5 Tips Foto Landscape

5 Tips Foto Landscape—hal besar yang perlu diingat dalam memotret fotografi jenis landscape ini adalah berada di tempat dan waktu yang tepat. Sisanya anda tinggal tekan tombol shutter. Fotografi landscape mengajarkan bagaimana harus bersabar. Bersabar dalam menunggu momen. Metahari tenggelam. Matahari terbit. Horizon di laut dan lain-lain. Kita dilatih untuk selalu mengingat kebesaran Sang Pencipta.

Fotografi landscape identik dengan alam. Kita diharuskan mendifinisikan alam sebagai rasa tersendiri. Jika kita sudah mampu merasakan alam, maka kita dapat membayangkan foto yang akan diambil dan mengantisipasinya bahkan sebelum memegang kamera sekalipun sudah terbayang gambaran seperti apa hasil fotonya. Ituah keunikan fotografi landscape.

Dalam Foto Landscape hal yang perlu kita camkan dalam pikiran adalah, mengisolasi elemen utama—yang paling yang paling mewakili—dari seluruh elemen yang ada. Sebagus apapun elemen penunjang yang dimasukan, jika akhirnya hanya kan memperlemah elemen utama, maka landscape anda kurang mengena. Cari satu elemen utama dan biarkan penunjangnya menjadi background. Anda harus pintar dalam memilih hal ini.  Nah berikut ada 5 tips foto landscape yang bisa anda terapkan dalam memotret alam bebas ini.

  • Jangan Terpaku Pada Satu Angle

Saat memotret landscape, kadang sering tepaku pada sudut pandang yang umum saja. Cari angle yang berbeda. Coba view tiarap atau sejajar dengan tanah. Bisa juga naik ke atas pohon. Jangan kurung imajinasi anda.

  • Maksimalkan Depth Of Field

Cara terbaik memaksimalkan Depth Of Field adalah dengan menggunakan aperture/ diafragma sekecil-kecilnya. Dengan ditandai angka Fyang semakin besar. Contoh F22, F32 dan seterusnya. Hal lainnya yang perlu diperhatikan juga adalah Hyperfocal Distance, yaitu meletakkan titik fokus pada posisi yang tepat. Guna mendapatkan bidang fokus yang seluas-luasnya.

  • Cari Focal Point Titik Fokus

Yang dimaksud titik fokus di sini bukanlah lokasi tempat kita mengarahkan lensa. Melainkan titik dimana mata penikmat foto akan pertama kali tertuju kemudian menjelajah seisi area foto. Sebuah foto landscape tanpa focal point akan terlihat sebagai foto landscape yang datar. Aturan Rule of Third sangat berpengaruh sebagai cara peletakan focal point. Titik fokus itu bisa berupa, bangunan (yang berada di antara lahan kosong), orang, binatang, pohon, atau siluet bentuk yang kontras.

  • Gunakan Aksesoris Penunjang

Aksesoris penunjang yang dimaksud berupa tripod dan shutter release. Ya anda perlu kedua aksesoris ini untuk menunjang gambar landscape anda sempurna. Karena kita menggunakan aperture kecil, untuk mendapatkan Depth Of Field seluas-luasnya, itu membuat semakin lama juga eksposure yang diperlukan. Untuk itu guna mengindari shaking atau goyang, penggunaan dua aksesoris ini cukup penting.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *