Hal-hal yang Perlu diketahui Tentang Memori Kamera

Memory card merupakan salah satu komponen penting dalam dunia fotografi, yang terkadang keberadaannya tidak begitu dianggap oleh para pembidik gambar. Tanpa adanya memory card, maka seorang fotografer tidak akan dapat menyimpan hasil bidikan gambar mereka secara optimal. Bagi Anda yang baru saja memasuki dunia hobi fotografi, ada baiknya terlebih dahulu Anda mengenal memori kamera, agar nantinya Anda dapat menggunakan dan mengerti fungsi dari jenis-jenis memori tersebut, sehingga Anda mampu menghasilkan penyimpanan gambar yang optimal.

Secara umum memori yang biasa digunakan dalam dunia fotografi, terbagi atas dua macam, yaitu memori secure digital atau yang biasa disebut dengan SD Card dan memori compact flash card atau yang biasa disebut dengan CF Card. Memori CF Card, merupakan memori lebih dulu diluncurkan sebelum munculnya SD card, namun untuk saat ini memori CF sendiri sudah jarang kita temukan digunakan secara umum oleh para penghobi fotografi. Memori jenis CF card ini, kini hanya dapat kita temukan pada jenis-jenis kamera high end tertentu saja.

Sedangkan untuk memori kamera jenis SD Card, saat ini merupakan memori yang lebih banyak digunakan oleh para pengguna kamera digital, karena memang mampu menghasilkan penyimpanan gambar dalam kapasitas dan kualitas yang lebih. Berikut ini jenis SD card yang dapat Anda gunakan dalam pengoperasian kamera digital, yang antara lain adalah:

  • SD card standar, yang merupakan SD card yang memiliki kapasitas memori penyimpanan maksimal sebesar 2 GB, jenis memori standar inipun kini sulit untuk kita dapatkan dipasaran umum, karena banyak kalangan yang sudah berpindah pada jenis penyimpanan dengan kapasitas yang lebih besar.
  • SDHC card, memori ini merupakan memori yang memiliki kapasitas penyimpanan mencapai 32 GB dengan disertai teknologi high interface 10, memori inilah yang saat ini banyak digunakan dalam versi kamera digital terbaru.
  • SDXC card, yang merupakan memori penyimpanan untuk jenis kamera digital yang mempunyai kapasitas penyimpanan mencapai 2 TB. Jenis memori ini hanya baru dapat digunakan untuk kamera digital tertentu yang telah mensupport jenis memori tersebut.

Secara umum para penghobi fotografi, pastinya akan memilih dan membeli memori berdasarkan kecepatan kerja dari memori tersebut. Hal tersebut terkait dengan kecepatan transfer data yang tinggi pada sebuah memori, akan memiliki pengaruh pada shoot atau mode perekaman dan pengambilan gambar yang dilakukan dengan kamera digital yang membesut memori tersebut. Semakin tinggi kecepatan memori maka, akan semakin cepat penyimpanan yang dapat dilakukan.

Kecepatan transfer data pada memori kamera biasanya akan dilakukan secara real time atau bersamaan dengan pengambilan dan perekaman gambar. Oleh karena itu sudah selayaknya bagi Anda yang memiliki hobi fotografi, Anda juga harus memperhatikan jenis memori yang akan Anda aplikasikan pada kamera digital Anda, selain kecepatan, ketepatan dan kesesuaian jenis memori dengan kamera juga perlu Anda perhatikan. Jangan lupa untuk membeli adaptor SD card jika pembelian SD card Anda belum menyertakannya. Adaptor ini digunakan untuk menghubungkan SD card dengan kamera atau laptop apabila belum compatible dengan dimensi SD card. Masukkan SD card ke dalam adaptor sebelum dipasangkan pada kamera dan laptop Anda. Kemudian untuk mengambil SD card tersebut, sebelumnya Anda harus memutuskan hubungan melalui komputer agar pelepasan data menjadi lebih aman dan data yang tersimpan atau telah tertransfer tidak hilang.

 

Keuntungan Membidik Gambar dengan Menggunakan Monopod Kamera

Monopod adalah alat bantu atau penyangga yang biasa digunakan oleh seorang pembidik gambar, ketika hendak mengambil angle gambar yang memang memerlukan ketajaman gambar tertentu ataupun pencahayaan yang lebih. Dengan menggunakan monopod kamera, seorang pembidik gambar, dapat menghasilkan gambar bidikan yang lebih tajam, dengan pencahayaan yang lebih terang. Monopod ini merupakan tiang penyangga berkaki satu, yang tidak hanya dapat digunakan untuk mengambil dan membidik gambar, namun juga dapat digunakan untuk membantu perekaman gambar, sehingga hasil rekaman mampu memiliki kualitas yang stabil dan tinggi.

Alat penyangga ini, secara garis besar memiliki fungsi yang hampir sama dengan sebuah tongsis atau tongkat penyangga smartphone lainnya. Yang membedakan antara monopod dengan tongsis adalah media atau alat pengambilan gambar atau kamera yang ditempatkan pada penyangga tersebut. Pada umumnya monopod, lebih banyak digunakan oleh mereka yang menggunakan kamera jenis digital DSLR ataupun kamera lainnya.

Berikut ini beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh monopod kamera, jika digunakan sebagai penyangga kamera pada saat pembidikan sebuah gambar, yang antara lain adalah:

Baca Juga: Tips Membeli Monopod Kamera yang Bisa Anda Terapkan

  • Dapat dipergunakan untuk membantu mengambil gambar dalam pencahayaan yang lebih jelas.
  • Memiliki timbangan yang ringan sehingga tidak menambah beban pada pengguna kamera, jika menggunakan penyangga berkaki satu ini.
  • Dapat digunakan untuk pengambilan gambar selfie, karena mampu mendukung berbagai angle dalam pengambilan gambar.
  • Jika dipadukan dengan chestpod, maka monopod dapat berfungsi sebagai penyangga kamera, yang dapat diletakkan pada dada pembidik gambar, sehingga mampu menghasilkan bidikan gambar yang lebih tajam.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh monopod adalah terletak pada kepala monopod, dimana kepala ini dapat diganti dengan berbagai model yang banyak beredar dipasaran, sesuai dengan bentuk kamera yang Anda gunakan. Bahkan untuk seri terbaru dari monopod sendiri, kini telah dibesut dalam model yang mendukung penempatan kamera mini atau kamera smartphone dari para penggunanya. Fungsi dari monopod yang dapat digunakan sesuai dengan situasi keberadaan para penggunanya inilah, yang kemudian menjadikan alat bantu pengambilan gambar ini makin banyak digemari oleh para penghobi fotografi.

Untuk mendapatkan hasil bidikan dan rekaman gambar dengan kualitas yang tinggi, Anda dapat memilih monopod kamera yang sesuai dengan bentuk kamera yang Anda miliki. Pastikan bahwa monopod yang Anda beli memiliki kualitas bahan pembuatan yang bagus, sehingga mampu bertahan lama serta dapat digunakan secara optimal. Perawatan dan penyimpanan monopod dengan tepat juga perlu Anda perhatikan, agar nantinya monopod tidak menjadi berkarat dan rusak secara sia-sia. Berhati-hatilah dalam memasang dan melepas kamera pada kepala monopod, karena bagian ini merupakan bagian yang paling rawan terjadi kerusakan. Oleh karena itulah gunakan teknik yang benar dalam memasang dan melepas kamera pada kepala monopod.

 

Ternyata Melakukan Perawatan Kamera DSLR Tidak Sesulit yang Dibayangkan

Mempunyai kamera DSLR bukan berarti kita bisa bebas menggunakannya, namun kamera DSLR ini juga harus dirawat dengan baik agar bisa digunakan secara maksimal. kamera DSLR juga memerlukan perawatan agar selalu bersih. Selain itu perawatan yang Anda lakukan juga akan mempengaruhi kualitas kamera tersebut. Sebenarnya perawatan kamera ini tidak sesulit seperti yang Anda bayangkan. Berikut beberapa tips melakukan perawatan.

Pertama, jaga kebersihan lensa Anda. selalu jaga dengan baik kebersihan lensa walaupun kamera sedang tidak digunakan. Cara untuk membersihkan lensa kamera DSLR ini menggunakan cleaning kit, namun Anda juga dapat menggunakan cairan pembersih, namun hindari menyemprotkan cairan tersebut langsung ke lensa, semprotkan cairan dan lap dengan menggunakan microfiber, usapkan lap hingga ke seluruh bagian lensa. Jangan lupa pasang les cap saat lensa tidak Anda gunakan. Lens cap bisa melindungi lensa kamera dari debu dan sidik jari.

