4 Bentuk Perawatan Kamera Analog

Paham bagaimana melakukan perawatan kamera nantinya akan membantu mempertahankan performa dari kamera itu sendiri. Apapun jenis kamera yang dimiliki, entah jenis digital ataupun analog (film) sama-sama memerlukan perawatan rutin. Khusus untuk kamera analog atau manual memang memiliki komponen yang lebih awet dibanding kamera digital. Meski demikian usahakan tetap rutin memberikan perawatan sebab termasuk jenis kamera tua yang tentunya perlu perawatan terbaik agar performanya terjaga. Kebetulan untuk perawatan pada kamera model manual ini terbilang simpel dan tentunya bisa dilakukan siapa saja.

Apa Saja Bentuk Perawatan Rutinya?

Kamera analog memiliki prinsip kerja yang simpel dan dijamin mendukung harapan memiliki foto berkualitas, maka eksistensinya tetap ada sampai sekarang. Supaya kamera Anda lebih awet maka berikan beberapa bentuk perawatan berikut ini:

  • Merawat bagian body,

Bagian body tentu menjadi bagian paling muda untuk dirawat yakni cukup dijaga kebersihannya memakai kain lap, blower, dan juga cairan pembersih khusus. Gunakan cairan pembersih untuk noda yang sulit hilang misalnya noda yang lengket. Khusus untuk bagian yang sering terkena debu gunakan blower dulu baru kemudian dilap dengan kain yang lembut.

  • Perawatan tepat untuk bagian lensa,

Bagian lensa menjadi komponen vital yang menentukan kualitas hasil foto yang diambil memakai kamera tersebut. Maka butuh pemahaman perawatan kamera yang baik untuk menjaga kualitas lensa sehingga tetap mengkilap dan bebas goresan. Lebih dianjurkan dibersihkan memakai blower dan kain lap khusus atau tisu khusus lensa kamera. Hindari memakai lap dan tisu biasa sebab nantinya bisa meninggalkan bekas goresan yang tentunya merusak kualitas lensa tersebut.

  • Merawat komponen baterai,

Baterai pada kamera analog baiknya dirawat dengan seksama terlebih bagi pemilik kamera yang baterainya sudah tidak diproduksi lagi. Usahakan untuk memakainya secara efisien misalnya dengan mengaktifkan fitur lightmeter. Fitur satu ini berguna untuk mengatur keluarnya cahaya dari kamera ketika menekan tombol membidik obyek foto. Ketika diatur dengan baik maka efisiensi pemakaian daya baterai akan lebih terjamin, sayangnya tidak semua kamera analog menyediakan fitur ini. Intinya jika memang tersedia fitur satu ini jangan ragu untuk langsung mengaktifkannya.

  • Penyimpanan terbaik yang perlu dilakukan,

Apabila kamera satu ini sering dipakai maka akan lebih baik disimpan di dalam dry box untuk menghindari timbunan debu dan kelembaban yang mengundang jamur. Sementara untuk penyimpanan dalam waktu lama misalnya kamera memang sudah tidak lagi dipakai, bisa karena rusak atau lainnya. Maka lebih aman disimpan di lemari kaca untuk kemudahan mengecek kondisi kamera supaya bisa tepat waktu membersihkan jamur, debu, dan sebagainya. Paham perawatan kamera dengan benar membuat kamera tersebut terawat baik dan dipastikan lebih awet.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *