang berguna untuk melindungi atau menyaring cahaya masuk untuk menghasilkan gambar fotografi. Filter tersebut terdiri dari berbagai jenis dengan kelebihan dan fungsi masing-masing. Filter ini nantinya akan memberikan efek khusus untuk menciptakan hasil foto yang lebih fantastis. Selain itu filter ini juga akan membuat gambar menjadi lebih jernih.

 Jenis Filter Lensa Kamera yang Wajib Diketahui Oleh Fotografer Pemula

Filter ada yang digunakan untuk membidik objek landscape dengan cahaya minim, ada yang digunakan untuk meningkatkan warna dan mengurangi refleksi, namun ada juga yang digunakan untuk sekedar melindungi lensa kamera. Secara luas, filter berguna untuk fotografi dan sinematografi, dan beberapa lainnya digunakan untuk keadaan tertentu saja. Tak sedikit fotografer yang mengandalkan kemampuan filter untuk kegiatan fotografi mereka. Seperti fotografer landscape yang sangat mengandalkan berbagai filter. Namun untuk fotografer portrait atau street, filter lebih jarang digunakan. 

Untuk Anda fotografer pemula, penting untuk mengetahui jenis-jenis filter lensa kamera. Adapun jenis-jenis filter tersebut, antara lain:

  • Filter Ultraviolet (UV).

Jenis filter yang satu ini berguna sebagai media penyaring sinar UV atau ultraviolet. Selain itu, secara umum filter ini juga berguna untuk melindungi lensa dari benturan.

  • Filter Circular Polarizing Filters (CPF).

Filter CPF sangat wajib dimiliki seorang fotografer. Karena fungsi filter ini untuk merefleksi pada pemukaan benda, seperti air dan kaca. Selain itu, berfungsi juga untuk meningkatkan kepekatan warna, seperti warna biru pada langit.

  • Filter Neutral Density (ND).

Filter ND juga perlu diketahui oleh para fotografer. Karena fungsi filter ini sangat berguna untuk keperluan fotografi. Filter ND berfungsi untuk menghambat cahaya yang sangat kuat. Tanpa adanya filter ini, fotografer tidak akan bisa menciptakan efek seperti kepasan untuk pemotretan pada air yang bergerak saat siang hari yang terang. Misalnya saat harus membidik objek foto sebuah air terjun atau ombak di bebatuan pantai.

  • Graduated ND Filter.

Filter yang satu ini juga termasuk dalam filter gradasi. Yang mana berfungsi untuk menyeimbangkan ekposure permukaan bumi dan langit, karena eksposure bumi terlalu gelap sedangkan langit terlihat lebih terang. Untuk penggunaannya yaitu dengan bagian gelap filter berada di posisi atas agar bisa menghambat cahaya dari bagian langit.

  • Filter Soft.

Jenis filter lensa terakhir yang perlu diketahui fotografer pemula adalah filter Soft. Filter yang satu ini sangat berguna sebagai media yang menghasilkan efek hasil foto yang lebih lembut atau soft.

Mengenal Lebih Dekat Tentang Fisheye Lens dan Kegunaannya

Mengenal Lebih Dekat Tentang Fisheye Lens dan Kegunaannya

Untuk keperluan fotografi ada banyak sekali jenis lensa yang digunakan untuk memfokuskan cahaya pada objek. Beberapa diantaranya, seperti Zoom, Prime, Tele, Makro, Wide angle, Fisheye, dll. Untuk lensa fisheye tentu membuat beberapa orang bertanya-tanya dengan namanya, mengingat jika diartikan adalah “mata ikan”. Memang tidak salah jika disebut demikian, karena lensa fisheye atau fisheye lens memiliki bentuk yang cembung seperti pada mata ikan.

 Mengenal Lebih Dekat Tentang Fisheye Lens dan Kegunaannya

Lensa fisheye adalah jenis lensa ultra wide angle yang berguna untuk menghasilkan foto lebar panoramik atau hemisperik. Beberapa orang sering menyamakan antara lensa fisheye dengan wide angle karena jangkauannya yang luas dan panjang. Namun sebenarnya kedua lensa ini jelas berbeda. Karena untuk lensa fisheye yang 8mm saja memiliki jangkauan yang lebih lebar dan luas dibandingkan dengan lensa wide angle 8mm. 

Lensa fisheye memiliki bentuk yang cembung dan bisa menangkap gambar cembung dengan sudut hingga 180 derajat. Selain itu memiliki titik fokus pendek dengan depth of filed (kedalaman) yang hampir tidak terbatas. Kebanyakan lensa ini digunakan untuk menangkap objek foto, seperti objek landscape, bangunan perkotaan, di dalam ruangan, dlsb. Sebagian besar lensa fisheye masuk dalam kategori wide angle. Namun tidak semua jenis lensa wide angle merupakan fisheye lens. 