Cara melakukan perawatan kamera yang kedua ialah bawa kamera menggunakan tas khusus. Saat Anda akan membawa kamera untuk pengambilan foto, pergunakan tas khusus untuk kamera. Lengkapi tas dengan bantalan empuk di dalam untuk menjaga kamera dari benturan. Di dalam tas ini juga terdapat ruang khusus menyimpan charger, filter serta perlengkapan lain sebagai pendukung aktivitas pengambilan gambar Anda. tas khusus ini bisa melindungi kamera sehingga tidak mudah rusak. Jangan memasukkan tas di dalam tas biasa karena tas tersebut tidak mempunyai pelindung dan tidak bisa menjaga kamera tetap dalam kondisi aman.

Baca Juga:Cara Perawatan Kamera Mirrorless dan Penyimpanannya

Ketiga, jangan lupa gunakan pelindung layar pada kamera. Kamera sebenarnya hampir sama dengan ponsel, cara melakukan perawatannya, apalagi untuk bagian LCD-nya bisa dilakukan dengan pemasangan screen guard. Pelindung ini bisa menjaga layar sehingga tidak tergores atau tidak terkena sidik jari. Bahkan, screen guard dapat menjaga LCD sehingga terlindung dari debu. Jika kita membicarakan masalah harga, sebenarnya harga pelindung layar kamera DSLR ini tidak mahal, sayangnya banyak fotografer yang malas memasangi kamera DSLR mereka menggunakan pelindung layar, padahal pelindung layar adalah satu-satunya cara melindungi LCD tetap mulus.

Perawatan kamera yang terakhir dengan pasang filter agar bisa melindungi lensa. Satu hal lagi yang perlu Anda perhatikan untuk melindungi kamera DSLR Anda sehingga tetap awet. Pasang UV filter pada lensa. Anda tidak perlu cemas karena pemasangan filter tidak akan mengurangi kualitas bidikan gambar Anda. sesuai dengan nama yang dimilikinya, UV Filter dapat menjaga lensa dari berbagai pengaruh buruk sinar matahari yang memiliki kandungan ultraviolet, bukan hanya itu. Fungsi dari filter sebagai pencegah kotoran dan debu menempel pada lensa. Filter pun harus dibersihkan dengan berkala. Tetapi, Anda harus berhati-hati saat membersihkan filter ini.

 

Tips Membeli Monopod Kamera yang Bisa Anda Terapkan

Monopod atau yang dikenal dengan unipod merupakan tiang yang digunakan sebagai penyangga kamera, teropong dan yang lainnya. monopod ini berguna untuk menstabilkan kamera dari adanya guncangan. Bila Anda merupakan seorang pemula, Anda bisa memilih monopod yang dibuat dari alumunium. Monopod kamera ini mempunyai harga yang lebih murah. selain itu untuk fotografer yang telah profesional bisa memilih yang dibuat dari serat karbon. Monopod yang mempergunakan serat karbon biasanya lebih tahan lama serta mudah dibawa kemana saja.

Selain itu, monopod yang dibuat dari serat karbon, bisa bekerja dengan optimal walaupun sedang dalam cuaca yang dingin. Sudah pasti kelebihan tersebut dibarengi dengan harga yang lebih mahal. Jika Anda ingin mendapatkan monopod yang awet namun memiliki harga yang lebih murah, Anda bisa membeli monopod yang dibuat dari serat basalt. Apabila Anda merupakan pengguna kamera DSLR, Anda bisa memilih monopod yang mempunyai kemampuan menahan berat DSLR, bukan monopod yang hanya dapat menahan beban kamera kecil.

Ada beberapa kelebihan monopod kamera yang harus Anda ketahui, antara lain

  1. Monopod jauh lebih ringkas dan ringan. Dengan ringannya bobot monopod ini, untuk membawanya Anda tidak perlu repot karena bisa dimasukkan dalam ransel,
  2. Cepat dirakit. Dengan menggunakan monopod, Anda hanya perlu memanjangkan tongkat dari monopod ini serta menyesuaikannya dengan tinggi yang bisa membuat Anda nyaman untuk mengambil gambar. Pasang kamera serta posisikan monopod di tanah,
  3. Lebih lincah. Monopod memang bisa memberikan kita kestabilan, namun tidak akan membatasi gerak Anda. Anda tetap akan bisa bergerak dengan bebas untuk membidik objek yang ingin Anda ambil. Seringnya monopod digunakan oleh fotografer olahraga,
  4. Monopod merupakan sahabat lensa. Jika Anda sering bekerja dengan menggunakan lensa tele, pasti Anda akan merasa berat bila harus menopang kamera tersebut dengan mempergunakan monopod, beban menjadi semakin ringan.

