Daily Archives: October 13, 2018

Fungsi pada Setting Kamera Jadi Materi Fotografi Dasar yang Harus Anda Kuasai

Fungsi pada Setting Kamera Jadi Materi Fotografi Dasar yang Harus Anda Kuasai

Anda suka dunia fotografi? Namun belum memiliki dasarnya? Jangan khawatir karena saat ink Anda bisa belajar mengenai fotografi dasar dimanapun dan kapanpun. Banyak ilmu baru yang bisa Anda dapatkan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi. Seperti di dalam artikel ini yang akan mengulas bagaimana fotografi dasar bisa Anda jalankan.

Fungsi pada Setting Kamera Jadi Materi Fotografi Dasar yang Harus Anda Kuasai

Memahami dasar dalam dunia fotografi bisa Anda mulai dari komponen yang ada di sebuah kamera untuk membantu Anda menghasilkan gambar yang bagus. Seperti apa?  Berikut kiat-kiatnya.

Setting ISO

ISO atau ASA merupakan setting pada kamera yang berguna untuk mengatur tingkat sensitivitas kamera terhadap keberadaan cahaya. Sensor inilah yang akan merekam cahaya pada sebuah kamera sehingga mampu menghasilkan sebuah gambar atau foto. Prinsipnya adalah semakin tinggi ISO yang dimiliki sebuah kamera maka semakin tinggi pula sensitivitasnya terhadap keberadaan cahaya.

Saat Anda hendak mengambil gambar pada ruang terbuka dengan banyak cahaya aturlah ISO pada tingkat rendah yaitu antara 100-200 sedangkan jika ada di ruangan gelap, Anda bisa mengaturnya lebih tinggi hingga 1600 ke atas. Semakin tinggi ISO yang Anda atur maka akan menghasilkan noise yang tinggi pula pada foto Anda. Sebaiknya Anda mengusahakan untuk memakai ISO dalam tingkat yang rendah yaitu 400 agar hasil bidikan Anda bisa jernih dan memiliki detail yang tajam.

Setting Kecepatan

Kecepatan di sini maksudnya adalah dari shutter kamera baik untuk membuka, cahaya masuk hingga mengenai sensor, dan menutup kembali. Ukuran kecepatan ini dihitung dalam detik. Biasanya kecepatan bisa diatur mulai dari 1/30 detik, 1 detik, dst yang bisa Anda ketahui berdasarkan angka yang tercantum dalam kamera.

Prinsip fotografi dasar yaitu semakin lambat kecepatan maka cahaya akan masuk dan direkam sensor lebih banyak yang akan menghasilkan foto lebih terang. Misalnya kecepatan 1/125 detik dapat menangkap momen dan menghasilkan foto tajam karena mampu mengurangi goyangan pada saat memotret. Untuk hasil maksimal gunakan kecepatan di atas 1/60 yaitu antara 1/124-1/200 jika Anda mengambil gambar dengan tripod.

Setting Diafragma

Setting diafragma atau yang juga dikenal sebagai apertur merupakan ukuran bukaan pada lensa kamera. Prinsip fotografi dasar pada diafragma ini adalah semakin kecil nomor yang ada pada stop maka semakin besar bukaan dari lensa kamera Anda. Akibatnya cahaya yang masuk juga semakin besar. Untuk hasil gambarnya sendiri akan lebih terang.

Bagian ini juga berpengaruh pada depth of field yaitu lebarnya ruang fokus. Jika bukaan semakin kecil maka ruang fokus juga menyempit. Tipsnya adalah jika Anda memotret model sebaiknya gunakan diafragma pada bukaan yang besar sehingga hanya fokus ke model dan background bisa blur. Sedangkan saat Anda hendak memotret pemandangan atau gambar dengan landscape, sebaiknya gunakan diafragma dengan bukaan kecil agar hasil gambar lebih tajam. Masing-masing kamera juga memiliki ukuran diafragma yang beragam.