Ada dua jenis lensa fisheye, yaitu:

  • Circular fisheye (fisheye lingkaran).

Untuk lensa circular fisheye bisa menghasilkan gambar melingkar dengan sudut pandang 180 derajat untuk arah horisontal maupun vertikal.

  • Diagonal fisheye.

Untuk jenis lensa fisheye yang satu ini bisa menangkap objek foto dengan sudut pandang 180 derajat untuk arah horisontal, namun kurang dari 180 derajat untuk arah vertikal. 

Mengingat lensa fisheye memiliki sudut pengambilan objek gambar 180 derajat, sehingga lensa ini bisa digunakan untuk menghasilkan gambar panorama langit. Selain itu lensa ini sangat cocok untuk Anda yang menyukai hasil bidikan gambar dengan bentuk dan komposisi yang menarik. Karena lewat lensa fisheye, Anda akan mendapatkan gambar menarik berikut ini:

  • Hasil gambar dengan distorsi melengkung.

Lewat lensa fisheye, Anda akan mendapatkan hasil foto dengan distorsi atau penyimpangan bentuk berupa lengkungan. Sehingga hasil jepretan kamera akan terlihat objek yang tampak melengkung.

  • Hasil gambar dengan bentuk yang unik.

Dengan lensa fisheye Anda akan mendapatkan hasil jepretan yang unik dan anti mainstream berupa gambar melengkung tanpa harus mengedit lewat Photoshop. Tidak hanya itu saja, dengan lensa ini Anda juga menangkap gambar menjadi terlihat luas. Sehingga akan menjadikan objek foto yang sempit akan terlihat lebih lebar.

Fisheye lens juga sangat cocok digunakan untuk membidik momen behind the scene (BTS) dalam sebuah photo project karena kemampuannya untuk menangkap area yang luas. Sehingga semua bagian objek bidikan kamera bisa termuat.

Cara Memilih Filter Lensa Terbaik Agar Hasilkan Foto Berkualitas Tinggi

Cara Memilih Filter Lensa Terbaik Agar Hasilkan Foto Berkualitas Tinggi

Jika sekarang ini Anda sedang menggemari dunia fotografi, setidaknya Anda pasti memiliki beberapa lensa kamera. Seperti yang kita ketahui lensa kamera memiliki harga yang terbilang mahal, jadi wajar saja jika Anda ingin menjaganya agar tatap aman dari goresan ataupun benturan. Untuk menjaga agar lensa kamera bisa tetap awet, sebaiknya Anda menggunakan filter lensa.

Cara Memilih Filter Lensa Terbaik Agar Hasilkan Foto Berkualitas Tinggi

Selain melindungi lensa Anda, filter ini juga bisa memberikan efek fotografi yang cukup menarik. Untuk memilih filter tak perlu khawatir karena sudah banyak produsen ternama yang sudah memproduksi alat ini, seperti Kenko, Hoya atau Titffen. Hanya saja, agar Anda tidak salah filter lensa, ada baiknya Anda menyimak ulasan tips berikut ini.

Pilih yang Memiliki transmitansi tinggi

Langkah pertama yang harus Anda perhatikan dalam memilih filter ini adalah menyesuaikan transmitansi lensa dengan kamera Anda. Pada umumnya, filter lensa yang memiliki transmitansi tinggi cenderung di banderol dengan harga mahal. Untuk itu jika lensa kamera yang Anda gunakan tidak terlalu mahal, maka sebaiknya pilihlah fitur lensa yang bisa menunjang kulalitas foto dari lensa kamera.

Filter lensa yang transparan memang dibuat untuk melindungi lensa dari sinar UV pada matahari. Kendati demikian, filter tersebut tidak mempengaruhi efek gambar yang dihasilkan kamera Anda. Hanya saja, filter transparan ini memiliki transmitansi yang berbeda sehingga jika Anda memilih lensa yang transmitansinya buruk maka akan mempengaruhi cahaya yang masuk ke dalam lensa Anda.

Efek filter

Selain melindungi lensa kamera agar tetap aman, filter lensa juga dapat merubah white balance hasil foto Anda, khususnya pada filter yang berwarna. Pada filter ini, terdapat dua efek, yakni efek warm dan efek cool yang berfungsi untuk mengubah white balance. Hanya saja, efek ini tidak dapat terlihat jika Anda tidak menggunakan filter pada lensa kamera Anda.

Untuk lebih mendapat hasil foto yang memukau, Anda bisa memilih filter jenis lain seperti jenis polarizing. Filter jenis ini mampu menyaring cahaya yang terpolarisasi yang masuk pada lensa, mengurangi refleksi dan juga mampu meningkatkan warna dan kontras. Filter jenis polarizing umumnya digunakan untuk mengambil gambar landscape.