Saat akan memilih monopod, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan, seperti:

  • Ketinggian maksimum. Bila Anda memiliki postur tubuh yang tinggi, lebih baik Anda memeriksa dengan baik tinggi monopod yang akan Anda pilih agar semakin mempermudah Anda saat menggunakannya,
  • Sediakan budget lebih. Kita tidak akan pernah tahu seperti apa monopod yang akan kita temui di toko, sehingga usahakan sudah menyediakan budget lebih untuk membelinya.

Jangan lupa, ketahui muatan maksimum yang dapat diterima oleh monopod kameraJangan sampai Anda membeli monopod dengan beban yang ringan, padahal Anda sering menggunakan kamera dengan memberikan beban yang berat. Memang, monopod bisa menjadi alat yang tangguh seperti yang lain, namun jika tidak berhati-hati, memilih monopod yang keliru malah menyebabkan masalah nantinya. Jadi, usahakan mempertimbangkan hal-hal tersebut sebelum membeli monopod.

 

Cara Perawatan Kamera Mirrorless dan Penyimpanannya

Bagi seseorang yang memiliki hobi menggunakan berbagai kamera untuk menghasilkan sebuah gambar, mungkin penggunaan kamera mirrorless dapat menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mereka gunakan. Selain memiliki berat yang ringan serta ukuran yang kecil dibanding dengan kamera digital lainnya, kamera ini juga memungkinkan para penggunanya untuk dapat dengan mudah mengambil gambar dalam berbagai angle, tanpa kesulitan dan tidak memerlukan teknik khusus dalam pengambilan gambarnya. Cara perawatan kamera mirrorless yang mudah juga menjadi satu alasan tepat, bagi pemula untuk dapat memilih kamera jenis ini sebagai salah satu alternatif pilihan yang tepat.

Cara paling efektif untuk menjaga keawetan dari jenis kamera digital ini adalah dengan menjaga kondisi dari kamera tersebut, agar tidak basah dan lembab. Menjauhkan kamera mirrorless dari percikan atau siraman air, merupakan cara paling efektif yang dapat Anda gunakan untuk menjaga keawetan dari kamera tersebut. Apabila kamera dalam kondisi yang lembab , maka bagian dalam kamera akan mudah berembun dan dapat menyebabkan kerusakan pada bagian-bagian kamera lainnya.

Berikut ini cara perawatan kamera mirrorless, yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah, yang antara lain adalah:

  • Bersihkan lensa kamera dengan menggunakan cairan khusus pembersih lensa, yang dituang di atas kain microfiber, kemudian usapkan kain tersebut keatas lensa kamera.
  • Apabila Anda hendak mengeluarkan baterai atau memori card, pastikan kamera dalam keadaan mati, agar nantinya hal tersebut tidak merusak sistem yang terdapat dalam kamera.
  • Pastikan pula kamera dalam kondisi mati, saat Anda menghubungkannya dengan komputer ataupun laptop.
  • Isilah kembali baterai, ketika baterai tidak dalam kondisi lemah, agar nantinya baterai dapat bertahan lama, serta kamera dalam posisi off.

    Baca Juga: Mengenal Cara Perawatan Kamera DSLR yang Benar

Apabila Anda menggunakan kamera pada suatu tempat yang banyak mengandung zat yang dapat menyebabkan perkaratan pada lensa dan bagian kamera lainnya, maka segeralah bersihkan lensa dan bagian kamera lainnya, dengan menggunakan cairan pembersih khusus yang telah di semprotkan pada kain microfiber yang lembut. Hal ini perlu Anda lakukan, setelah Anda melakukan pengambilan gambar di pantai atau tempat lainnya yang mengandung banyak debu.

Untuk hal penyimpanan kamera mirrorless, pastikan Anda menyimpannya ditempat yang kering dan sejuk, sehingga tidak menimbulkan kelembaban pada kamera. Jika Anda akan penyimpanannya dalam waktu yang tergolong lama, maka sebaiknya Anda menyertakan pemberian silica sel pada box penyimpanan, agar nantinya silica sel dapat menyerap berbagai zat yang dapat menimbulkan kerusakan pada kamera, termasuk embun yang timbul karena suhu ruangan. Cara perawatan kamera dan penyimpanan yang tepat, dapat menentukan daya tahan dari kamera yang Anda miliki. Oleh karena itulah selalu berhati-hati dalam penggunaannya dan rawatlah kamera dengan maksimal.

 

Mengenal Lebih dalam Kamera Manual dan Konvensional

Sebelum kita memasuki jaman digital seperti saat ini, dahulu dalam mengambil atau mengabadikan sebuah gambar digunakan sebuah kamera analog yang difungsikan secara manual. Untuk dapat merekam atau menyimpan gambar hasil cepretan, kamera manual ini menggunakan suatu sistem penyimpanan yang diwujudkan dalam bentuk negative film atau yang biasa disebut dengan negative seluloid. Oleh karena itulah, banyak masyarakat umum yang menyebutkan kamera ini dengan kamera film.

Dalam sistem kerjanya sendiri film seluloid yang terdapat pada kamera ini terdiri dari beberapa bagian atau elemen penting, sehingga dapat dipergunakan untuk menangkap gambar dari hasil cepretan kamera dan meneruskannya kembali dalam bentuk negative, yang kemudian akan dicetak dalam bentuk foto setelah melalui proses pencucian film. Gambar yang dihasilkan oleh negative seluloid, biasanya akan dicetak menjadi sebuah foto nyata dengan menggunakan media khusus, yaitu kertas foto.

Berikut ini beberapa jenis kamera manual, yang banyak digunakan oleh beberapa kalangan di Indonesia, sebagai alat untuk pengambilan dan pengabadian gambar ataupun moment berharga yang mereka miliki, yang antara lain adalah:

Baca Juga: Kamera Mirrorless yang Bisa Menjadi Pilihan

  • Kamera pocket, kamera ini juga sering disebut oleh orang sebagai kamera saku, karena memiliki bentuk yang kecil dan mampu ditempatkan pada saku para penggunanya. Kamera ini memiliki sistem kerja point and shot atau menekan tombol kamera ketika lensa sudah mengarah pada objek yang dibidik.
  • Kamera TLR atau yang biasa disebut dengan kamera lensa kembar. Kamera ini memiliki 2 bidang lensa, dimana salah satu lensa berfungsi sebagai pengambil gambar, sedangkan lensa lainnya berfungsi sebagai viewfinder atau lensa pengamatan.
  • Folding kamera atau kamera lipat, kamera ini memiliki bagian lensa yang dapat dilipat ke bagian dalam kamera, sehingga mampu memberikan tampilan yang praktis pada kamera tersebut.
  • SLR atau yang biasa disebut dengan single lens reflex atau kamera berlensa tunggal, kamera ini banyak digunakan oleh para pembidik gambar profesional, karena dapat digunakan dengan kecepatan shutter dan fokus yang dapat diatur secara manual sesuai dengan insting dari para pembidik gambar.

Beberapa dari kamera yang bekerja secara manual diatas, memang sudah sangat jarang dijual secara umum dipasaran. Namun bagi para penggemar seni fotografi, kamera ini masih dengan senang mereka gunakan, karena memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh kamera digital. Selain itu hasil bidikan gambar yang natural dan terkesan tidak dibuat-buat pun menjadi alasan bagi pembidik gambar untuk menggunakan kamera ini.

Untuk dapat memperoleh berbagai jenis kamera manual, yang dapat Anda lakukan adalah berburu pada toko-toko khusus yang memang menyediakan penjualan berbagai kamera konvensional. Meskipun toko ini akan sulit dan jarang kita temukan, namun apabila kita mau menggali lebih dalam dan membuka sistem komunikasi dengan sesama penggemar fotografi, maka toko akan mudah untuk kita temukan.