Fitur anti air

Saat digunakan, filter lensa menjadi bagian ujung dari kamera. Oleh karena itu, pilihlah filter yang anti-air dan tahan terhadap kotoran agar Anda bisa tetap melakukan pemotretan meski cuaca tidak mendukung, seperti hujan atau hembusan angin yang kencang bisa membawa pasar dan debu. Dengan adanya filter anti-air dan debu ini, Anda tetap bisa menghasilkan gambar yang berkualitas tinggi meski cuaca tidak dapat Anda prediksi.
Selain memilih filter lensa yang anti-air dan anti debu, Anda juga harus memperhatikan filter anti-sidik jari karena saat Anda harus mengganti filter, bisa saja sidik jari Anda mengenai lensa kamera Anda. Tentu saja sidik jadi yang menempel tersebut bisa mempengaruhi hasil foto yang akan dihasilkan kamera Anda.

5 Rekomendasi Filter Lensa Kamera Terbaik

5 Rekomendasi Filter Lensa Kamera Terbaik

Jika Anda orang yang sudah lama berkecimpung dalam dunia fotografi, Anda tentunya tidak asing lagi dengan kegunaan filter lensa. Sesuai namanya, alat ini melindungi bagian lensa kamera dari benda-benda asing, seperti debu, air dan lain sebagainya. Selain digunakan untuk melindungi lensa kamera, filter juga bisa membantu Anda untuk mendapatkan hasil foto yang lebih maksimal. Tentu saja jika Anda memilih dengan tepat.

5 Rekomendasi Filter Lensa Kamera Terbaik

Berikut ini beberapa rekomendasi filter lensa yang bisa Anda jadikan pilihan:

Kenko Zeta UV L41

Jika kualitas foto Anda sering terganggu karena sinar UV, filter lensa ini salah satu solusi yang bisa Anda coba. Kenko Zeta UV L41 adalah filter yang bisa menyerap sinar UV sampai 410 nm. Selain itu, filter ini juga memiliki bingkai yang sangat tipis sehingga dapat digunakan dengan lensa wide angle dan lensa telephoto. Menariknya lagi, produk ini sudah dilengkapi dengan fitur anti gores sehingga Anda tak perlu taku  filter ini tergores. Kenko Zeta UV L41 di banderol dengan harga Rp 629.000.

Hoya Filter CPL Slim PHL

Jika Anda senang memotret di luar ruangan atau di alam terbuka, Anda wajib mencoba filter CPL atau Circular Polarizer ini. Kelebihan dari filter lensa ini karena memiliki fungsi ganda, yakni pada sisi yang pertama Hoya Filter CPL Slim PHL dapat mengurangi refleksi pada air dengan mengurangi cahaya, sedangkan pada sisi lainnya, filter ini bisa menambah refleksi pada air. Anda hanya perlu membalik filter sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kelebihan lain Hoya Filter CPL Slim PHL ini adalah harganya yang sangat ekonomis, yakni Rp 355.000.

Kenko PRO1D Protector Gloss

Anda mungkin sudah bosan dengan kamera dan aksesorisnya yang selalu identik dengan warna hitam. Jika ingin nuansa yang berbeda, Anda bisa memilih filter lensa Kenko PRO1D Protector Gloss karena menyediakan filter dengan variasi 7 warna, yakni hijau, merah, merah muda, ungu, biru, abu-abu, dan putih. Selain tampilannya yang modis, filter ini juga memiliki transmisi mencapai 99% sehingga memudahkan Anda untuk menghasilkan foto tanpa flare. Untuk harga, Kenko PRO1D Protector Gloss ini di banderol dengan harga Rp 841.000.

Marumi DHG Star Cross

Kelebihan yang menarik dari filter lensa yang satu ini adalah mampu menghasilkan foto pemandangan malam hari yang indah. Selain itu, filter ini juga memiliki bingkai filter yang dapat berputar sehingga bisa digunakan untuk perubahan arah pola secara bebas. Dengan fitur tersebut, filter ini memungkinkan Anda memperoleh gambar dengan pendaran cahaya seperti bintang pada malam hari. Selain itu, filter ini juga memiliki harga terjangkau, yakni Rp 322.000.

K&F Concept 62mm Slim Lens Filter Set

Untuk Anda yang masih tergolong pemula dalam mempelajari fotografi dan ingin lebih mendalami teknik-teknik fotografi, maka Anda bisa memilih K&F Concept 62mm Slim Lens Filter Set. Selain filter yang semuanya merupakan jenis filter slim, K&F Concept 62mm Slim Lens Filter Set juga dilengkapi dengan tas filter lensa, flower petal lens hood, tutup lensa dan lap microfiber. Dengan kelengkapan yang ditawarkan, maka tak heran jika filter set ini dihargai Rp 971.000