 

Aplikasi Kamera Manual Android yang Paling Baik

Di jaman yang telah masuk pada era digital sekarang ini memang begitu banyak usaha untuk menjadi lebih baik. hal ini tidak dapat dipungkiri atau dihilangkan karena sudah menjadi dampak di kalangan modern, seperti perangkat teknologi digital. Ada begitu banyak pembaruan yang dilakukan untuk tercapainya sebuah kemajuan. Contohnya saja seperti smartphone. sekarang, kita begitu mudah menemukan smartphone yang mengusung spesifikasi begitu bagus, bahkan dapat dikatakan sudah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Termasuk dari sisi aplikasinya, ada begitu banyak aplikasi kamera manual untuk android yang dapat digunakan.

Pertama, Aplikasi Camera FV-5. Aplikasi Camera FV-5 adalah aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk menghasilkan jepretan yang sempurna. Aplikasi Camera FV-5 dapat mengatur manual kamera smartphone. pada tampilan user facenya, Aplikasi Camera FV-5 begitu simple dan begitu banyak menu untuk pengaturan secara manual, Ana dapat bereksperimen dengan pengaturan yang sebaik mungkin sebelum menangkap obyek yang ada. Anda dapat mengatur aplikasi kamera Aplikasi Camera FV-5 ini seperti kamera DSLR, dimana Anda dapat mengatur fokus, ISO, exposure, speed dan yang lainnya. hasil yang Anda peroleh nantinya adalah RAW fotografi.

Kedua, aplikasi kamera manualAplikasi Manual Camera ini dikembangkan Geeky Devs Studio. Manual Camera tidak berbeda jauh dengan aplikasi yang pertama, cocok untuk Anda gunakan di smartphone dengan OS Lollipop. Jika ingin menggunakan Manual Camera, Anda tidak akan lama belajar memfoto menggunakannya. Manual Camera mempunyai fitur yang begitu lengkap, fitur utama yang dimiliki oleh Manual Camera ini ialah focus distance serta menghasilkan foto dengan kualitas RAW, ada juga timer.

Baca Juga: Ketahui Kelebihan yang Dimiliki Oleh Kamera Manual

Ketiga, Aplikasi A Better Camera. Aplikasi A Better Camera dikembangkan oleh Almalence serta mendapatkan tanggapan yang begitu positif dari para pengguna. Rating dari Aplikasi A Better Camera juga sangat bagus. Aplikasi A Better Camera terdapat berbagai macam fitur yang bisa kita gunakan contohnya pengambilan sudut lebih dari 360 derajat saat mengambil gambar dengan kualitas 100 MP. Anda juga bisa menikmati beberapa fitur lain seperti manual control focus, white balance dan masih banyak lagi. untuk mendapatkan Aplikasi A Better Camera, Anda harus membayar sebesar Rp 13 ribuan.

Terakhir, Open Camera. Jika Anda ingin mendapatkan aplikasi kamera manual dengan gratis, Open Camera merupakan pilihan yang dapat Anda ambil. Dengan menggunakan Open Camera, Anda dapat menghasilkan gambar RAW. Namun jangan salah, meskipun Open Camera bisa diperoleh dengan cara gratis, Ana tidak boleh menyepelekan fitur yang berada di dalamnya, Open Camera memiliki fitur yang sangat unggul, selain itu ukuran dari Open Camera juga tidak besar hanya berukuran 1 MB saja. Jadi, segera download aplikasi Open Camera ini.

 

Tips Mudah Merawat Kamera Analog Kesayangan

Industri fotografi kini semakin berkembang dengan munculnya berbagai produk kamera canggih di pasaran. Publik pun diuntungkan dengan adanya hal ini lantaran bisa memilih kamera yang diinginkan sesuai kebutuhan. Dalam dunia kamera, terdapat dua jenis kamera yang tersedia di pasaran yaitu kamera analog dan kamera digital. Di masa modern ini, banyak yang lebih suka menggunakan kamera digital untuk memotret lantaran praktis dan lebih mudah, padahal kamera jenis analog pun mampu memberikan kualitas gambar tak kalah baik.

Mungkin masih banyak di antara Anda yang belum tahu perbedaan antara kamera jenis analog dan digital, padahal dengan mengetahuinya maka Anda bisa lebih faham akan jenis kamera yang ada. Untuk itu, berikut ini perbedaannya:

  • Kamera analog:
  • Masih memakai media berupa pita film untuk menangkap gambar.
  • Data gambarnya berupa bentuk film yang harus diproses untuk bisa mendapat foto cetakannya.
  • Kamera jenis ini mampu menangkap seluruh warna pantulan matahari dan cukup sensitif.
  • Kamera ini juga merekam dengan penggunaan film negatif berwarna dan juga film positif serta hitam putih.
  • Kamera digital:
  • Kamera digital mampu menyimpan gambar dalam bentuk digital sehingga bisa dinikmati hasil tangkapan gambarnya setelah pemotretan.
  • Kamera ini belum mampu dalam menangkap keseluruhan warna pantulan matahari namun hasilnya lebih kontras.
  • Kamera digital merekam dengan pixel.

Memang dapat diakui jika di zaman serba praktis dan modern ini, kamera digital lebih sering dipakai karena memberikan berbagai kemudahan dalam memotret. Namun bukan berarti kamera jenis analog tidak memiliki penggemar karena ternyata masih banyak juga yang memakainya. Berikut ini beberapa tips dalam merawat kamera jenis analog:

  • Rawatlah body kamera dengan selalu membersihkannya menggunakan kain lembut, blower serta cairan pembersih. Hal ini lantaran kamera jenis ini body umumnya adalah terbuat dari alumunium dan besi.
  • Selanjutnya untuk merawat lensa, Anda bisa membersihkannya menggunakan blower untuk menghilangkan semua debu. Kemudian lap saja lensa kamera dengan tissue khusus lensa sehingga lensa tidak cacat.
  • Untuk menyimpan kamera, usahakan memakai dry box sehingga suhu dan kelembaban di dalamnya bisa terjaga dan tidak merusak kamera. Sedangkan untuk penyimpanan dalam jangka waktu yang cukup lama bisa juga dengan dry box, namun untuk yang tidak memiliki dry box bisa menyimpannya di dalam lemari baju yang diberi kamper.

Itulah beberapa tips dalam merawat kamera analog Anda sehingga tetap memiliki kualitas yang baik saat akan dipakai. Cara merawat kamera jenis digital dan analog sendiri hampir sama, yaitu sama-sama harus dibersihkan dan lebih dijaga saat penyimpanan sehingga bisa lebih tahan lama untuk dipakai nantinya.

Tips Memilih Kamera Analog Idaman yang Tepat untuk Anda

Di zaman yang serba modern ini, sudah menjadi biasa jika setiap orang selalu menuntut segala sesuatu yang praktis dan mudah. Hal ini pun terbukti dengan munculnya kamera digital sebagai pembaharuan dari kamera model sebelumnya yaitu kamera analog. Kamera digital memang lebih simpel dalam penggunaan, praktis dan memudahkan, bahkan untuk para pemula. Berbeda dengan kamera manual yang lebih ribet dan kurang praktis karena masih memakai film di dalamnya.

 

Masih banyak sekali perdebatan di forum internet terkait pemilihan kamera yang tepat. Meski begitu, perdebatan seperti ini sebetulnya tidak diperlukan karena kedua kamera ini berbeda. Untuk pemilihannya sendiri, maka bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda saja, bukan harus diperdebatkan. Untuk yang lebih memihak kepada kamera manual sendiri memiliki berbagai macam alasan seperti kamera ini lebih artistik, ingin belajar fotografi dan masih banyak lagi.

 

Jika Anda memang ingin memilih kamera analog, maka berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

 

  • Pertama, Anda harus memperhatikan dari segi ketersediaan baterainya, apakah baterai tersebut masih diproduksi dan banyak tersedia di pasaran atau tidak, terutama pada kamera jenis analog yang full manual. Hal ini lantaran baterai sangat penting untuk kamera.
  • Selanjutnya adalah terkait ketersediaan lensa yang ada di pasaran. Tak hanya kamera digital saja yang membutuhkan lensa, karena kamera manual juga membutuhkannya. Bagi yang memilih kamera jenis fixed lens, maka tenang karena jenis lensanya tidak perlu diganti. Namun bagi yang memilih jenis SLR, maka harus waspada akan hal ini.
  • Selanjutnya adalah dari segi ukuran filmnya. Pastikan untuk mengetahui ukuran film dari kamera yang akan Anda pilih, apakah 35 mm, 120 mm atau jenis medium format. Hal ini diperlukan sehingga Anda bisa memilih jenis film yang pas nantinya sebelum mengoperasikan kamera.

 

Setelah Anda sudah mengetahui kamera seperti apa yang ingin dibeli, selanjutnya lakukan tes pada kamera tersebut yaitu dengan cara:

 

  • Shutter speed – coba tes shutter speed tersebut, apakah tombolnya pas dan langsung menjepret atau tidak dan lainnya.
  • Diafragma lensa – dari segi bukaan ini juga perlu dicek dan pastikan agar kamera yang dipilih lancar ketika bukaan sehingga lebih mudah dalam menjepret gambarnya.
  • Shutter blades – selanjutnya tes juga bagian shutter blades dan hindari kamera dengan shutter blades yang sudah berlubang karena film di dalamnya bisa dengan mudah terbakar.
  • Light sealing – periksa juga semua bagian tepi pintu yang memungkinkan cahaya untuk masuk ke dalam. Cek kembali apakah karet dari seal tersebut dalam kondisi baik atau tidak.

 

Itulah beberapa tips dalam memilih kamera analog idaman Anda. Pastikan untuk membeli hanya di toko yang terpercaya sehingga mendapat kualitas kamera yang terbaik.

Ini Dia Beberapa Mirrorless Kamera Terbaik di Pasaran

Kamera kini seolah sudah menjadi bagian hidup yang tidak dapat dipisahkan lagi. Hal ini lantaran munculnya ponsel berkamera dan juga sosial media sehingga banyak sekali orang yang ingin membagikan momen indahnya di sosial media miliknya. Meskipun kamera yang ada di ponsel memiliki kualitas yang semakin baik, namun masih banyak juga yang lebih memilih untuk menggunakan kamera. Saat ini mirrorless kamera sedang sangat populer di pasaran dan bahkan sudah mulai bersaing dengan kepopuleran kamera DSLR.

Peluang di pasaran yang begitu besar akan permintaan kamera yang semakin banyak menjadikan produsen pun lebih giat lagi membuat produk yang bisa menarik perhatian pasaran. Mirrorless kamera ini didesain apik untuk penggemar fotografi yang butuh kamera dengan desain lebih ringan namun tetap berkualitas yang baik serta mampu memberikan hasil jernih dan juga detail. Banyak yang tertarik untuk menjadikan kamera ini sebagai kamera utama dalam keseharian, namun banyak juga yang menjadikannya second body.

Berikut ini beberapa rekomendasi kamera mirrorless terbaik di pasaran saat ini, antara lain:

  • Sony A6000

kamera Sony ini memiliki ukuran sensor APSC dengan resolusi 24 MP sehingga sangat layak untuk dipilih. Keunggulan yang dimilikinya adalah dimana memiliki sistem autofocus yang cepat di kelasnya. Selain itu terdapat sistem burst hingga sampai 11 foto per detik sehingga kamera ini sangat handal. Kualitas gambarnya sampai ISO6400 juga membuatnya sangat baik. Harga kamera ini adalah di kisaran 6,5 jutaan.

Baca Juga: Kenali Rekomendasi Setting untuk Mirrorless Kamera Baru

  • Panasonic Lumix GX85

Jika Anda sedang mencari kamera yang mampu memotret dan merekam video hingga 4K, maka Anda bisa menjadikan Panasonic Lumia GX85 ini sebagai pilihan. Fitur yang bisa memanjakan penggunanya adalah dengan adanya layar LCD sentuh sehingga titik fokus pun bisa dipilih dengan mudah seperti menggunakan ponsel. Resolusi kameranya masih kalah dengan kamera Sony sebelumnya yaitu hanya 16 MP, namun tetap mampu menghasilkan foto tajam dan detil. Harga kamera ini adalah di kisaran 9 jutaan.

  • Sony A6300

Selanjutnya ada kamera dari Sony yang memiliki video 4K dengan stabilizer dan 5 sensor sumbu. Kemampuannya dalam memotret hingga 11 frame per detiknya membuat kamera ini sangat layak untuk dipilih. Ketika pertama peluncuran, kamera ini disebut-sebut merupakan kamera yang memiliki sistem autofocus yang tercepat di dunia. Harga kamera ini ada di kisaran 13 jutaan karena memiliki berbagai kelebihan dan spesifikasi mumpuni.

Itulah beberapa rekomendasi mirrorless kamera yang layak dijadikan pertimbangan karena kualitasnya yang sangat baik. Anda bisa menjadikan kamera mirrorless ini sebagai kamera utama dan andalan dalam berbagai momen yang ingin diabadikan.